Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 27


__ADS_3

Naya duduk di kelas dengan wajah murung.Dia kelihatan tidak ada semangat.Ia.menatap ke luar jendela, berharap bisa menemukan sesuatu yang dapat menenangkan perasaannya.Tapi percuma saja, itulah pikirnya.


Ella dan Putri merasa sedih melihat Naya begini.


"Nay, lo kenapa jadi begini.Lo tiba-tiba jadi murung.Lo kenapa gak cerita pada kita Nay" kata Ella yang berharap agar Naya dapat menceritakan masalah nya.


"Gak apa-apa kok" jawab Naya dengan senyum terukir di wajah manisnya.


Ella dan Putri menghela napas, "Nay, segitu beratnya ya, masalah lo sehingga lo tidak bisa menceritakan pada sahabat mu ini" tanya Putri pada Naya.


Naya menundukkan kepalanya, ia berpikir sejenak." Sepertinya gue gak boleh mendam ini lama-lama lagi" batin Naya.


Naya mengangkat wajahnya menghadap kedua sahabat nya." Ella, Putri gue memang ada masalah.Tapi kalian jangan khawatir, gue tidak apa-apa."


Ella dan Putri mencibir." Hmph, sudah kelihatan lo gak mau berbagi masalah lo pada kita" ucap Putri pada Naya.


"Iya deh, gue akui gue salah.Gini aja, gue janji gue gak akan murung lagi" janji Naya pada kedua sahabatnya.


Ella dan Putri memeluk Naya dengan erat, dan Naya pun membalas pelukan mereka.Naya merasa tenang, seperti beban yang dia tanggung lepas dari dirinya.


"Lo gak boleh cemberut lagi" kata Putri sambil melepas pelukannya.


"Iya Putri sayang, gue gak akan cemberut lagi" balas Naya.


Di saat yang sama, Leon datang.Naya langsung mengalihkan pandangannya.Leon duduk di samping Naya.Mau bagaimana lagi, Leon kan sebangku dengan Naya.Mau tidak mau, Naya harus duduk sebangku dengan Leon.


Guru pun datang di kelas, menandakan pelajaran akan segera di mulai.

__ADS_1


*


*


*


"Ella, Putri kalian mau makan apa.Hmmmm..gimana kalau kita makan nasgor.Udah lama nih gue gak makan nasgor" ucap Naya yang membayangkan nasgor yang begitu lezat.


Putri menjitak jidatnya Naya "Nay, lo boleh ngebayangin makanan, tapi jangan sampai ngiler gitu dong.Lihat dong, ngiler lo sampai jatuh di meja" merasa jijik melihat Naya ngiler.


"Ups, sorry" sambil mengelap ngilernya.


Ella hanya terkekeh melihat tingkah kedua sahabatnya.


Tiba-tiba Tasya melintas, hingga membuat Naya tidak tenang.


"Pesanan kita lama kali datang ya" kata Naya yang sudah dari tadi menunggu pesanan mereka.


Kruyuk kruyuk.....


Bunyi perut Naya yang menandakan Naya kelaparan terdengar pada Ella dan Putri yang membuat mereka tertawa lepas.


"Hahahhah...Nay.Lo lapar banget ya, sampai bunyi perut lo kedengaran" kata Putri sambil tertawa terbahak-bahak.


Naya hanya tertunduk malu.Dia tidak menyangka bahwa bunyi perut nya kedengaran sama sahabatnya.


*

__ADS_1


*


*


"Kenyang nya.................." kata Naya sambil bersendawa.


"Dasar perut gentong lo, Nay" ejek Putri.


" Biarin saja, yang penting gue bisa makan enak" memalingkan wajahnya.


"Habis ini kita kemana?" tanya Naya.


"Gue juga kagak tau" jawab Ella.


"Naya..." panggil seseorang.


"Zayn...?Ada apa lo kesini?"


"Gue nyari lo, emang gak boleh ya" jawab Zayn.


"Ada apa lo nyari gue."


"Itu loh Nay, gue mau ajak lo jalan-jalan.Lo mau gak.....Lo bisa ajak kedua sahabat lo biar rame gitu" ajak Zayn.


"Ok, gue ikut.Kebetulan gue juga gak ada kerjaan."


Zayn, Naya dan kedua sahabat nya meninggalkan kantin dan pergi bersama.

__ADS_1


__ADS_2