Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 28


__ADS_3

Zayn, Naya dan kedua sahabatnya berjalan-jalan di koridor sekolah.Mereka gak ada kerjaan lain untuk di kerjakan, jadi mereka berkeliling sekolah.


Ditengah perjalanan Naya bertemu dengan Tasya.Tasya mencegatnya, sehingga membuat Naya sedikit kesal.


"Ada apa lo mencegat gue.Emang gue punya masalah sama" ucap Naya dengan nada sedikit tinggi.


"Jadi ini cewek yang bernama Naya" menunjuk wajah Naya dengan sombong.


"Maksud lo apaan ngomong gitu" balas Naya sambil menghempaskan tangan Tasya yang menunjuk dirinya.


Tasya yang di ikuti dengan dua temannya tersenyum sinis pada Naya.Yang membuat Ella dan Putri kesal.


"Tasya, lo ada keperluan apa dengan Naya" kata Zayn dingin.


"Zayn, lo jangan terpengaruh dengan cewek ini" jawab Tasya dengan manja.


Zayn kelihatan jijik melihat tingkah Tasya yang begitu."Sebaiknya lo menyingkir dari jalan gue, atau gue akan membuat lo menyesal" tegas Zayn.


Tasya terkejut mendengar perkataan Zayn yang begitu dingin."Zayn, lo kenapa begini sama gue."


"Cewek kayak lo pantas di giniin" jawab Zayn dengan tatapan dingin.


Melihat Zayn begitu, Tasya langsung pergi."Urusan gue dan lo belum selesai" ucap Tasya sebelum pergi meninggalkan Naya dan teman-temannya.


"Naya, lo gak apa-apa kan" tanya Zayn.


"Gue gak apa-apa Zayn.Toh Tasya belum apa-apain gue" jawab Naya.

__ADS_1


"Bagus lah kalau gitu" kata Zayn dengan lega.


"Cewek genit itu, sepertinya harus diberi pelajaran" kata Putri dengan nada kesal.


"Lo jangan khawatir, Put.Tenang aja, dia akan mendapat pembalasan dari gue" balas Naya dengan senyum smirk nya.


Ella tersenyum mendengar pernyataan Naya."Sepertinya Naya dapat menyelesaikan masalahnya sendiri" batin Ella.


"Tapi kalau ada apa-apa lo harus beritau gue ya" kata Zayn pada Naya.


"Tenang saja, Zayn.Gue bukan cewek lemah."


"Iya deh, lo bukan cewek lemah" balas Zayn sambil mengusap kepala Naya.


"Ehem!Mesraan di depan para jomblo" kata Putri yang dari tadi melihat Zayn dan Naya mengobrol berdua.


Zayn dan Naya langsung salah tingkah.Mereka langsung mengalihkan pandangan mereka satu sama lain, dengan pipi yang sudah merah merona.


"Uhm, Zayn gue duluan ya.Gue punya sesuatu yang harus di kerjakan" ucap Naya.


"Naya, lo mau kemana, gue dan Ella ikut ya" kata Putri.


"Ya udah, ayo kita pergi.Kami pergi dulu Zayn" pamit Naya pada Zayn.


Naya, Ella dan Putri pergi meninggalkan Zayn dengan terburu-buru.


"Nay, kita mau kemana?" tanya Putri yang dari tadi penasaran melihat Naya yang jalan terburu-buru.

__ADS_1


"Gue punya kejutan pada seseorang.Berani juga dia labrak gue" ucap Naya dengan tatapan ke depan.


"Lo mau labrak Tasya.Lo gak boleh, Nay" cegah Putri.


"Tenang aja, gue gak akan labrak dia.Tapi dia sendiri yang labrak gue" dengan senyum kemenangan terukir di wajah Naya.


Putri hanya kebingungan mendengar jawaban Naya.Sedangkan Ella sepertinya mengerti akan rencana Naya.


Naya mulai menjalankan rencana nya.Di mulai dari kantin.Naya melihat Tasya dan teman-temannya sedang makan.


"Rencana di mulai sekarang."


"Ella, lo panggil cowok yang berada di pojok sana" sambil menunjuk cowok yang berada di pojok.


Ella menuruti permintaan Naya, dia memanggil cowok itu.


Ella dan cowok itu berjalan menuju pada Naya dan Putri.


"Ada apa lo dengan gue" tanya cowok itu yang bernama Kiki.


"Ki, lo mau gak balas dendam pada Tasya" sambil menunjuk Tasya yang sedang makan di meja makan.


"Maksud lo apaan" tanya Kiki.


"Gue tau Kiki.Lo pernah nembak Tasya, tapi di tolak mentah-mentah sama Tasya.Bukan itu saja dia mempermalukan lo di depan umum.


Kiki berpikir sejenak, "Sepertinya ini waktu nya memberi pelajaran pada Tasya" gumam Kiki.

__ADS_1


"Ok gue setuju.Sekarang apa yang harus di lakukan" tanya Kiki pada Naya.


Naya berbisik pada Kiki, ia menjelaskan semua rencananya.


__ADS_2