
Setelah Naya membisikkan rencananya pada Kiki.Kiki mulai melakukan aksinya.Dia meninggalkan Naya dan kedua sahabat Naya.Kiki pergi sambil menelepon seseorang.
"Naya, lo tau dari mana kalau Kiki itu pernah nembak Tasya.Padahal lo gak terlalu kenal dengan Kiki" tanya Putri dengan pelan.
"Gue gak bakal kasih pelajaran buat Tasya.Kalau gue belum lihat latar belakangnya" balas Naya.
"Gue gak sebodoh itu.Gue mengetahui segala tentang Tasya, bahkan kebusukan nya sekalipun" sambung Naya.
Putri dan Ella hanya tertegun mendengar apa yang di katakan Naya.
Naya hanya diam memperhatikan Kiki dari jauh.
Tasya dan gerombolannya masih makan di meja makan sambil mengobrol.
Disitu terlihat ada seseorang yang sedang membawa panci yang berisi air panas.Dan tiba-tiba panci itu jatuh dan air panas itu mengenai tubuh Tasya.
"Aaahhhh!!!!!!! Panas!!!!!!" teriak Tasya yang terkena air panas itu.Tasya langsung bangkit berdiri.Karna Tasya tidak melihat jalannya, dia tersandung dan akhirnya jatuh.
Semua orang melihat Tasya yang terjatuh.Mereka membicarakan dan bahkan menertawakannya.
"Lah, itu Tasya kenapa bisa jatuh?" tanya Putri yang heran Tasya terjatuh dengan baju yang basah akibat air panas tadi.
Terlihat kulit Tasya di tangan mulai melepuh akibat air panas itu.
"Panas!!!! Kulit gue melepuh dan memerah.Sial, siapa sih yang sengaja ngerjain gue" kata Tasya dengan nada kesal.
"Tasya, lo gak apa-apa" tanya salah satu teman Tasya.
__ADS_1
"Gak apa darimana.Lihat ini tangan gue melepuh dan memerah" bentak Tasya.
Tasya bangkit berdiri dan melihat sekelilingnya."Sial, siapa orang yang berani lakuin kayak gini pada gue."
Tasya melihat Naya, Ella dan Putri.Naya sadar Tasya melihat nya.Dan pasti akan menemuinya.
Tasya berjalan menuju Naya dengan ekspresi marah.Sesampainya, dia langsung menampar Naya.
Plak!
"Dasar cewek murahan.Lo yang lakuin ini pada gue" bentak Tasya pada Naya.
"Tasya, memang lo punya bukti.Kalau gue yang lakuin pada lo" balas Naya.
Plak!
Naya membalas tamparan Tasya."Ini tamparannya gue balikin ke lo" ucap Naya dingin.
"Gue peringatkan Tasya.Siapapun yang nyari masalah pada gue, akan mendapat lebih ini" ancam Naya.Tatapan Naya membuat Tasya keringat dingin.
"Lo jangan-jangan macam-macam dengan gue.Lo belum tau siapa gue" tegas Tasya.
"Tapi sekarang semua orang bakal tau siapa lo sebenarnya."
Tasya tidak mengerti apa yang di maksud Naya.Tiba-tiba ada seorang siswa yang meneriakkan nama Tasya.
"Tasya!!!!! Berita lo ada di berita forum sekolah."
__ADS_1
Tasya langsung mengambil handphonenya.Ia melihat berita mengenai dirinya.
"Tasya bersama seorang lelaki di hotel pada malam hari."
"Tasya menggunakan dana OSIS untuk dirinya.Terlihat dia membeli tas unlimited edition."
Tulisan-tulisan itu tertulis di forum sekolah.Tasya tidak percaya, bahwa kebusukannya terbongkar.
Para siswa-siswi pun membicarakan Tasya dari belakang.Terdengar mereka menjelekkan Tasya.Tak hanya itu, teman-temannya pun menggosipkan dirinya.
"Naya! Lo kan yang nyebarin fitnah ini" bentak Tasya.
"Tasya, gak guna gue fitnah lo.Gak ada untung buat gue.Tapi bagus lah kalau kebusukan lo selama ini terbongkar" jawab Naya dengan enteng.
"Tasya! Lo di panggil di ruangan kepala sekolah.Kepala sekolah memanggil lo sekarang" kata seorang siswa.
Tasya pun pergi meninggalkan Naya.Terlihat dirinya marah dengan Naya.
Naya hanya melihat Tasya yang pergi jauh dari dirinya." Seharusnya, lo dapat pelajaran yang lebih dari ini" gumam Naya.
"Naya" panggil Ella dan Putri serempak.
"Iya, ada apa."
"Nay, yang ada di berita sekolah itu beneran ya, Nay" tanya Putri.
"Yang bener lah.Masa bohongan" jawab Naya.
__ADS_1
"Tapi, dari mana lo dapat informasi kayak gitu.Memang lo dah lama kenal Tasya" kata Ella.
"Gue baru aja kenal dengan Tasya saat dia ke sekolah.Dan mengenai dari mana gue dapat informasi, itu rahasia" ucap Naya sambil mengedipkan sebelah matanya.