
Leon yang dari tadi mendengar pembicaraan mereka, ekspresinya sedikit lebih lega.Leon tersenyum tipis mendengar pembicaraan mereka.
"Hmmm, Zayn gue balik ke kelas ya.Soalnya gak enak gue lihat fans-fansmu dan fans-fansnya Leon" ucap Naya sambil melirik para cewek-cewek yang mengerumuni Zayn dan Leon.Naya yang merasa mereka seakan ingin menerkamnya.
"Tenang aja, mereka gak akan memakan lo kok" ejek Zayn.
"Sembarangan lo ngomong Gue gak takut kali sama cewek-cewek lo.Gue hanya menghargai perasaan mereka" balas Naya.
"Tadi gue lihat permainan basket kalian, gerakan kalian lumayan bagus" sambungnya.
"Pergerakan siapa yang bagus, gue apa Leon" tanya Zayn.
Naya melirik sekilas Leon " Kalian sama-sama bagus kok, gak ada bedanya."
Naya langsung mengambil bola basket dari tangan nya Zayn.
"Lo mau ngapain ambil bola basket dari tangan gue" tanya Zayn sambil mengerutkan dahinya.
"Gue mau test ini.Jarak gue dan ringnya lumayan jauh.Udah lama sejak gue gak main basket lagi" kata Naya sambil menatap ring yang jaraknya lumayan jauh dari tempatnya.
"Maksud lo, gue gak ngerti" tanya Zayn penasaran.
Naya melempar bola basket itu, dan...
__ADS_1
Tap!
Bola itu masuk ke dalam ring.Naya berhasil memasukkan bola dalam ring.
Zayn ,Ella dan Putri terkejut.Naya bisa menembak bola sejauh itu dan masuk ke dalam ring.Sedangkan Leon hanya ekspresi datar doang yang di perlihatkannya.
"Nay, lo bisa masukin bola dalam jarak sejauh itu" ucap Putri yang dari tadi ternganga apa yang di lihatnya barusan.
"Iya Nay, gue juga terkejut loh.Gue gak nyangka lo bisa main basket, kenapa lo gak bila sih kalau lo bisa main basket" sahut Ella.
"Maaf..." ucap Naya.
"Nay, gue gak nyangka lo bisa main basket Hebat lo Nay" puji Zayn.
"Dari kecil gue dan Aldo sering main basket.Sampai SMP kami pun masih main basket.Gie sering di latih oleh Aldo dan papa gue untuk main basket, papanya Aldo juga ikutan" jelas Naya.
"Gue jadi kangen deh sama Aldo" lanjutnya.
"Ohhh jadi gitu.Lo kangen sama Aldo.Jangan-jangan lo naksir beneran samanya lagi" kata Putri curiga.
"Kagak, gue cuman menganggumi dia doang kok.Gue kagum pada Aldo" jawab Naya sambil menatap langit.
"Udah lah Nay.Gak usah di inget-inget gitu, nanti lo baper lagi" ujar Ella.
__ADS_1
Naya menatap Ella "Gue hanya baper kalo nonton drakor, bukan baper sama cowok."
"Darkor mulu di pikiran lo.Gue tebak lo baper saat adegannya lagi ciuman romantisnya kan" tanya Putri sambil menyipitkan matanya menatap Naya.
"Kagak....!" tegas Naya.
"Apa jangan-jangan lo dah pernah ciuman ya Nay" tanya Putri dengan penuh kecurigaan.
Mendadak wajah Naya memerah bagai udang rebus.Naya melirik Leon yang juga menatapnya.
Naya langsung mengalihkan pandangannya " Hmm..itu gue kagak tau juga"jawab Naya gugup."Kenapa mereka jadi mempertanyakan hal kayak gitu sih" batin Naya.
"Kenapa muka lo memerah gitu, lo juga gugup.Jangan-jangan lo pernah ciuman ya, sama siapa Nay" tanya Ella penasaran.Ella dan Putri menatap Naya dengan curiga, hingga Naya menjadi salah tingkah.
"Kagak..gue....gue ..kagak pernah deh" jawab Naya terbata-bata.
"Lo ngawur deh ngomong nya.Berarti benar dong.Jawab yang jujur dong Naya" rayu Putri.
"Kagak deh!Udah gue mau ke toilet ya." Naya pergi terburu-buru meninggalkan teman-temannya.
"Napa sih Naya, perginya terburu-buru amat" ucap Zayn.
"Leon, lo gak....Ehh!Leon kemana sih" tanya Zayn yang tidak mendapati Leon di sampingnya.
__ADS_1