Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 9


__ADS_3

"Dari mana lo dapat kesimpulan kayak gitu" tanya Naya pada Ella.


"Sebagai sahabat yang bijak, gue tahu siapa yang suka ama sahabat gue" kata Ella dengan penuh keyakinan.


"Maksud lo, gue gak ngerti" tanya Naya yang penuh dengan kebingungan.


"Nay, lo gak tahu ya."


"Gak tau" jawabnya.


"Nay, kalo gue perhatiin ya, kayaknya Zayn punya perasaan ama lo deh" kata Ella.


"Jangan bercanda lo, El.Gak lucu tau bercandanya" ucap Naya tidak percaya omongan Ella.


"Tapi beneran loh Nay.Gue juga merasa begitu" sahut Putri.


"Kenapa kalian bisa berpendapat kayak gitu sihh" tanya Naya sekali lagi.


"Lo tau gak, Zayn itu gak pernah dekat yang nama nya cewek, walaupun dia di kerumuni cewek, tapi gak pernah tuh Zayn menggubris mereka.Dan lo cewek pertama yang Zayn dekati" kata Ella dengan tatapan serius.


"Ella, Putri, mungkin Zayn itu dekat ama gue, karna gue temannya kali, mana mungkin ada perasaan.Gue dan Zayn cuman teman."


"Terserah lo Naya kalau kagak percaya" ucap Ella sambil mengangkat kedua bahunya.


"Jadi gimana nih, kita ke kantin apa kagak sihh" tanya Naya.


"Gue tiba-tiba malas ke kantin, entah kenapa" jawab Putri.


"Iya nih entah kenapa gue tiba-tiba malas ke kantin" sahut Ella.


"Yaudah jadi kita kemana nih?Malas ahh, kalau di kelas mulu" kata Naya dengan wajah bete.


"Hmm, bagaimana kalau kita ke perpustakaan, dah lama nih gue gak baca buku" usul Ella.

__ADS_1


"Gue setuju aja sih.Kalo lo Putri setuju?" tanya Naya pada Putri.


" Hmm, boleh.Gue setuju."


Naya, Ella, dan Putri pergi ke perpustakaan.Mereka mencari-cari buku yang ingin mereka baca di rak buku.


Ella dan Putri sudah menemukan buku yang ingin mereka baca.Sedangkan, Naya belum mendapatkannya.


"Nay, lo belum dapat buku yang Lo baca" bisik Ella.


"Belum nih, kalian duluan aja dulu, nanti gue nyusul" ujar Naya.


Ella dan Putri duluan membaca buku mereka.Sedangkan, Naya masih mencari-cari buku yang ingin dia baca.Sampai akhirnya Naya mendapatkan buku yang ingin ia baca.


"Nah, ini buku yang gue cari, tapi bukunya tingi banget.Kenapa sih bukunya berada paling atas.Apa gue bisa ngambilnya, kan tempatnya tinggi.Gue coba aja deh" gumam Naya.


Naya berjinjit untuk mengambil bukunya" kenapa gue gak nyampe sih, tinggi banget bukunya.Tangan gue gak nyampe ini" gerutu Naya.


"Ehh..tangan siapa tuh" batin Naya.


"Nih, bukunya" ucap orang itu dingin.


Naya membalikkan badannya, dan alangakh terkejutnya dia.


"Leon?ngapain lo disini" tanya Naya.


"Gue risih lihat dari tadi lo mau ngambil buku tapi gak kesampaian, makanya gue bantu" jawabnya ketus.


"Hmph, gue gak butuh bantuan lo" balasnya


"Lo gak mau baca buku ini" ujar Leon sambil menggerak-gerakkan buku itu di depan matanya Naya.


Naya langsung mengambil buku itu dari tangan Leon "ganggu orang mulu lo." Naya langsung berpaling meninggalkan Leon.

__ADS_1


"Kalau orang di bantuin, bilang apa" ucap Leon.


Langkah Naya terhenti dan membalikkan badannya.


"Makasih ya Leon" jawabnya dengan senyum kecut.


Naya langsung membalikkan badannya dan pergi.


Leon hanya tersenyum tipis dan memandangi Naya yang sudah pergi.


Naya menghampiri Ella dan Putri yang sedang membaca.Naya duduk di kursi dengan wajah kesal.


"Napa lo, Nay kesal gitu" tanya Ella.


"Iya nih datang-datang wajahnya udah masem gitu." ucap Putri.


"Gue habis ketemu setan yang bikin mood gue hancur" kata Naya dengan kesal.


"Setan??Siapa Nay." tanya Putri.


"Malas gue ngomongnya.Nanti gue tambah bete lagi" ujar Naya.


"Pasti Leon kan Nay" jawab Ella.


"Dari mana lo tau" tanya Naya.


"Tadi gue lihat, Leon memperhatikan lo yang kesulitan ngambil buku.Lalu dia nyamperin lo dan bantuin lo ngambil buku" jawab Ella.


"Ohh jadi gitu ceritanya" sahut Putri.


Naya hanya terdiam.Dia kesal karna telah bertemu Leon " buat mood gue hancur aja tuh anak" batin Naya.


Ig: widyalestarigea03

__ADS_1


__ADS_2