
Bapak tidak kenal nonaa.. Jawab pak alex mengambil jalan aman.
Kalau tidak kenal kenapa bapak minta pergi bersama mereka...? Tanya cantika bingung dengan jawaban pak alex..
Tenyata kamu memang sangat pintar, pemikiranmu juga sangat dewasa dari usiamu... Ucap cakra dalam hati, melihat cantika yang tidak mudah untuk dibohongi.
Itu karna teman lama kami tahu, nanti malam kami akan kembali kekorea, jadi dia mengundang kami untuk makan bersama sebelum kami pulang, tadi saya menceritakan pada pak alex, karna itu pak alex minta ikut pergi bersama kami, sebagai Salam perpisahan... Jawab revan yang tahu cantika tidak mudah untuk dibohongi dengan perkataan yang tidak masuk akal baginya, mengingat cantika yang pintar.
Oh.. Abang akan pulang malam ini? Tanya cantika memastikan, cantika bisa menerima jawaban revan yang masuk akal menurutnya..
Iya kami akan pulang malam ini, maafkan kami sudah membawamu dalam masalah, semoga kamu bisa melupakan kejadian semalam, aku akan selalu berdoa yang terbaik untukmu, kita akan bertemu lagi dilain waktu.. Balajarlah yang rajin... Jawab revan jujur juga tulus menganggap cantika seperti adiknya..
Tidak apa-apa bang. Trimakasih.. aku akan melakukan yang terbaik, semoga kita bisa bertemu lagi. aku senang bisa mengenal kalian.. Ucap cantika tersenyum tulus..
Abang memang hebat.. Ucap cakra dan saga dalam hati, revan berhasil membuat cantika percaya pada ucapannya.
Ayoo kita makan, nanti makanannya dingin kalau kita masih mengobrol terus disini.. Ucap pak alex menghentikan percakapan mereka, mengajak mereka untuk makan.
Hehehe maaf pak, aku lupa.. jawab cantika cengengesan. Melupakan niat awalnya Untuk mengajak mereka makan.
Mereka semua menuju meja makan, lalu makan bersama dalam diam sampai selesai.
Pak Alex, cantika, bi inah, Trimakasih atas jamuan ini, makanannya sangat enak, kalau ada waktu, main lah kekorea, disana kami akan menjamu kalian dengan baik, Ucap revan membuka suara setelah mereka semua selesai makan..
Trimakasih revan, ada saatnya nanti kami akan main kesana, jika kami kesana, kami pasti akan menghubungi kalian. Jawab pak alex tersenyum.
Ohya.. Aku punya kakak sepupu disana, ucap cantika memberitahu..
Benar kah.. jawab cakra pura-pura tidak tahu..
Ck.. Dasar.... Aktris.. Ucap revan dan saga dalam hati, saat melihat cakra mulai beracting.
Iya kak.. Mami aku lahir dikorea, mami punya kakak disana yang memiliki dua anak. Jawab cantika Menjelaskan.
__ADS_1
Apa kamu pernah kekorea. Ucap saga memotong agar cantika tidak berbicara dengan cakra yang sedang acting itu..
Pernah kak, waktu aku berumur 10 tahun, kira-kira empat tahun yang lalu. Jawab cantika.
Kalau kamu kesana lagi, kabarin kakak ya.. Ucap saga serius.
Iya kak. Aku pasti bakal kabarin kakak. jawab cantika tersenyum.
Maaf.. Pak alex, cantika, bi inah, saya potong.. hari sudah semakin sore, kami masih ada janji lagi dengan seseorang sebelum balik kekorea, kami pamit ya.. Sekali lagi trimakasih Atas jamuannya. Ucap revan menghentikan pembicaraan mereka, mengingat mereka masih mau menemui seseorang.
Baiklah... Tapi Kalian jangan sungkan, kalau kalian kesini lagi, hubungi saya, kalau saya tidak bisa dihubungi, datanglah ke sini, kami akan senang jika bertemu Dengan kalian lagi, trimakasih telah menjaga nona.. Jawab pak alex tulus.
Saya yang seharusnya bertrimakasih pak, kalau bukan karna cantika Yang menolong saya, mungkin kita tidak akan bertemu, apalagi untuk makan bersama seperti ini. Ucap cakra langsung memotong.
