
Nona.... !
Nona ada di mana? Tuhan....! Lindungilah nona cantika di manapun saat ini dia berada, tolong berikan petunjuk padaku agar aku bisa menemukannya. ( gumam pak alex yang masih membelah kota, mencari keberadaan cantika yang masih belum dia temukan )
********
Di Hotel.
Dek...! Bangun
Dek...!
Adek....! Bangun ( ucap saga membangun kan cakra sambil menggoyangkan bahunya )
Iya kak...! Jangan berisik. Aku denger kok. ( tanya cakra yang masih tiduran sambil memeluk cantik )
Kalau dengar bangun dong dek, kamu jangan seperti pedofil, main pelak-peluk anak orang sembarangan, ingat dia masih di bawah umur, kamu jangan ngambil kesempatan. ( jawab saga )
Kakak bisa diem gak sih, enak aja ngatain aku pedofil, tadi dia ngigau, aku Juga gak lagi ngambil kesempatan, aku hanya berusaha membuat dia lebih tenang, kakak kalau ngomong jangan sembarangan. ( ucap cakra marah )
ya udah, jangan marah-marah, bangunin tuh cantika, ini ada makanan buat kamu dan cantika, abang yang belikan, karna abang tau kamu belum makan, habis makan kasih cantika minum obat ini. ( jawab saga menjelaskan sambil meletakkan obat dan makanannya di meja kamar cakra )
Makasih kak. ohya Abang mana kak? ( tanya cakra karna tidak melihat revan )
Abang udah istirahat di kamarnya, dia gak kesini, katanya dia lagi malas debat sama kamu, tapi kamu harus tetap trimakasih sama abang, dia udah belikan kamu makan. ( jawab saga menjelaskan )
Ck Segitunya abang gak mau kesini, ya udah kakak tenang aja, nanti aku Wa abang buat bilang makasih.. ( ucap cakra )
Sekarang kamu bangun dek, nyaman banget kamu meluk anak orang, gimana kakak ngak ngira kamu pedofil, kalau cara kamu gitu. ( ucap saga )
Cerewet amat sih kak, ganggu aja, sana keluar. ( jawab cakra )
Kamu ngusir kakak nih ceritanya? ( tanya saga cemberut manja )
Ck Gak cocok kak cemberut-cemberut gitu, ingat umur, sana keluar, geli ngeliatnya. ( jawab cakra )
Hahahaha gitu amat, asal Kamu tau dek, biarpun umur kakak udah tua, tapi muka kakak masih muda, gak kalah sama kamu. ( ucap saga menyombongkan diri)
Suka-suka kakak aja dah, yang penting kakak senang. ( jawab cakra malas debat )
Hahaha, udah dek bangun, kasian cantika gak turun-turun panasnya, akibat kamu bekap terus. ( ucap saga menggoda cakra )
Udah kak sana keluar, ini aku turun, iri bilang kak. ( ucap cakra mengejek )
__ADS_1
Iya.. Iya... Ini kakak keluar, hemm ngusir melulu, eh siapa juga yang iri sama kamu dasar posesif, untung aja cantika gak kebangun, kalau dia bangun, habis kamu di tampol sampe ****** karna main pelak-peluk aja, ingat jangan apa-apain anak orang, dia masih sakit, Apa kamu mau di bilang pedofil ?( ucap saga balas mengejek cakra sambil melangkah meninggalkan kamar cakra )
Kurang ajar. Bilang aja kakak iri, pakek gak ngaku. ( jawab cakra sekenanya menutup pintu kamar dan menguncinya lalu berbalik ke kasur )
Cantika bangun..
