
Senang berkenalan dengan anda nona Alodia lisa gabriel.
Saya Cakra Putra.
Saya Revan Adigara
Dan saya Saga Hauw.
( ucap mereka bertiga bergantian memperkenalkan diri pada alodia sambil mengulurkan tangan )
Senang berkenalan dengan kalian, panggil saja aku alodia. ( jawab alodia dan menyambut uluran tangan mereka bergantian dengan tersenyum )
Tuan cakra, sebenarnya saya mengundang anda ke sini berkmaksud meminta anda untuk menjaga putri saya. ( ucap tuan gabriel langsung pada cakra tanpa basa basi )
maksud bos? saya tidak mengerti. ( jawab cakra karna tidak mengerti maksud dari tuan gabriel )
Begini tuan cakra, saya ingin tuan cakra menikahi putri saya, tidak harus sekarang, kalian saling mendalami dulu, kalau sudah siap baru adakan pesta pernikahan, dan saya akan menemui orang tua anda nantinya. ( ucap tuan gabriel, yang membuat cakra terkejut berusaha menahan sedikit emosi, karna niat tuan gabriel bukan menjamu melainkan maksud lain, cakra merasa tertipu tapi dia berusaha menahan )
Bos gabriel, sebelumnya maaf kan saya, tapi saya dan putri bos tidak ada rasa saling suka, jadi mohon maafkan saya, saya tidak bisa menerimanya. ( jawab cakra dengan sopan agar tuan gabriel bisa mengerti kalau cakra tidak menerima anaknya )
Tapi Aku menyukaimu. ( ucap Alodia menyanggah jawaban cakra untuk ayahnya, dengan tak tahu malu membuat cakra terkejut )
__ADS_1
Hah, bagaimana bisa begitu nona, sedangkan kita baru kenal hari ini. ( bahasa halus cakra yang tetap menolak )
Tapi aku sudah lama menyukaimu, aku selalu mengikutimu di media, aku juga punya photomu.( jawabnya lagi yang membuat cakra muak mendengarnya, sedangkan revan dan saga hanya diam menyimak.😂)
Kamu dengar cakra, alodia menyukaimu, betapa beruntung nya kamu di sukai oleh anak saya. ( ucap nyonya gabriel pada cakra yang membuat cak bertambah muak mendengarnya )
Sebelumnya saya minta maaf nyonya dan nona.
Tapi saya tidak bisa, mungkin nona bisa cari orang lain saja, setidaknya bisa mengerti nona, yang pasti lebih baik dari saya. ( jawab cakra menolak ibu dan anak itu masih dengan sopan )
Tapi aku tidak ingin orang lain, aku hanya ingin kamu. ( ucap alodia yang tak meyerah )
( jawab cakra yang menolak secara halus, dan mengajukan revan atau saga sebagai pengganti, karna cakra kesal mereka sama sekali tidak membantu cakra, dari tadi mereka hanya diam Dan mendengar saja. saat mendengar cakra menggantikan dengan mereka membuat mereka terkejut, tapi tetap diam 😅 )
Tapi aku tidak ingin mereka, aku hanya ingin kamu. ( ucap alodia yang tak ingin cakra menolaknya lagi )
Maaf nona, saya tidak bisa menerima nona dan saya juga tidak bisa menyukai nona, atau bahkan mencintai nona, jadi bagaimana mungkin saya akan menikahi nona.( jawab cakra menolak alodia secara tegas, cakra tidak bisa lagi menahan emosinya )
Tuan cakra terimalah anak saya, dia benar-benar menyukai anda, memang anda pertama kali bertemu dengannya, tapi dia sudah sering bertemu dengan anda, memang sekarang anda tidak menyukainya, lama-lama anda juga akan suka, apalagi saya sudah mengundang banyak tamu malam ini, untuk memperkenalkan anda sebagai calon suami anak saya, jadi tolong jangan mempermalukan keluarga saya. ( ucab tuan gabriel pada cakra dengan sedikit penekanan, agar cakra tidak menolak dan mau menerima putrinya )
Maafkan saya tuan gabriel, mungkin perkataan yang akan saya ucap mengecewakan anda, tapi anda yang lebih dulu sudah mengecewakan saya, saya pikir! anda mengundang saya memang untuk menjamu saya, atas berakhirnya kontrak kerja sama kita, saya menerima undangan anda dengan datang kesini, tapi ternyata anda punya maksud lain, dari tadi saya sudah katakan dengan cukup jelas, saya tidak bisa menerima putri anda, masalah tamu undangan yang anda undang, Sekalipun saya tidak pernah menyuruh anda untuk mengundang mereka, jadi bagaimana bisa saya yang mempermalukan keluarga anda.
__ADS_1
Tapi Andalah yang mempermalukan keluarga anda sendiri, bukan saya.
( jawab cakra pada tuan gabriel dengan penuh emosi, yang dari tadi di tahannya mati-matian akhirnya meledak juga, rasa hormatnya pun sekarang sudah menghilang )
Apa yang salah dariku ? Kenapa kamu tidak bisa menerima aku ? Apa yang kurang dariku? katakan, biar aku merubahnya untukmu, agar kamu bisa suka padaku. ( ucap alodia Bertanya pada cakra, mendengar jawaban cakra untuknya dan untuk ayahnya membuat alodia sedih, tapi tetap bertahan meminta cakra untuk menerimanya )
Tidak ada yang salah darimu nona, tidak ada yang perlu kamu rubah untukku, karna hatiku sudah punya orang lain dan tidak ada lagi tempat untukmu, walau hanya satu titik. ( jawab cakra menolak mentah-mentah alodia dengan mengatakan sudah ada orang lain di hatinya )
Cukup! Jangan ada yang bicara lagi. Sudah tidak ada lagi kepentingan kami di sini, tuan gabriel!kami pamit dulu, trimakasih atas jamuannya. ( ucap saga pada tuan gabriel untuk pergi dari sana, karna saga sudah muak mendengar drama yang di buat oleh mereka )
Tuan gabriel! trimakasih untuk kejutan Tuan hari ini, ini sangat menyenangkan, jamuanmu kali ini membuat kami sangat kenyang, saya harap kita tidak akan bertemu atau bekerja sama lagi, kalau sampai betemu, kami akan menjamu tuan lebih baik dari ini. ( ucap revan pada tuan gabriel sarkas, dengan tatapan tajam yang menusuk, orang yang melihat pasti bergidik ngeri, tapi bagaimana mereka mau kenyang, makan saja belum )
Tunggu! Selangkah kalian keluar, kalian akan menyesal. ( ucap tuan gabriel mengancam mereka )
Tidak akan. ( jawab mereka bertiga berbarengan, lalu pergi meninggalkan tempat perjamuan tuan gabriel )
Cakra, revan, dan saga sudah berada di dalam mobil, mereka benar-benar sudah meninggalkan perjamuan tuan gabriel, sedangkan di hotel, tuan gabriel masih menjamu para tamu yang lain dengan suguhan dari susunan acara yang sudah di jalankan oleh pihak WO yang di sewanya.
Pembukaan di mulai dengan grup band, dansa dan acara trakhir akan di tutup dengan memperkenalkan calon menantunya, kepada semua kolega yang sudah hadir di sana, yang tidak bisa hadir akan tahu besok di Tv dan surat kabar, Tapi yang ingin di perkenalkan malah sudah pergi meninggal kan acara jamuan, dari tadi para tamu sudah menunggu sang punya acara yang tidak kunjung keluar dari ruangan privasinya, hanya tiga orang yang mereka lihat keluar dari ruangan tapi malah meninggalkan acara yang belum selesai.
Bersmbung
__ADS_1