
Mereka bertiga kembali ke kelas mereka. Selama diperjalanan mereka mengobrol hingga mereka tidak melihat jalan mereka. Hingga Naya menabrak seseorang..
Bugh!
"Maaf, maaf gue gak sengaja" kata Naya sambil menatap orang yang di tabraknya.
"Gak apa-apa kok" jawabnya.
"Nay, ini Zayn. Termasuk cogan disekolah ini" bisik Putri.
"Hmm, sepertinya lo anak baru ya disini" tanya Zayn pada Naya.
"Iya, nama gue Naya Melodi, lo bisa panggil gue Naya"
"Gue Zayn Alvaro, panggil Zayn aja."
"Kalau gitu Zayn, gue pergi ke kelas dulu ya."
Saat Naya hendak pergi, Zayn menahan tangannya.
"Ada apa, Zayn?" tanya Naya.
"Lo kelas mana?"
"Gue kelas 11 A" jawab Naya singkat.
__ADS_1
"Zayn, lo bisa lepasin tangan gue gak. Gue mau balik ke kelas." lanjutnya.
Zayn langsung melepas genggamannya "Maaf gue gak sengaja."
"Gak apa-apa kok. Gue balik ke kelas dulu, ayo Ella, Putri."
Naya pergi meninggalkan Zayn yang hanya menatap Naya yang pergi jauh.
Sesampainya di kelas...
"Nay, lihat tuh Leon masih dikerumuni cewek-cewek nih." ujar Putri yang menatap Leon.
"Terserah dia donk. Ngapain lo ikut campur, malas tahu ngebahas itu mulu" ucap Naya sambil memutar bola matanya dengan malas.
"Yaelah, Nay gak asik lo" ujar Putri.
" Ya udah deh gue gak akan bahas itu lagi." jawab Putri dengan wajah cemberut.
"Nay, kayaknya Leon menatap lo dari tadi" bisik Ella pada Naya.
Naya melirik Leon yang dari tadi menatapnya " Ini cowok maunya apa sih" ucapnya dalam hati.
Bel masuk sudah menandakan pelajaran dimulai.
Beberapa jam kemudian, pelajaran sekolah telah selesai. Para siswa-siswi membereskan buku-buku mereka dan pergi pulang.
__ADS_1
Begitupun dengan Naya, ia memasukkan buku-bukunya ke dalam tasnya.
"Naya, lo pulang bareng ama gue" kata Leon dengan nada datar.
"Malas gue bareng ama lo. Yang ada gue nanti di diemin mulu kayak nyamuk gue nanti. Gue pulang sendiri aja." beranjak dari kursinya.
Leon menarik tangan Naya, "Lo pulang bareng gue, titik!" menatap Naya dengan tajam.
"Leon, gue heran ama lo. Tadi pagi lo berangkat sendirian dan sekarang lo mau gue bareng ama lo, gak jelas lo." membalas tatapan Leon." Mau lo apa sih."
"Sebenarnya gue malas berurusan dengan lo. Tapi ini perintah dari papa dan mama."
Naya menghempaskan tangan Leon dengan kasar "Hmph, bagus kalau lo malas berurusan dengan gue, jadi Lo gak usah capek-capek ngurusin gue."
Naya pergi keluar dari kelasnya. Naya berjalan hingga sampai ke gerbang sekolah. Disitu Naya memanggil taxi untuk kembali ke rumah.
Akhirnya Naya sampai ke rumah. Saat Naya sampai di rumah, Naya tidak melihat papa Ferdi dan mama Clara di rumah.
"Mbak, papa dan mama ada dimana, kok gak kelihatan" tanyanya pada salah satu pelayan.
"Tuan dan Nyonya, pergi ke luar kota selama 2 minggu" jawab pelayan itu.
"Hmm, begitu ya."
Naya pergi menuju ke kamarnya, ia langsung menghempaskan dirinya di ranjang.
__ADS_1
"Papa dan mama pergi ke luar kota" gumam Naya.
Naya beranjak dari tempat tidurnya dan pergi membersihkan diri nya. Setelah Naya membersihkan dirinya, ia keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap.