Cinta Cantika

Cinta Cantika
Nasehat Mami Aera


__ADS_3

Mami tau nak.. mami juga sangat menyayangimu begitupun dengan cantika.. kedepannya Jaga cantika dengan baik, hargai dia seperti kamu menghargai mami, sayangi dia seperti kamu menyayangi mami, hormati dia seperti kamu menghormati mami.. mami akan memaafkanmu.. jawab mami aera menasehati putranya.. dengan air mata yang sudah menetes..


Terimakasih mi.. mami tenang saja.. Cakra akan selalu menghargai dan memperlakukan cantika dengan baik.. Ucap cakra sungguh-sungguh..


Mi.. Terimakasih.. Karena mami selalu memikirkan caca.. Caca Mohon maafkan caca juga ya mi.. caca salah.. sungguh caca sangat menyayangi mami. Ucap cantika ikut meneteskan air mata dengan perasaan bersalah bercampur haru, karena mami aruem sangat memperdulikannya..


Mami tau sayang.. Kalau kamu sangat menyayangi mami.. Mami pun juga sangat menyayangimu, Jangan menangis lagi.. mami sudah memaafkanmu, mami titip anak mami ya, hargai dia, hormati dia, luruskan dia jika dia salah.. selalu dampingi dia, tolong jangan pernah meninggalkannya.. kamu mau kan nak.. ucap mami aera berpesan pada cantika dengan menghapus air matanya..


Iya mi caca mau.. Mami tenang saja.. terimakasih ya mi.. sudah mau memaafkan caca dan kakak.. ucap cantika semakin memeluk mami aera dengan erat..


Iya sayang... Mami sangat menyayangi kalian.. jawab mami aera mencium kening cantika setelah itu mencium pipi cakra...dengan cakra dan cantika yang masih memeluknya.. air matanya pun tidak henti menetes, begitu juga dengan cantika..


Anakmu hanya menikah, dia tidak akan meninggalkanmu.. kenapa kamu malah sedih begitu mi.. Ucap papi razqa pada istrinya saat melihat cantika dan cakra memeluknya..


Razqa benar aera.. Mereka selalu ada didekatmu.. Mereka tidak akan pergi.. Ucap wilson ikut menyemangati mami aera..


Mereka pikir mami aera sedih karena cakra dan cantika akan menikah lalu pergi meninggalkannya, padahal yang mami aera sedihkan bukan karena itu, cukup dia, cakra dan cantika lah yang tau, mami aera juga tidak berniat untuk memberitahu suami nya dan orang tua cantika..


Aku juga mau dipeluk.. Ucap mommy chintiya ikut memeluk mereka...


Karna acara malam ini sudah ditangani semua, wilson, razqa dan chintiya langsung menyusul aera untuk menemui cakra dan cantika diruangan yang terdapat didalam ballroom hotel milik razqa itu.


Ketika mereka masuk, terlihatlah pemandangan yang mengharukan.. Cakra sedang memeluk dua wanita yang sangat disayanginya itu, didalam pelukan cakra, cantika juga memeluk aera.. terlihat aera dan cantika yang sudah mengeluarkan air mata..


Tok.. Tok.. Tok..


Iya ada apa.. Ucap razqa pada tiga orang wanita yang sudah berdiri didepan pintu..


Maaf tuan.. kami MUA untuk mempelai wanita.. jawab salah seorang dari mereka membuka suara..


Oh kalian sudah datang.. silahkan masuk.. Saut mami aera yang menjawab, lalu melepaskan pelukannya dari cantika, cakra dan mami chintiya juga melepaskan pelukan mereka..

__ADS_1


Maaf tuan.. nyonya kalau kami mengganggu.. Ucap salah satu MUA membuka suara dengan sungkan..


Tidak apa.. Kalian tidak mengganggu.. saut mommy chintiya yang menjawab perkataan penata rias dengan tersenyum..


Sekarang Ayo kita keluar.. agar mereka bisa mendadani putri kita yang cantik ini.. Ucap mommy chintiya pada aera, wilson, razqa dan juga cakra..


Iya.. Ayo.. Jawab aera.. wilson dan razqa secara bersamaan..


Ayo nak.. Kamu juga keluar.. Ucap mommy chintiya melihat cakra yang tidak juga bergerak dari sana..


Loh.. Aku juga keluar mom.. bukannya aku juga harus bersiap-siap mom.. Jawab cakra bingung karena mommy chintiya juga memintanya untuk keluar..


