Cinta Cantika

Cinta Cantika
Tidur Berdua


__ADS_3

Kamu gak usah takut, ada kakak di sini yang akan menjagamu, tutup lah matamu. ( ucap cakra )


Kak tidurlah di sini, di sebelahku, aku lebih nyaman kakak berbaring di sebelahku dari pada kakak duduk di situ, takutnya kalau aku sudah tidur, kakak bisa aja ninggalin aku, karna kalau kakak tidur di sini, aku bisa merasakan pergerakan kakak, jika kakak mau meninggalin aku. ( jawab cantika sambil menepuk tempat tidur di sebelahnya )


Hei, apa kamu gak takut sama kakak? ( ucap cakra melihat cantika )


Aku gak takut, aku lebih takut kakak meninggalkan aku sendiri. ( jawab cantika menggemaskan )


Nanti kalau kamu sedang takut, jangan Pernah ajak laki-laki lain untuk nemanin kamu tidur selain kakak. ( ucap cakra tegas )


Kenapa gak boleh. ( jawab cantika polos dan bingung )


Pokoknya gak boleh, kamu harus ingat itu. ( ucap cakra tegas )


Kalau kakak gak ada? ( tanya cantika lagi dengan polosnya )


Tetap gak boleh. ( jawab cakra posesif )


Tapi Kalau aku sangat takut gimana? ( tanya cantika bingung )


Tetap gak boleh, kamu peluk guling aja, anggap guling itu kakak. ( jawab cakra tegas )


Baiklah, akan aku ingat. ( ucap cantika polos )


Harus di ingat. ( jawab cakra tegas )


Iyaaaa. Sekarang kakak berbaringlah di sini. ( ucap cantika menepuk-nepuk kasur di sebelahnya )


Baiklah. ( jawab cakra lalu naik keatas kasur dan berbaring di sebelah cantika )


Tidurlah. ( ucap cakra memiringkan tubuhnya menghadap kearah cantika sambil memejamkan mata )


Kak...... Panggil cantika ragu.


Hemmm. Jawab cakra..


Kak.... Panggil cantika lagi.


Apa... Jawab cakra membuka matanya menatap cantika.


Kenapa..? Tanya cakra masih melihat cantika.


Apa boleh aku peluk kakak? ( tanya cantika ragu-ragu saat memiringkan tubuhnya menghadap kearah cakra )


Sini. ( ucap cakra merentangkan tangannya langsung membolehkan cantika memeluknya )


Trimakasih kak. ( jawab cantika langsung masuk kedalam pelukan cakra dengan cepat dengan senyum bahagia )


Hei... ! kenapa kamu sebahagia itu ? ( ucap cakra yang terkejut saat cantika langsung mendekapnya )

__ADS_1


Hehehe maaf kak. tapi apa aku terlihat sebahagia itu kak? ( tanya cantika bingung )


Iya aku liatnya gitu, soalnya kamu langsung mendekapku tanpa aba-aba, membuatku kaget. ( jawab cakra menjelaskan )


Heem... Maaf kak, Itu Karna pelukan kakak buat aku ngerasa nyaman, juga buat aku lebih tenang, rasa takutku sedikit menghilang, Emmm... apa kakak keberatan? ( tanya cantika Merasa tidak enak hati )


Gak, aku gak keberatan, jangan mikir yang macam-macam, karna kamu udah nyaman, sekarang tidurlah, pejamkan matamu. ( jawab cakra menenangkan cantika )


Makasih kak, Selamat malam. ( ucap cantika lalu memejamkan matanya dalam dekapan cakra )


Selamat malam, semoga kamu mimpi indah dan cepat sembuh. ( jawab cakra tulus lalu memeluk cantika erat dengan tangannya sebagai bantal untuk cantika )


Dua anak manusia itu tidur dengan lelap hingga pagi datang, sinar matahari yang masuk melalui celah jendela tak jua membangunkan mereka, jam pun sudah menunjukkan pukul 10 pagi, saga dan revan yang sudah bangun dari tadi malah sengaja tak membangunkan cakra dan cantika yang masih terlelap dalam tidurnya.


Selesai sarapan saga dan revan hanya duduk santai di ruang tamu sambil menikmati kopinya masing-masing, karna mereka berdua yakin, cakra dan cantika bisa memejamkan matanya saat menjelang pagi, apalagi keadaan cantika yang tidak dalam keadaan sehat, tentu tidur mereka terganggu.