Iya kakak benar.. kakak berhutang nyawa padaku, kembalikan hutang kakak di lain waktu, kalau tidak aku akan menagihnya. Jawab cantika memotong, untuk menggoda cakra.
Kamu Tidak perlu menagih, ada waktunya nanti kakak akan membayarnya.. Ucap cakra penuh arti yang hanya dimengerti olehnya sendiri.
Baiklah, aku akan menunggu.. Jawab cantika tersenyum mendengar ucapan cakra.
iya.. kita berangkat sekarang. Jawab pak alex langsung berdiri dari duduknya untuk mengajak mereka pergi.
Ok.. Jawab cakra, revan, dan saga berbarengan.. Mereka langsung berdiri dari duduknya mengikuti pak alex melangkah keluar menuju mobil yang terparkir didepan mansion.
Cantika dan bi inah ikut mengantar mereka kedepan mansion..
Kalau kakak telpon angkat ya, kalau kakak chat tolong balas meskipun balasan kamu telat, kakak akan menunggu, kalau butuh teman cerita hubungi kakak, kakak akan selalu ada untuk kamu. Ucap cakra Berbisik pada cantika saat mereka berjalan keluar mansion.
Apa benar kakak akan selalu ada untuk aku? Tanya cantika yang menganggap perkataan cakra hanya omongan biasa.
Iya.. Kakak berjanji akan selalu ada untuk kamu. Jawab cakra memastikan ucapannya.
Kita lihat nanti. Ucap cantika tersenyum.
__ADS_1
Hemmm. hanya kata itu yang keluar dari mulut cakra saat mendengar ucapan cantika.
Hati-hati kak, semoga kita bertemu lagi. Ucap cantika melihat cakra penuh harap.
Iya kakak akan hati-hati, kita pasti akan bertemu lagi cantika, percayalah.. Jawab cakra bahagia mendengar perkataan cantika.
Kakak... Ucap cantika terkejut, tiba-tiba cakra menarik tangannya, langsung memeluk cantika erat, lalu mengecup keningnya berkali-kali, untungnya mereka berjalan paling belakang tidak beriringan.
Maafkan kakak, tapi kakak tidak bisa menahannya, biarkan seperti ini sebentar, Setelah ini.. kamu boleh pukul atau melakukan apapun... kakak akan terima. Jawab cakra membenamkan kepalanya di ceruk leher cantika.'
Taa-tapi.. Me\~mereka aa\~akan Ma\~marah melihat kita seperti ini.. ucap cantika terbata-bata, cantika takut dilihat pak alex dan bi inah, mereka pasti akan marah.
Mereka sudah duluan.. juga tidak melihat kita.. Diamlah sebentar.. Ucap cakra tambah memeluk cantika lebih erat masih membenamkan kepalanya diceruk leher cantika, mencium aroma tubuh cantika..
Hemm... Jawab cantika reflek membalas pelukan cakra.
Trimakasih.. Ucap cakra melepaskan pelukannya kembali megecup kening cantika, rasanya cakra ingin membawa cantika ikut bersamanya kekorea.
He'em... jawab cantika tersenyum melihat cakra..
Gila... Sepertinya aku memang sudah gila.. Aku malah senang diperlakukannya seperti ini, apakah otakku semesum ini, ingat cantika kamu masih 14 tahun.. Belum pantas seperti ini, Apalagi kamu baru kenal.. Tapi mau gimana lagi.. Sudah terjadi, anggap saja salam perpisahan, ya salam perpisahan yang sangat aneh. Ucap cantika bermonolog dalam hati..
Hei... Kenapa kamu begong.. Ayo kita susul mereka.. Ucap cakra tanpa dosa.
Hah.. Heemm ayo kak.. Jawab cantika sadar dari monolognya.. mengikuti langkah cakra..
Nano.. Bibi baru mau menyusul.. Kenapa kalian lama sekali didalam.. Ucap bi inah saat melihat cantika lalu beralih melihat cakra.
Emm. Itu bi... Kak cakra.. Emmm kak cakra... Jawab cantika yang bingung mencari alasan..
Aku haus bi, jadi Kami berdua balik lagi kemeja makan untuk minum.. jawab cakra membantu cantika memberi alasan..
Dasar pedofil... Ucap saga dalam hati, tahu apa yang sudah cakra lakukan..
__ADS_1
Bersambung