Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 41


__ADS_3

"Leon, Leon sejak kapan kalau kurang tidur jadi gugup dan keringat dingin kayak gini.Ko jujur aja, lo kenapa sih."


"Gue gak kenapa-kenapa Nay.Lo gak usah mikir yang aneh-aneh" jawab Leon.


"Sejak kapan lo berpendapat gue berpikir aneh-aneh tentang lo" ucap Naya dengan wajah datar.


Leon memalingkan mukanya, "Gue ngomong apa sih.Gak mungkin juga Naya berpikir yang aneh-aneh tentang gue" batin Leon.


"Jadi lo kenapa nanya-nanya gue, Nay" menatap Naya kembali.


"Gue hanya khawatir ama lo.Gue pikir lo sakit" jawab Naya.


Leon sekali lagi memalingkan wajahnya yang sudah memerah "What! Naya khawatir sama gue.Mimpi apa gue semalam" batin Leon.


"Leon! Lo napa ngelamun sih" panggil Naya.


Leon tersadar dari lamunannya."Hmmnn, kagak gue hanya sedang berpikir aja."


"Lo pikirin apa" sambil mengerutkan dahinya.


"Kepo lo" jawab Leon singkat.


Naya memanyungkan bibirnya, "Ya udah kalau gak di beritahu.Gue gak peduli" memalingkan mukanya.


"Ya elah, lo gak usah masang muka cemberut gitu" ucap Leon sambil mencubit gemes pipi Naya.


"Gak usah cubit-cubit pipi gue."


Leon melepas cubitannya "Iya Naya cantik."

__ADS_1


Deg


"Leon barusan bilang gue cantik" batin Naya.


"Apa yang barusan lo bilang?" tanya Naya.


"Gak ada siaran ulang."


Naya melipat kedua tangannya di dada sambil mengembung kan pipinya.Dia terlihat kesal, karna Leon tidak mengulangi apa yang di katakan nya tadi.


"Padahal gue ingin Leon bilang sekali lagi gue cantik" gumam Naya dalam hati.


Merekapun sampai di sekolah.Naya keluar dari mobil di susul dengan Leon.


Naya berjalan duluan memasuki halaman sekolah dan Leon mengikuti dari belakang.


"Hai, Zayn."


"Pagi ini lo cantik ya, Nay" goda Zayn.


"Berarti selama ini gue gak cantik gitu."


"Kagak juga sih, lo tetap cantik.Tapi hari ini lo makin cantik" ujar Zayn.


"Makasih.Dan lo juga makin tampan" balas Naya.


"Hahahaha, lo bisa juga goda gue ya, Nay" tawa Zayn.


"Iya dong.Emang lo doang yang bisa goda cewek.Gue juga bisa kali goda cowok" sahut Naya.

__ADS_1


Leon yang melihat Naya dan Zayn pun dari tadi terlihat kesal.


Leon berdehem, "Ehem! Lihat-lihat masih ada orang di sini."


"Hai Leon, lo juga ada di sini.Kok gue baru lihat" ucap Zayn.


"Jadi dari tadi lo anggap gue apa?" batin Leon yang sudah kesal.


Leon merangkul Naya, spontan Naya terkejut."Gue hanya bilang, lo gak usah terlalu dekat-dekat sama Naya."


"Memang kenapa, Leon?" tanya Zayn.


Leon memasukkan Naya ke dalam dekapannya, "Karna Naya pacar gue."


Naya membelalakkan matanya "Sejak kap....mmmmmm......." Leon langsung menutup mulut Naya.


"Naya, pacar gue.Jadi lo gak usah terlalu dekat-dekat dengannya lagi" tegas Leon.


"Naya, pacar lo Leon? Wah, hebat bener lo.Gue kirain lo bakal ngejomblo seumur hidup lo, karna lo gak pernah dekat sama cewek" ucap Zayn pada Leon.


Leon menatap tajam Zayn, "Gak kayak lo aja.Lo juga gak pernah dekat sama cewek."


"Gue dekat sama cewek, lo aja yang gak tau.Gue dekat sama Naya" balas Zayn.


"Gue dan Naya kan saling suka" lanjut Zayn.


Leon menatap horor Naya, Nayapun ketakutan melihat tatapan horor Leon.


Naya melepas tangan Leon yang menutup mulutnya."Leon, emang gue suka pada Zayn, tapi lo tau sendiri gue suka pada Zayn cuman sebatas kagum doang" jelas Naya.

__ADS_1


__ADS_2