
Sudah 11 hari sejak pertengkaran Leon dan Naya di lapangan basket.Sejak hari itu mereka gak pernah ngomong ataupun bertatap muka.
Di kelas.....
Naya sedang memainkan gadgetnya sambil mendengar musik dengan menggunakan headset.
"Naya...!!" panggil Putri.
Naya tidak menyahuti panggilan Putri."Naya!!!!" teriaknya.
Naya masih saja belum mendengar panggilan Putri."Ini anak gue panggil gak dengar apa" gerutunya.
Putri menghampiri Naya dengan wajah kesal.Putri langsung menarik headset dari telinga Naya."Naya!!!!" teriaknya di telinga Naya.
Naya langsung menutup telinga nya."Apa sih?! Gak usah teriak-teriak di telinga gue."
"Lo sih gue panggil gak nyahutin.Lo asyik dengerin musik."
"Memang ada apa sih?? Lo manggil gue kayak gitu."
"Lo tau gak hari ini kita ulangan matematika" kata Putri dengan wajah panik.
"Gue taulah, masa gue gak tau" jawab Naya singkat.
"Napa sih lo gak beritahu gue kalau ada ulangan matematika sekarang."
"Gue kirain lo tau kalau hari ini ada ulangan matematika."
"Jadi lo udah belajar belum?" tanya Putri."Pasti dong" jawab Naya.
"Ya gue gimana dong.Gue belum belajar sama sekali.Gue aja gak tau bener pelajaran matematika.Habis nih gue, kalau sempat gue dapat nilai merah bakal dimarahin gue sama orangtua gue" kata Putri dengan khawatir.
__ADS_1
"Ya gimana dong.Gak mungkin kan lo nyontek."
"Nyontek..???? Naya lo bantuin gue kalau ulangan nanti ya.Please......" mohon Putri.
"Lah napa pula lo nyuruh gue bantuin lo.Ini kan ulangan, lo kerjain sendiri lah."
"Tega bener lo sama gue Nay.Lo gak kasihan apa sama sahabat lo yang manis imut dan cantik kece badai ini" ucap Putri dengan puppy eyes nya.
"Gue gak kasihan sama sahabat gue yang manis imut dan cantik kece badai ini" kata Naya yang mengulang kalimat Putri yang memuji dirinya.
"Ya gak gitu kali lah, lo ulang kalimat gue."
"Ya lo sih ngomong nya manis imut dan cantik kece badai.Apaan sih itu, gak jelas amat...." balas Naya.
"Sekarang lo mau gak bantuin gue kalau ulangan?"
"Hmmmmmmmmm............." Naya lumayan lama berpikir panjang.
"Lama bener lo mikir nya" kata Putri yang sudah lama menunggu jawaban Naya.
"Hmmmmmm.........."
"Naya jawab dong.Jangan hmmmm aja."
"Gak.Gue gak bantuin lo" jawab Naya enteng.
"sepuluh menit gue nungguin jawaban lo dan ini jawaban lo sama gue.Tege bener lo sama gue Nay" memasang muka sedih.
"Dari pada lo nyuruh gue bantuin lo saat ulangan matematika nanti.Mendingan lo belajar sekarang, selagi ada waktu" saran Naya.
"Gak sempat Nay."
__ADS_1
"Apaan yang gak sempat, sempat lah.Kalau lo punya kemauan pasti ada jalan" menyemangati Putri.
"Bener ya Nay.Lo gak bohong kan."
"Gue gak bohong, lo percaya deh sama gue" menepuk bahu Putri.
"Kalau lo dah nyemangati gue kayak gini, gue mau deh belajar sebelum ulangan matematika" jawab Putri.
"Nah gini dong.Baru nih Putri yang gue kenal ceria abis."
"Masa sih bukan yang manis imut dan cantik kece badai?"
"Ya termasuk sih.....50%" jawab Naya sambil tersenyum.
"Jahat bener lo bilang nya." rengek Putri."Udah ah ngapain bahas yang gak penting lebih baik lo belajar sekarang selagi ada waktu." kata Naya.
"Lebih baik begitu."
Naya dan Putri belajar bersama sebelum dimulainya ulangan matematika.
*
*
*
Akhirnya ulangan matematika di kelasnya yang sudah selesai...
"Akhirnya ulangan nya selesai juga, dan soal-soalnya pun mudah-mudahan banget.Makasih Nay, ini semua berkat lo" kata Putri.
"Sama-sama Putri.Dan ingat harus belajar sebelum ujian sekali lagi.Jangan asyik bilang nyontek, enteng bener ngomongnya.Tapi kalau dah ketahuan baru tahu rasa" balas Naya yang mengingatkan Putri.
__ADS_1
"Siap Bu Naya.Sekali Putri akan belajar nanti sebelum ujian."