Bang apa gak Sebaiknya kita bangunin cakra, aku udah gak sabar buat nyamperin orang-orang itu. ( ucap saga menatap revan yang sudah bosan menunggu cakra dan cantika tak kunjung bangun padahal matahari sudah tinggi )


Tunggu sebentar lagi, biarkan mereka istirahat dulu. ( jawab revan tetap pokus pada Hp nya)


Tapi ini udah mau siang bang, mereka tetap aja belum bangun. ( ucap saga sedikit kesal masih disuruh nunggu )


Tunggulah sebentar, Kamu kayak gak kenal adikmu, Apa kamu pernah liat cakra bangun siang, apa pernah? gak pernahkan, itu tandanya saat ini dia sangat lelah, biarkan dia istirahat, bersabarlah sebentar. ( jawab revan tegas menatap saga, mengalihkan fokusnya yang dari tadi menatap layar Hp miliknya )


Terus kita nunggunya sampai kapan bang? ( tanya saga mulai kesal )


Sampai dia bangun sendiri. ( jawab revan tegas kembali melihat layar Hpnya )


***********


Abigael... Apa pak alex sudah pulang? Tanya bi inah yang tidak menemukan keberadaan pak alex.


Belum, boss belum pulang dari semalam. Jawab abigeal jujur.


Apa kamu tahu dimana pak alex? Tanya bi inah khawatir.


Boss masih disekitar sungai siene, boss takut nona akan kembali kesana. Jawab abigeal menenangkan.


Apa masih belum ada kabar tentang nona? Tanya bi inah yang masih khawatir.


Belum, kami belum bisa melacak keberadaan nona. jawab abigeal prustasi.


Semoga nona baik-baik saja. Ucap bi inah sedih.


Aaaammmiiin jawab abigeal.


Abigael. kamu bisa bantu saya? Tanya bi inah.


Bisa, bi inah minta bantuan apa, kalau saya bisa, saya akan bantu. Jawab abigael tulus.

__ADS_1


Kalau gitu. Kamu Tunggu Disini sebentar, saya ambil dulu. Ucap bi inah lalu berjalan kedapur meninggalkan abigeal.


Abigael. Apa kamu bisa antarkan makanan ini untuk pak alex, dia belum makan dari semalam, pagi ini pasti dia masih belum makan. Ucap bi inah membawa tempat makan, kembali menemui abigael diruang tengah, bi inah khawatir dengan keadaan pak alex.


Baiklah, akan saya antarkan. ( jawab abigael mengambil tempat makanan yang di pegang bi inah )


Trimakasih. Ucap bi inah tulus.


Tidak usah bertrimakasih bi inah, saya juga khawatir dengan kedaan boss, kalau tidak ada lagi, saya pamit dulu. Ucap abigael lalu pergi.


*******


Boss... panggil abigael yang sudah sampai di tempat pak alex di tepi sungai siene.


Apa kamu sudah mendapat kabar tentang nona? ucap pak alex saat melihat abigael.


Belum boss. Jawab abigael takut.


Kalau belum kenapa kamu kesini? Tanya pak alex tegas.


Saya kesini di suruh bi inah ngantar makanan ini buat boss. Jawab abigael takut, saat melihat sorot mata pak alex dalam mode tak bersahabat.


Bawa pulang, saya tidak lapar. Ucap pak alex tegas.


Tapi boss belum makan dari semalam. Jawab abigael memberanikan diri karna khawatir dengan keadaan pak alex.


Saya tidak lapar, bawa pulang. Ucap pak alex tak terbantahkan.


Baik boss. jawab abigael patuh.


Kalau belum ada kabar tentang nona, kamu dan yang lain jangan datang kesini, saya tidak ingin diganggu. ucap pak alex tegas.


Baik boss. jawab abigael patuh.


Pergilah. Pinta pak alex.


Saya pamit boss. Ucap abigael membungkuk hormat lalu pergi dari hadapan pak alex kembali ke mansion.


Bersambung


Hai teman-teman...👏


Baca juga novel ku Dengan judul Antara Benci dan Cinta. Novel Ini karya kedua ku.💕



Ohya... Trimakasih Banyak untuk kalian yang masih bersedia membaca novelku.🙏🥰


Salam sayang dariku untuk kalian semua.🥰😘

__ADS_1


#AniSaputra


Semoga kalian selalu sehat.😷😇


__ADS_2