Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 40


__ADS_3

Keesokan harinya, Naya bersiap-siap berangkat ke sekolah.Ia keluar dari kamarnya dengan keadaan sudah rapi.Ia berpapasan dengan Leon di depan kamarnya.Yah wajar sih, kamar Leon dan kamar Naya bersebelahan.


"Pagi Leon" sapa Naya.


Leon tersipu malu saat disapa Naya.Naya kebingungan, kenapa Leon tersipu malu.


"Leon, lo kenapa tersipu gitu sih" tanya Naya sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Hmmmmm......gue........gue gak apa-apa, cuman efek kurang tidur" jawab Leon dengan gugup.


"Kurang tidur? Gak masuk akal.Udahlah nggak usah dibahas, gue langsung ke bawah dulu, mau sarapan." Naya berlalu meninggalkan Leon yang dari tadi kikuk.


"Aduh Leon, lo kenapa sih gugup gitu depan Naya.Pasti karna, Naya yang ungkapin perasaannya semalam.Semalaman gue gak bisa tidur gara-gara Naya, dan sekarang gue jadi gugup begini" batin Leon.


Naya dan Leon pergi untuk sarapan.Papa Ferdi dan mama Clara sudah berada di meja makan.


Mama Clara dan papa Ferdi terkejut, Naya pergi ke sekolah dan menunjukkan ekspresi bahagia.


"Naya, kamu pergi kesekolah, bukannya kamu akan pergi hari ini" tanya mama Clara.


"Naya gak jadi pergi, ma.Aku setuju dengan perjodohan, aku setuju jika aku di jodohkan dengan Leon" ucapnya sambil menatap Leon.

__ADS_1


Naya dan Leon saling menatap satu sama lain.Naya mengalihkan pandangannya pada mama Clara, "Aku menyukai Leon, ma."


"Kami serius, Naya.Kamu setuju dengan perjodohan ini dan kamu menyukai Leon."


"Iya, ma.Makanya aku gak jadi pergi" kata Naya dengan senyum di wajahnya.


"Baguslah kalo begitu, kamu menyetujui perjodohan ini" ucap papa Ferdi.


"Sekarang kalian makan sarapan kalian, dan berangkat ke sekolah" ucap mama Clara.


Merekapun memakan sarapan yang sudah di sediakan.Mereka sarapan dengan penuh ketenangan.


Naya dan Leon akhirnya selesai sarapan.Di sertai dengan mama Clara dan papa Ferdi.


"Seneng bener berangkat sekolah nya.Apa karna Naya ya, Leon.Kamu seneng bener hari ini" goda mama Clara.


"Enggak kok.Aku hanya pamit doang" ucap Leon yang sudah salah tingkah karna di godain mama Clara.


"Hahhaha, kalian ini benar-benar cocok deh.Mama gak nyesal jodohin kalian" tawa mama Clara.


"Udah lah ma, jangan di bahas lagi.Leon dan Naya mau berangkat nih" kata Leon yang sudah tersipu malu.

__ADS_1


"Nay, ayo berangkat" ajak Leon.


"Leon, lo yang bawa mobil atau di antar pak sopir" tanya Naya.


"Hari ini kita berangkat nya di antar pak sopir dulu" jawab Leon.


"Ohhhh, ya udah ayo berangkat.Mama, papa aku dan Leon pamit dulu" menyalami mama Clara dan papa Ferdi.


"Hati-hati di jalan ya" kata mama Clara.


Leon dan Naya masuk ke dalam mobil.Mereka pun berangkat ke sekolah di antar pak sopir.


Selama perjalanan, Naya hanya memperhatikan handphonenya.Sedangkan Leon, dia nggak tau harus ngelakuin apa.Dia merasa canggung dan gugup.


"Gue kenapa sih. gugup begini.Leon tenangkan diri lo" gumam Leon dalam hati.


Naya menatap Leon dengan tatapan serius.Leon kaget, karna Naya menatap nya dari tadi."Lo kenapa liatin gue kayak gitu" ucap Leon dengan gugup.


"Lo kenapa sih, kelihatan gugup gitu.Lo juga keringat dingin.Apa lo sakit?" tanya Naya.


"Gak! Gue hanya kurang tidur doang kemarin."

__ADS_1


"Pppffttt, hahhaha....." tawa Naya.


"Lo kenapa tertawa Naya.Emang ada yang lucu" tanya Leon yang kebingungan.


__ADS_2