Cantika.. ( ucap cakra membangunkan cantika )
Kak.. Hemm aku di mana? ( Tanya cantika bingung saat membuka mata di tempat yang asing baginya )
Maaf kakak membawamu ke hotel, kakak gak tau alamat rumah kamu, tadi kamu tertidur, kakak gak enak bangunin kamu, kamu jangan salah paham, kakak udah niat mau ngantar kamu pulang, tapi kamunya demam tinggi. ( jawab cakra menjelaskan )
Emang kakak udah tau rumah aku. ( tanya cantika sambil duduk lalu bersandar di kepala kasur, saat mendengar cakra mau mengantarnya pulang )
Hehehehe gak tau sih. ( jawab cakra cenggengesan sambil mengaruk tengkuknya )
Terus kakak mau ngantar aku kemana? ( tanya cantika )
Balik kerestoran tadi. ( jawab cakra )
Aku gak mau. ( ucap cantika histeris benar-benar ketakutan mengingat kejadian tadi )
Tenanglah cantika, maaf kan kakak, kakak gak bakalan ngantar kamu kesana. ( jawab cakra langsung memeluk cantika yang ketakutan )
Iya kakak janji. ( jawab cakra Menyakinkan cantika )
Sekarang kamu makan ya, setelah itu minum obat, biar cepat sembuh. ( ucap cakra melepaskan pelukannya )
Iya. ( jawab cantika )
Ya udah kamu duduk disini, kakak ambil makanannya dulu. ( ucap cakra yang di jawab anggukan oleh cantika )
Cakra membuka tempat makanan yang di belikan Revan, isinya berbagai macam sushi, ada air meneral dan teh hijau di dalam bungkusannya, cakra membawa semuanya ke tempat cantika, meletakkan minuman di atas nakas disebelah tempat tidurnya, lalu cakra duduk di atas kasur tepat di sebelah cantika dengan memangku kotak makanannya.
Aaaa, buka mulutnya. ( ucap cakra menyuapi cantika )
Kak aku bisa makan sendiri. ( jawab cantika menolak )
Kamu lagi sakit, apa kuat kamu menekan sumpitnya? Biar kakak aja, Ayo aaaaa. ( ucap cakra yang masih kekeh untuk menyuapi cantika, cantika langsung membuka mulutnya menerima suapan dari cakra )
Anak pintar. ( ucap cakra lagi saat cantika sudah mengunyah makanannya )
makasih kak. ( ucap cantika tersenyum saat selesai menelan makanannya )
__ADS_1
Sama-sama, Aaaaaa lagi. ( jawab cakra lagi menyuapi cantika )
Kakak juga makan, tadi kakak belum sempat makan juga kan. ( ucap cantika selesai menelan makanannya )
Kamu aja dulu, kakak nanti aja. Aaaaa ( ucap cakra menyuapi cantika lagi )
Aku gak mau kalau kakak gak makan bareng aku. ( jawab cantika menolak suapan dari cakra lalu memutar sumpit yang cakra pegang kearah mulut cakra )
Ya udah kamu liat nih kakak makan, tapi setelah kakak Makan, kamu lagi yang makan ya. ( ucap cakra memasukkan sushi kemulutnya )
iya. ( jawab cantika )
Mereka makan bersama sampai semua sushi nya habis, mereka berdua memang lapar karna trakhir mereka Makan tadi siang, Sedangkan sekarang sudah mau shubuh.
Kak kepalaku pusing. ( ucap cantika saat selesai makan dan minumnya )
Ini minum obat dulu, setelah itu kamu tidur. aaaaa, minum dulu. ( jawab cakra langsung memasukkan obatnya kedalam mulut cantika Lalu memberi minum )
Makasih kak. ( ucap cantika tersenyum pada cakra )
Sama-sama, sekarang berbaringlah, biar kepala kamu gak pusing lagi. ( jawab cakra, lalu membenarkan posisi cantika untuk berbaring )
Iya. ( ucap cantika merebahkan tubuhnya )
Sekarang Tidurlah. ( ucap cakra membenarkan selimut cantika )
Kakak mau kemana. ( tanya cantika saat melihat cakra yang hendak berdiri dari tempat duduk di sebelahnya )
Kakak mau meletakkan kotak makanan ini di atas meja itu. ( ucap cakra melihat kearah cantika )
Kak Jangan tinggalin aku, aku takut. ( jawab cantika )
Kakak gak akan ninggalin kamu, kakak mau meletakkan kotak ini aja, setelah itu kakak akan kembali kesini nemanin kamu. ( ucap cakra lalu berjalan kemeja meletakkan kotak makanan mereka setelah itu kembali duduk di sebelah cantika )
Bersambung
Trimakasih buat teman-teman yang masih setia membaca karyaku..🙏😘
Maafkan atas keterlambatanku untuk update Bab novel ini.🙏
Semoga teman-teman Bisa memaafkan aku, jujur aku selalu kepikiran.😓
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat. 😇🥰
__ADS_1
Salam sayang dariku untuk kalia semua.😘