Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 18


__ADS_3

"Nay, sepertinya lo baru teleponan ya..sama siapa lo teleponan" panggil Putri.


"Tadi gue, teleponan sama teman gue" sahut Naya.


"Teman lo cewek apa cowok" tanya Putri.


"Teman gue cowok."


"Cowoknya ganteng gak."


"Cowoknya super duper ganteng.Dia adalah cowok terganteng yang pernah gue temuin.Tapi sayang lo gak bisa deketin" ujar Naya.


Putri mengernyitkan dahinya "Napa emangnya Nay."


"Karna dah jadi milik gue."


"Maksud lo, kalian pacaran gitu" ucap Putri terkejut.


"Bisa di bilang gitu sihh" jawab Naya sambil tersenyum."Sekali-kali deh gue kerjain nih Putri" batinnya.


"Parah lo, Nay.Semua cowok ganteng lo ambil, gak Zayn, dan sekarang cowok itu" balas Putri.


"Enak aja.Zayn itu gebetan gue, kalau cowok ini pacar gue." kata Naya.


"Zayn gebetan lo..??Ciee..lo ternyata lagi gebet Zayn ya."


"Iya, gue lagi gebet Zayn" jawab Naya singkat.

__ADS_1


"Wooww, hebat bener lo Nay.Tapi kalo gie bisa dapat lebih dari lo" ucap Putri dengan bangga diri.


"Hahah, iya deh.Kalo lo bisa dapat lebih, gue doain ya semoga dapat" tawa Naya.


"Makasih Naya."


Tiba-tiba bel masuk berbunyi, dan guru masuk ke kelas.Semua muridpun memulai kegiatan belajar mereka.


*


*


*


Akhirnya bel istirahat berbunyi, semua siswa pun keluar dari kelas ada yang ke kantin, ada yang bergosip, dan banyak lagi kegiatan siswa yang mereka lakukan di saat jam istirahat, tak terkecuali Naya dan teman-temannya.


"Nay, lo mau kemana.Lo mau ke kantin" tanya Putri dengan wajah sedikit lesu.


"Gue dengar ya, nanti guru gak masuk kelas.Soalnya ada rapat, jadi kemungkinan waktu istirahat kita di perpanjang" ucap Ella.


"Serius lo, El.Wah seru ini" sahut Putri dengan semangat.


"Ya elah seru gimana kalo gak ada kerjaan" balas Naya dengan kecut.


"Gimana kalo kita nonton cowok-cowok yang lagi main basket di lapangan" usul Ella.


"Gue setuju.Leon pasti main nih, Zayn pasti juga ikut .Yang penting semua cogan pasti main basket" ujar Putri kegirangan.

__ADS_1


"Senang bener lo, kalo lihat cogan main basket" tanya Naya datar.


"Iya dong Nay.Mereka kan keren-keren banget" jawab Putri.


"Ya udah sekarang kita ke lapangan basket" ajak Ella.


Naya, Ella dan Putri menuju ke lapangan basket.Alangkah terkejutnya mereka, tempat semua penuh karna cewek-cewek yang menyoraki cogan-cogan yang lagi main basket.


"Leon, Leon semangat!!!!" teriak cewek-cewek.


"Zayn, semangat" sorak cewek-cewek lainnya.


Leon, Zayn dan nama-nama cogan lainnya pada keluar dari mulut para cewek.


"Astaga, berisik amat" kata Naya sambil menutupi kedua telinganya.Ia merasa gendang telinga nya hampir pecah akibat teriakan cewek-cewek.


"Ayo kita cari tempat untuk duduk Tuh, ada tempat yang kosong" usul Ella sambil menunjuk tempat yang kosong.


Mereka pun menonton pertandingan basket, yang sangat seru, tapi bagi Naya sangat berisik dan membosankan akibat teriakan-teriakan.


"Mereka keren-keren banget main basketnya" puji Putri dengan mata berbinar-binar.


Naya menjitak jidatnya Putri " Sadar, woy Putri."


"Sakit tau Nay" rengek Putri.


"Makanya lo sadar.Bisa-bisanya lo puji-puji mereka padahal mereka lagi main basket, mimpi lo ya."

__ADS_1


"Sekali-kali lah Nay" kata Putri.


"Terserah lo aja deh, capek gue bilangin sama lo" ucap Naya sambil memutar bola matanya dengan malas.


__ADS_2