Cinta Atau Hutang Budi

Cinta Atau Hutang Budi
*Part 47 And


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian, Meta akhirnya melahirkan bayi perempuan yang cantik. Sungguh, kebahagiaan keluarga Meta dan Sean sudah sangat lengkap sekarang. Sean sudah punya anak kandung yang Meta lahir kan dari benihnya sendiri.


Walaupun begitu, Sean masih tetap merawat putri angkatnya yang kini sudah menjadi balita yang cukup cantik. Yah, meskipun anak itu tidak ia besarkan dengan tangannya sendiri, tapi semua kebutuhan anak itu dia yang tanggung.


Sebenarnya, Meta ingin merawat dua anak sekaligus. Tapi Sean tidak mengizinkannya. Karena dia tidak ingin Meta merasa kelelahan. Lagipula, Sean tidak bisa terlalu dekat dengan anak itu, karena anak itu selalu membuat ia teringat akan masa lalunya yang cukup buruk. Maka dari itu, anak angkat tersebut dia sediakan rumah sendiri dengan dijaga oleh sepasang suami istri yang bisa membuat anak itu merasakan kasih sayang dari kedua orang tua.


Sean sebenarnya juga tidak meninggalkan anak itu begitu saja. Dia begitu telaten dalam mencari pengasuh. Dan, selama ini dia masih tetap memperhatikan anak tersebut. Termasuk, menjaga anak itu agar tidak bertemu dengan mantan istrinya yang terkesan cukup jahat dalam menjaga anak tersebut.


Sementara itu, Meta merasakan kalau dia sangat mencintai suaminya. Kini, dia sadar akan satu hal, dia telah berhasil mengubah rasa berhutang budi menjadi cinta.


Yah, awal pernikahan hanya karena merasa punya hutang budi yang besar. Hingga beberapa waktu berlalu, Meta akhirnya sadar, kalau dia jatuh cinta dengan kelembutan dari suaminya.

__ADS_1


Ungkapan dicintai lebih baik dari pada mencintai yang kedua orang tuanya ucap pun dia yakini kebenarannya. Karena selama ini, dia sudah bertahan dengan kata sangat mencintai. Tapi sayangnya, rasa kecewa yang ia dapatkan. Tapi setelah dia mencoba berjalan bersama orang yang mencintai dia, saat itu dia sadar, kalau rasa cinta akan tumbuh secara perlahan. Dan, rasa nyaman bisa tercipta bersama orang yang mencintai kita dengan sepenuh hati. Bukan karena napsu atau karena keserakahan dunia semata.


Kini, Meta hidup dengan sangat bahagia bersama suami juga anak perempuannya. Dia tidak kekurangan kasih sayang sebagai seorang istri. Meski Sean sudah pernah menjadi milik orang lain sebelumnya, tapi dia tetap suami terbaik buat Meta.


Bahagia itu bukan karena kita mendapatkan apa yang kita kejar selama ini. Tapi, karena kita sadar dan selalu bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki. Karena dengan rasa syukur, maka kita akan merasa cukup dengan apapun yang kita miliki saat ini.


Satu hal yang harus kita amalkan. Jangan merasa iri dengan apa yang orang lain miliki. Karena apa yang mereka miliki belum tentu membuat mereka bahagia. Dan, belum tentu juga kita membutuhkan hal tersebut. Maka dari itu, kunci hidup bahagia ya hanya dengan merasa cukup, puas, dan bersyukur dengan apa yang kita punya.


Ketika bertemu Meta, Jaka merasa ada yang salah dengan hatinya. Tapi, dia tidak lagi bisa bicara dengan Meta seperti sebelumnya. Karena sekarang, di sisi Meta sudah ada suami yang begitu setiap menjaganya.


Nika juga merasa menyesal karena telah menikah dengan Jaka. Karena sekarang, Jaka tidak memperlakukan dirinya sebagaimana yang ia harapkan. Jaka malah sering terlihat seperti orang asing bagi Nika. Jarang berkomunikasi, dingin, dan sering tidak ada di rumah.

__ADS_1


Walaupun sekarang, dia sudah pernah menyentuh Nika sebagai istri. Tapi dia selau menggunakan pengan jika ingin berhubungan. Karena itu, sampai detik ini, tidak ada benih di rahim Nika.


Hidup Jaka dan Nika benar-benar tidak sama dengan yang mereka harapkan. Sangat berbanding terbalik dengan Meta. Karena keserakahan yang dia miliki, Jaka kini sadar kalau dia sudah menyia-nyiakan cinta yang seharusnya ia dapatkan.


Sayang, penyesalan itu sudah terlambat. Nasi yang sudah menjadi bubur, tidak akan bisa diolah untuk dijadikan nasi kembali. Jalan satu-satunya hanya menikmati saja meski terasa sangat sulit.


Begitulah hidup. Waktu terus berjalan. Kesempatan kedua juga tidak akan pernah muncul. Jikapun muncul, itu tidak akan sama. Karena waktu tidak akan pernah bisa berulang meski hanya satu menit saja. Jadi, jangan sia-siakan apa yang sudah kita miliki. Karena jika sudah pergi, dia tidak akan kembali lagi.


**SELESAI**


______________________________________________

__ADS_1


__ADS_2