
Selesai membayar barang belanjaannya di kasir, cantika langsung mengangkat 3 Kantong keresek yang berisi penuh dengan barang belanjaan yang baru saja di belinya, sebenarnya cantika tidak kuat mengangkat barang belanjaan dengan menenteng 3 keresek sekaligus sendirian.
Apalagi dengan kondisi tangan kirinya yang masih sakit, tapi cantika juga malas bolak-balik mengambil barangnya ke dalam aismart tersebut, sebenarnya cantika bisa memanggil pak alex untuk membantunya membawa barang-barang belanjaannya ke mobil, Tapi rasa tidak enak hati yang lebih tinggi dari rasa tidak kuatnya untuk mengakat barang tersebut. karna rasa tidak enak hati yang lebih dominan mengurungkan niatnya untuk menyuruh pak alex membantu membawa barang belanjaannya ke mobil.
Dengan terpaksa cantika harus membawa barang melanjaannya sendiri untuk kembali ke parkiran yang lumayan agak jauh dari tempatnya..
Pak alex yang melihat Cantika akan keluar dari aismart dengan membawa belanjaan yang cukup banyak, menggeleng kan kepala segera turun dari mobil sedikit berlari mendekati cantika untuk mengambil alih membawa barang belanjaan yang ada di tangan cantika.
Non..
Non.. ( sambil menggelengkan kepala )
Udah jelas ini barangnya banyak,.
kenapa gak panggil bapak sih Non,?
Kan non tadi bisa telpon/panggil bapak dulu untuk bawa barang belanjaan ini ke mobil.
Bukan malah nenteng semua barang belanjaan ini sendiri non. Untung pas bapak liat. (menggelengkan kepala).
non gak sadar kalau, tubuh non sekecil itu.?
gak seimbang dengan membawa barang sebanyak ini...
Jangan bilang non Masih gak enak menyuruh bapak untuk bawa barang-baran non.( ucap pak alex sambil ngedumel )
Pak udah ngedumelnya, cantika bingung Mau jawab Perkataan bapak yang mana.
tadi itu Cantika hanya ingin mencoba membawanya sekaligus, untuk tes kekuatan cantika...( sambil tersenyum dengan alasan yang Gak masuk akal.😄 )
terus giamana?
Kuat?
Hehehe ternyata Cantika gak kuat.😁
Makanya lain kali panggil bapak non.
__ADS_1
iya pak.
Ya udah non masuk dulu ke dalam mobil, bapak mau meletakkan barang belanjaan ini di belakang.
Mendengar perkataan pak alex cantika mengangguk kan kepala, lalu segera membuka pintu mobil untuk masuk ke dalam, setelah duduk, cantika langsung menutup pintu mobilnya.
sehabis meletakkan barang belanjaan cantika di garasi mobil, pak alek langsung berputar dan masuk ke arah ke mudi lalu menjalankan mobil ke jalan raya meninggalkan aismart menuju pulang ke rumah.
Didalam mobil cantika masih termenung, entah kenapa pikirannya masih melayang ke seseorang yang tidak sengaja bertabrakan dengannya saat cantika berbelanja di swalayan tadi.
kenapa aku penasaran dengan orang tadi, Apakah benar orang tadi itu tidak sengaja menabrakku, tapi kenapa dia memakai masker, kecamata dan topi di cuaca sepanas ini, seakan berniat menutupi jati dirinya, aku rasa gerak geriknya mencurigakan, tiba-tiba langsung menabrakku, apa tadi dia sengaja membuntutiku, apa tadi dia berniat ingin menculikku, tapi di urungkan karna tidak sengaja tertabrak denganku, takut ketahuan, makanya dia langsung meminta maaf padaku.
Apa orang itu tau siapa orang tuaku, karna tau siapa orang tuaku, makanya dia berniat untuk menculikku, kalau tadi itu berhasil mereka akan menghubungi daddy untuk meminta tebusan, sebagaai pertukaran, kalau daddy tidak memberi tebusan, maka dia mengancam akan mutilasi ku. iiihhh ngeri.. ( bergidik/merinding sambil mendekap tubuhnya )
iiih kenapa aku tidak sadar kalau orang tadi terus menatapku, meski tertutup oleh kecamata yang dia pakai aku bisa merasakan tatapannya terhadapku,.
