
Pulang sekolah.........
"Ella, Putri gue pulang duluan ya" pamit Naya.
"Hmmm, oke.Lo hati-hati di jalan ya Nay.Sampaiin salam gue pada orang yang ketemu pada lo di jalan" kata Putri.
"Wongkeh....nanti gue sampaikan salam lo pada monyet di jalan" jawab Naya disertai dengan tawa kecilnya.
"Jahat bener lo Nay.Kan maksud gue pada cowok yang ganteng.Masa lo gak peka sih." Putri menunjukkan wajah nya yang super cemberut.
Naya hanya terkekeh melihat tingkah laku Putri."Tenang aja kok, gue paham apa yang lo maksud.Kalau gitu gue duluan ya, bye-bye."
Naya duluan pulang di jemput oleh supir keluarga Leon.
*
*
*
Di kamar Naya....
Naya merebahkan diri nya di kasur."Melelahkan benget......" keluh Naya.
"Hari ini di sekolah banyak banget kejadian yang tidak terduga." Naya melihat langit-langit kamarnya dan membayang kan wajah Tasya." Dasar bodoh tuh cewek."
"Argh! Ngapain gue ingat-ingat kejadian itu lagi.Gak guna tau...." Naya berdebat dengan dirinya sendiri.
Ting!
Sebuah notifikasi pesan dari Zayn masuk di ponsel Naya.
Zayn:
Naya lo ada waktu nanti sore?
Naya:
Hmm, gue lagi gak sibuk.Memang ada apa?
Zayn:
__ADS_1
Gue mau ajak lo jalan.Apa lo bisa?
Naya:
Ok gue mau.
Zayn:
Nanti gue jemput lo
Naya:
Baiklah
"Zayn tumbenan dia ngajak gue jalan keluar.Tapi baguslah, kebetulan gue lagi bosan.Dah lama juga gue gak jalan keluar rumah."
Ting!
Pesan dari mama Tara masuk di ponsel Naya.Melihat pesan dari mama tercinta, Naya tersenyum."Naya juga kangen banget sama mama." Naya membalas pesan mamanya.
Naya beranjak dari tempat tidur dan pergi menuju ke kamar mandi.
Naya merendam tubuhnya di bathtub.Cukup lama Naya merendam tubuhnya dalam bathtub.
Naya berdandan untuk bersiap siap pergi jalan dengan Zayn.
Ting!
Zayn:
Gue dah nyampe di depan rumah lo.
Naya:
Lo tunggu aja di depan.Gue akan nyamperin lo.
"Cepet banget tuh cowok nyampenya."
Naya cepat-cepet menyelesaikan dandanannya dan segera pergi keluar dari kamar nya.
Di saat bersamaan Naya dan Leon berpapasan, tapi keduanya cuek antara satu sama lain.Naya tak peduli, dia langsung pergi tanpa menghentikan langkahnya karna telah berpapasan dengan Leon.
__ADS_1
"Cih, dasar cowok nyebelin.Napa coba gue harus berpapasan dengan nya lagi."
Naya membuka pintu rumah dan mendapatkan Zayn berada di hadapannya.
"Hai, Naya" sapa Zayn.
"Hmm, hai juga Zayn.Lo cepet banget nyampe nya."
"Wajib dong, untuk cewek cantik harus cepet-cepet datang."
"Alasan doang lo" balas Naya sambil mengerucutkan bibirnya.
"Sekarang kita bisa jalan.Lo dah minta izin sama mama papa nya Leon."
"Mama Clara dan papa Ferdi lagi gak ada di rumah.Cuman Leon dan para pelayan yang ada di rumah."
"Ohh begitu, ya udah kita jalan sekarang."
Naya dan Zayn pergi menuju ke arah terparkir nya mobil Zayn.
Zayn membukakan pintu mobil, dan Naya pun masuk ke dalamnya.
Zayn masuk ke dalam mobil, dan mereka pun keluar dari halaman rumahnya Leon.
Selama perjalanan Naya cuman bengong doang.Rasanya suasana aneh menyelimuti mereka.
"Naya...."
"Hmm, ada apa" jawab Naya.
"Lo napa bengong doang."
"Gue hanya lagi bete."
"Napa lo bete.Lo masih kepikiran tentang kejadian di sekolah tadi?"
"Kagak lah.Btw, kita mau jalan-jalan kemana?"
"Lo maunya kemana?"
"Gue mau ke taman hiburan" jawab Naya dengan semangat.
__ADS_1
"Ide bagus.Kita akan ke sana sekarang." Zayn dan Naya pun memutuskan pergi ke taman hiburan.