Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin

Cewek Humoris Musuhnya Cowok Dingin
Bab 15


__ADS_3

Keesokan paginya, Naya bangun dari tidurnya.


"Udah pagi rupanya" sambil mengucek-ucek matanya.


Naya melihat disampingnya, Naya langsung terkejut.


"Ahh!!Leon!Lo ngapain tidur di samping gue" teriak Naya.


Naya langsung menendang Leon dari tempat tidur hingga jatuh.


Bruukk!


"Auhh..!!!Naya lo ngapain tendang gue sih" rintih Leon karna kesakitan di tendang Naya.


"Lo yang ngapain!Lo ngapain tidur di samping gue" teriak Naya.


"Eh!Kalau ngomong itu jangan asal-asalan.Lo kemarin yang nahan gue, lo nahan gue makanya gue gak bisa pergi.Ya terpaksa gue tidur di samping lo." ucap Leon sambil berdiri.


"Alasan!Lo pasti ngapain-ngapain gue semalam kan" menatap tajam Leon.


"Jangan geer.Siapa juga yang ngapain-ngapain lo.Gue juga gak doyan ama tubuh lo." sindir Leon.


Bugh!


Naya langsung melempar bantal pada Leon "Dasar lo cowok gila, cowok mesum, cowok aneh" teriak Naya.


"Sekarang lo keluar dari kamar gue atau gue hajar lo sampai mati" ancam Naya.


"Ok!Gue keluar sekarang.Sumoah deh, gue nyesel bantu lo semalam" ujar Leon.

__ADS_1


"Hmph!Dasar cewek aneh" Leon berpaling dan keluar dari kamar Naya.


"Dasar cowok sialan" umpat Naya.


Nayapun pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.Setelah itu Nayapun keluar dengan pakaian sekolah.


Naya memakai sepatunya, menyisir rambutnya.Dia pun mengambil tasnya dan keluar dari kamarnya.


Naya berpapasan dengan Leon.Naya langsung cuek dan menuju ruang makan, tidak peduli dengan Leon.


Naya duduk di kursinya, dan memakan sarapannya.Naya menghabiskan sarapannya dengan cepat.Naya beranjak dari kursinya dan bergegas pergi ke sekolah.


Leon hanya melongo melihat Naya yang terburu-buru pergi ke sekolah.


Naya akhirnya sampai ke sekolah dan pergi menuju ke kelasnya.Ia melihat seseorang sedang berdiri di depan pintu kelasnya, seperti menunggu seseorang.


Naya menghampiri orang tersebut "Pagi, ada apa ya di depan kelas gue" tanya Naya.


"Zayn, lo ngapain pagi-pagi di depan kelas gue.Lo cepat amat ke sekolahnya.Sekolah aja masih sepi" ucap Naya.


"Gue emang biasa cepat datang, dan lo juga cepat datang, tumben nih" balas Zayn.


"Gue hanya ingin lagi cepat datang aja" jawab Naya.


"Lo ngapain di sini, lo lagi nungguin orang ya" sambung Naya.


"Gue lagi nungguin lo" kata Zayn.


"Nungguin gue, ngapain?" tanya Naya.

__ADS_1


"Gue hanya ingin ketemu lo. Gue ingin aja lo berkeliling sekolah."


"Ohh, tapi gue taruh tas gue dulu ya" ucap Naya.


"Ok gue tunggu ya."


Naya menaruh tasnya di mejanya. dan kembali menemui Zayn.


"Nah sekarang kita baru bisa jalan" ucap Naya sambil tersenyum.


"Gemes gue lihat lo pagi-pagi"balas Zayn sambil mencubit gemes pipinya Naya.


"Sakit lah, Zayn pipi gue di cubit mulu" rengek Naya.


Zayn melepas cubitannya "Maaf soalnya lo bikin gue gemes."


"Emang gue gemes, tapi jangan asal cubit dong, sakit tau" ujar Naya sambil mengelus-elus pipinya.


"Hahaha...lo bisa aja Nay" tawa Zayn.


"Sekarang kita gak jadi keliling sekolahnya" tanya Naya.


"Ya jadilah.Gue capek-capek nungguin lo, masa gak jadi."


"Makanya sekarang ayo jalan" ucap Naya sambil menggandeng tangannya Zayn.


Zayn kaget, Naya menggandeng tangannya.


"Jadi lo gak mau gue gandeng.Ya udah gue lepasin nih" kata Naya yang melihat Zayn yang dari tadi melihat gandengannya.

__ADS_1


"Bukan gitu, gue hanya kaget aja lo gandeng gue" ucap Zayn gugup.


"Ya udah ayo jalan."


__ADS_2