Iiihh apa ini... tadi dia juga memelukku.
Ya Tuhaaaan Kenapa aku jadi sangat takut mengingat orang itu,.
aduuuh Kenapa aku berpikir terlalu jauh ya.( menggelengkan kepala menepis pemikirannya sendiri )
semoga saja pemikiran ku Tentang orang itu salah, mudah-mudahan tadi dia memang benar-benar tidak sengaja menabrakku karna terburu-buru. masalah dia menutup mukanya mungkin dia lagi Flu, iya bisa jadi itu. ( sambil menutup mata )
Tuhaaaan tolong jaga aku dan keluargaku dari orang-orang yang ingin berniat jahat terhadap kami, dan lindungilah kami di manapun kami berada, Aammiinn. ( gumamnya dalam hati sambil berdoa )
karna terus menyelami pemikirannya yang tak kunjung habis, cantika tidak menyadari kalau mobil yang di kendarai pak alex sudah sampai tepat di depan mensionnya.
Pak alek yang keluar dari kursi kemudi, langsung membuka pintu untuk sang nona ( tampa melihat ke dalam mobil )
setelahnya pak alex pindah ke belakang mengambil barang belanjaan Yang di beli sang nona untuk dibawa masuk kedalam mension.
Baru sampai pak ? ( tanya bik inah kepada pak alex karna melihat pak alex meletakkan belanjaan nona nya di atas meja )
Iya bi, baru saja sampai.( jawab pak alex sambil melihat ke arah bik inah )
Bapak sama nona sudah makan siang? ( tanya bik inah )
__ADS_1
Belum bi, habis dari kampus nona cantika, kami langsung pulang, nona hanya minta singgah sebentar di swalayan buat beli ini. ( tunjuk pak alex ke arah kantong belanjaan yang ada di depannya )
kalau gitu bibi pamit ke dapur dulu buat manasin makan siangnya. ( ucap bik inah meninggalkan pak alex dari ruang tengah )
Pak alex hanya mengangguk lalu berjalan ke arah kulkas untuk mengambil minuman cola yang ada didalam kulkas tersebut, setelah mengambil minuman cola pak alex berjalan ke arah sofa lalu duduk di sana sambil meminum cola yang tadi dia ambil.
Bi inah yang sedang berada di dapur, jadi tidak Fokus memanaskan makanan yang dibuatnya tadi. ada sedikit rasa heran yang mengganjal di hati bi inah. ( sambil berfikir )
Kenapa nona pulang tidak menemuiku, tidak seperti biasa.( bisik batin bik inah )
Karna setiap pulang dari mana saja, cantika pasti mencari bibi inah terlebih dahulu, baru naik kekamarnya. (bik inah masih berpikir Dan mengingat )
tadi waktu pak alex masuk mension, bi inah tidak melihat non cantika, pak alex masuk seorang diri. Iya benar pikir bik inah. ( dengan raut muka yang tak terbaca )
bik inah berlari Dari dapur langsung mencari pak alex.
Pak alex.
Pak.
Pak alex. ( ucap bi inah memanggil pak alex sedikit keras dan berlari )
Saya bik inah.
Ada apa?
( tanya pak alex bingung, karna bik inah teriak-teriak memanggilnya dan berlari )
Bik inah langsung mendekati pak alex
Ituuuu..
nona cantika di mana pak?
kenapa Bibik gak liat dia masuk kedalam rumah, apa tadi waktu bibi di belakang nona cantika masuk ke dalam rumah? ( bibi inah bertanya kepada pak alex tampa jeda dengan suara meninggi dan sedikit bergetar )
mendengar pertanyaan bik inah, Pak alex baru menyadari kalau sang nona, dari tadi memang belum masuk ke dalam mension, setelah menyadari hal itu, tampa menjawab pertanyaan dari bik inah, pak alex langsung berlari keluar mension mencari cantika takut terjadi hal-hal yang tidak di ingin kan. melihat pak alex berlari keluar mension, bik inah juga ikut berlari menyusul pak alex dengan wajah yang sangat kuatir.
__ADS_1
Bersambung