Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 2


__ADS_3

"Naya kamu mau ketemu sama anak mama. Namanya Leon" ucap mama Clara


"Terserah mama saja deh" jawab Naya tanpa basa basi


"Leon, Leon kamu turun sayang kamu jangan dikamar terus dong. Mama harus memperkenalkan seseorang padamu" panggil mama Clara


"Ada apa sih, ma. Aku lagi sibuk tahu" jawab cowok yang berambut hitam bermata biru.


"Hmm, cowok ini keren juga. Badan nya tinggi dan bagus serta kulitnya putih" batin Naya yang sedang memperhatikan Leon yang turun dari tangga.


Cowok itu hanya menatap Naya dengan tatapan datar. Begitupun Naya malahan tidak peduli.


"Leon, ini Naya yang mama ceritain" kata mama Clara pada Leon yang diam mematung.


"Leon kamu perkenalkan diri dong" kata mama Clara sambil mencubit lengannya Leon.


"Gue Leon" jawabnya ketus.


"Gue Naya" balas Naya


"Ini cowok pengen gue hajar habis-habisan. Tapi tahan Naya" batin Naya yang mencoba menahan amarahnya.


Mama Clara hanya melongo melihat kedua anak itu.


"Naya, mama anterin kamu kekamar ya" kata mama Clara sambil menarik tangannya Naya


Mama Clara membawa Naya kekamar..Kamar Naya dan kamar Leon bersebelahan.

__ADS_1


Astaga, apa ini sengaja atau gimana sih.


Naya masuk ke kamarnya dengan letih lesu. Dia merasa kecapean karna perjalanan jauh.


Naya memperhatikan kamar baru nya. Dia merasa berbeda dengan kamar yang ada dirumahnya. Walaupun ruangannya sama-sama besar. Tapi Naya merasa asing mungkin karena pertama kalinya ya.


Naya menghempaskan dirinya diatas ranjang "Gue capek banget, akibat perjalanan jauh" gumam Naya


"Gue harus beresin barang gue dulu" beranjak dari tempat tidur dan langsung membereskan pakaian dan barang-barangnya.


Setelah membereskan barang-barangnya, Naya langsung pergi mandi untuk membersihkan dirinya.


Selang beberapa waktu, ia keluar dengan pakaian lengkap. Ia pergi ke meja rias dan menyisir rambutnya.


Tiba-tiba ada suara yang mengetok pintu kamar Naya.


Tok tok tok


"Iya ma, masuk aja" sahut Naya.


"Naya, kamu turun ya.Kita mau makan malam, mama akan tungguin kamu di bawah" kata mama Clara dan berlalu pergi tidak lupa mengunci pintu kamar Naya.


Setelah Naya menyisir rambutnya, Naya pergi menuju keruang makan. Dilihatnya mama Clara, papa Ferdi dan juga Leon dan beberapa pelayan yang sedang mempersiapkan makanan dimeja makan.


"Naya sini, kamu duduk disebelah Leon" kata mama Clara sambil menunjuk kursi yang ada di sebelah Leon.


"Iya, Ma" sahut Naya dan pergi menuju ke kursi sebelah Leon.

__ADS_1


Naya dan lainnya akhirnya makan malam. Suasananya begitu hening, tidak ada satupun yang berbicara


Setelah mereka selesai makan malam, mereka pun pergi ke ruang keluarga, karena papa Ferdi ingin membicarakan sesuatu.


"Naya, mulai besok kamu akan sekolah bersama Leon. Dan kamu akan sekelas dengan Leon" sambil menatap Naya dan Leon yang hanya duduk diam.


"Iya, Pa" jawab Naya dengan canggung.


"Pa, aku pergi ke kamar dulu, aku banyak urusan" kata Leon dengan wajah datar.


Leon pergi meninggalkan mereka dan pergi menuju ke kamarnya.


"Dasar cowok aneh, gak ada sopan santunnya" batin Naya


"Anak ini benar-benar deh" ucap papa Ferdi sambil memijit jidatnya.


"Pa, Naya mau nanya. Nama sekolah baru Naya apa ya Pa?" tanya Naya sambil menunjukkan ekspresi manisnya.


"Nama sekolah barumu itu SMA Bangsa" jawab papa Ferdi.


Naya hanya ber-oh ria aja.


"Pa, Naya pergi kamar dulu. Aku dah ngantuk soalnya, kan aku harus sekolah besok" kata Naya sambil beranjak dari tempat duduknya.


"Ya udah, kamu pergi tidur saja" sahut mama Clara


Naya pergi menuju ke kamarnya yang bersebelahan dengan kamar Leon

__ADS_1


"Hmph! Ogah banget satu sekolah dengan cowok dingin kayak gini" melirik kamarnya Leon dan langsung masuk ke kamarnya.


Naya merebahkan dirinya ke kasur " Tapi gue heran mengapa Papa nyuruh gue tinggal disini" gumam Naya yang akhirnya tertidur di alam mimpinya.


__ADS_2