Iya memang benar nak.. Kamu memang harus bersiap-siap.. Tapi tidak disini.. disini khusus untuk cantika.. ruanganmu disebelah sana bersama dengan kami.. Ucap mommy chintiya menjelaskan kebingungan cakra..


Tunggu apalagi.. Ayo keluar.. Kamu kan sudah dengar perkataan mommy mu.. Ucap mami aera mengajak cakra untuk keluar dari ruangan itu saat melihat putranya tidak juga bergerak..


Iya mi..


Iya kak.. jawab cantika dengan tersenyum..


Sabar son.. Sebentar lagi kamu akan menjadi suaminya.. jadi kamu bisa berdekatan terus dengannya ucap papi razqa berbisik ditelinga cakra untuk menyemangati putranya dengan menepuk pundak cakra.. Cakra hanya tersenyum menanggapi perkataan papinya..


Kami keluar dulu ya nak.. Ucap daddy wilson langsung memeluk cantika..


iya dad.. jawab cantika membalas pelukan daddynya..


Sudah sayang.. Anakmu hanya didandani.. Tidak kemana-mana.. Ucap mommy chintiya menarik pinggang suaminya agar melepaskan cantika..


Ck.. Mommy, daddy hanya berpamitan pada putri kita, mommy mengganggu saja.. ucap daddy wilson sedikit kesal pada istrinya..


Ya Tuhan daddy.. emang daddy mau kemana pakai pamitan segala.. nanti daddy juga bertemu lagi dengan putri kita.. Jawab mommy chintiya geleng-geleng kepala mendengar perkataan suaminya..

__ADS_1


Daddy memang tidak kemana-mana.. Tapi Daddy masih sangat merindukan putri daddy yang cantik ini mommy.. Ucap wilson masih memeluk putrinya malah lebih erat dari sebelumnya..


Wilson sangat menyesali sikapnya selama ini, karena sibuk bekerja dia melupakan anak semata wayangnya yang sangat butuh perhatian darinya, karena sikap nya jugalah putrinya malah dekat dengan kaki tangannya dari pada dengan dirinya, Membuat wilson sangat iri sekaligus berterima kasih sudah menjaga putrinya dengan sangat baik sehingga putrinya tidak kehilangan figur seorang ayah.. Karena itu saat ini wilson ingin memperbaiki sikapnya dengan lebih mendekati dirinya dengan sang putri..


Aera, razqa, cakra dan 3 orang MUA yang ada disana.. hanya melihat perdebatan kecil dari keluarga itu dengan tersenyum..


Kalau begitu daddy disini saja.. Temani caca.. Ucap cantika membuka suara agar orang tuanya berhenti berdebat..


Daddy sangat setuju dengan usulan mu itu sayang.. Dengan senang hati daddy akan menemanimu.. Jawab wilson mengecup kepala putrinya..


Tapi sayang.. Kamu kan harus didandani nak.. Ucap mommy chintiya tidak setuju dengan usulan putrinya..


Tidak apa mommy.. Daddy kan bisa duduk disebelah caca.. Mbak.. tidak apa-apa kan kalau daddy saya menemani saya disini.. Ucap cantika menjawab perkataan mommy nya setelah itu bertanya pada MUA yang akan mendandaninya..


Tidak apa-apa mbak.. Jawab salah satu MUA menjawab perkataan cantika..


Kamu sudah dengar kan sayang.. Jadi aku akan menemani putriku disiini.. ucap wilson pada istrinya..


Apa aku juga boleh tinggal.. Ucap cakra tidak ingin jauh dari cantika...


Tidak boleh.. Ayo ikut mami.. Sayang kami keluar dulu ya nak.. Ucap mami aera pada cakra setelah itu berpamitan pada cantika dengan menarik cakra untuk ikut dengannya..


Papi keluar ya sayang.. Ucap papi razqa juga berpamitan pada cantika lalu menyusul istri dan anaknya..


Iya pi.. Jawab cantika..


Mommy juga keluar ya nak.. Jaga putri kita dengan baik sayang.. Ucap mommy chintiya pada cantika dengan memegang lengannya lalu berkata pada suaminya..


Iya mommy.. jawab cantika dan daddy nya bersamaan..


Mereka semua meninggalkan ruangan cantika menuju ruangan mereka.. setelah kepergian mereka cantika mulai didandani oleh MUA dengan ditemani sang daddy yang duduk disebelahnya..

__ADS_1


__ADS_2