
Terus siapa wanita yang mau kamu jadikan istri itu nak.. Tanya sang mami penasaran siapa wanita yang sudah meluluhkan hati anaknya, yang membuatnya ingin menikah.
Papi harap kamu tidak memilih wanita yang salah untuk kamu jadikan istri.. Ucap sang papi mengingatkan anak semata wayangnya dengan tegas..
Aku tidak akan salah memilih calon istri pi.. Aku mencintainya sejak lama.. Dan aku ingin segera menikahinya.. Papi harus percaya padaku.. Jawab cakra meyakinkan papinya terlebih dahulu.. Mengabaikan pertanyaan maminya..
Tanpa cakra dan istrinya ketahui Tuan Razqa pun menyunggingkan sedikit senyuman dibibir tipisnya ketika mendengar jawaban cakra, dia langsung tau siapa wanita yang dimaksud sang anak..
Awalnya tuan razqa sempat khawatir cakra akan menikahi wanita yang tidak diinginkannya menjadi menantu mereka.. Karna tuan razqa tau cantika selalu menjauhi sang anak setelah peristiwa yang menyakitkannya, tanpa mereka ketahui tuan razqa sudah memberi pelajaran pada orang yang sudah menyakiti calon menantunya itu..
Entah kenapa tanpa bertemu Langsung dengan cantika, tuan razqa sangat menyayangi calon menantunya itu, ada rasa kasihan dibenaknya saat mengetahui jalan hidup yang cantika lalui selama ini, karna itu tuan razqa menjaga cantika dengan baik dari kejauhan layaknya anak sendiri, itulah kenapa tuan razqa menempatkan orang-orang kepercayaannya disisi cantika tanpa cantika ketahui, supaya menjaganya dari orang-orang yang ingin menyakitinya..
Ais.. Kenapa mami dicuekin sih... Siapa wanitanya nak.. Jangan bertele-tele.. Ucap sang mami sudah tidak sabaran dan geram pada cakra..
Namanya cantika mi. tepatnya Cantika Adeluwisz Wilson... Jawab cakra menyebutkan nama panjang cantika sekaligus..
Hah... Pi... ucap mami Area terkejut lalu menatap sang suami dengan memanggilnya.. Tuan razqa hanya membalas senyuman pada sang istri sambil sedikit manganggukkan kepalanya..
Beginilah suami istri ini.. Mereka sangat mengenal satu sama lain.. Meskipun tuan razqa tidak menceritakan apapun pada istrinya, tapi mama area tau apa yang dilakukan suaminya.. karna ada kaki tangan mereka yang selalu menyampaikan padanya..
Mami area tahu semua tentang wanita yang dikatakan anaknya, tanpa ada yang terlewatkan sedikit pun..
Ada perasaan senang dihatinya.. mendengar wanita yang disebut sang anak untuk dia jadikan istri.
Aku sudah tau pasti mami sama papi terkejut saat mengetahui siapa wanita yang ingin aku nikahi, mami dan papi pikir aku tidak tau kalau kalian sangat menyukai cantika, meski pun kalian belum berkenalan langsung dengannya.. Tapi aku tau kalian selalu menjaganya selama ini.. Makasih papi.. Mami.. sudah menjaga calon menantu kalian dengan baik.. Aku selalu bersyukur mempunyai kalian... Ucap cakra dalam hati dengan rasa syukur yang teramat dalam dengan sedikit tersenyum..
Tapi apa dia mau menikah denganmu.. Tanya sang mami tanpa berbasa basi... Melenyapkan keheningan diantara mereka..
__ADS_1
Mau mi.. Tadi kami sudah bicara, ada mama Aruem juga disana.. Mami boleh bertanya dengan mama aruem.. jawab cakra meyakinkan mami nya, karna mami area sangat mengenal mami aruem begitu juga dengan papi nya...
Apa kamu yang memaksanya untuk menikah dengan mu.. Tanya tuan razqa penasaran sedikit ada rasa khawatir dihatinya... Takut anaknya yang memaksa cantika..
Tidak pi.. dia mengiyakan atas kemauannya sendiri, aku benar-benar tidak memaksanya.. Jawab cakra jujur..
Melihat ada kejujuran dimata anaknya.. Mami dan papi nya pun tersenyum..
Selain mama aruem.. Apa kedua orang tuanya sudah merestuimu.. Tanya sang mami memastikan..
Belum mi.. Rencananya.. Setelah mami dan papi mengizin kan ku.. Besok pagi aku akan berangkat ke paris untuk meminta restu kedua orang tuanya.. jawab cakra sungguh-sungguh..
Bagaimana kalau orang tuanya menolakmu.. Ucap sang papi cepat ingin tahu bagaimana reaksi dan jawaban anaknya..
Aku akan berusaha agar mereka menerima ku pi, aku tidak akan menyerah sampai mereka merestuiku.. semakin mereka menolakku.. Semakin aku harus berusaha lebih keras, untuk meyakinkan mereka mempercayakan putrinya padaku.. Jawab cakra serius..
Iya nak.. Berangkatlah besok.. Yakinkan kedua orang tuanya.. Agar mereka menyerahkan putrinya padamu dengan senang hati.. Ucap sang mami ikut menimpali..
Makasih mi.. Makasih pi.. Aku akan meyakin kan mereka.. jawab cakra tersenyum menatap kedua orang tuanya..
Tapi nak.. apa cantika tau kamuu akan berangkat ke paris untuk menemui orang tuanya.. Tanya sang mami ingin tahu..
Tidak mi.. Aku merahasiakannya, biar itu menjadi kejutan untuknya nanti.. Jawab cakra jujur..
Baiklah.. Mami mengerti.. Urusan cantika biar mami dan papi yang mengurusnya disini.. Kamu tidak usah khawatir tentang itu.. kamu harus fokus mencari cara bagaimana orang tua cantika bisa merestuimu secepatnya.. Ucap sang mami mengingatkan..
Ok mi.. aku titip cantika pada mami dan papi selama aku pergi.. jawab cakra memelas..
__ADS_1
Iya.. Kamu tenang saja.. Kami akan menjaga menatu kami dengan baik.. iya kan pi.. Ucap sang mami tersenyum lalu bertanya pada suaminya dengan mengedipkan matanya pada sang suami..
Iya.. Kamu tenang saja.. Sekarang Ayo kita mulai makan.. Kasian semua makanan ini hanya melihat kita bicara saja.. Ucap sang papi menghentikan pembicaraan mereka yang kalau dilanjut tidak akan ada habisnya..
Mereka memulai makan malam dengan suasana yang hangat, saling melempar tawa dan canda, begitulah keluarga ini, mereka cukup hangat meski memiliki kesibukan masing-masing karna bagi mereka keluarga tetaplah no satu..
Setelah cukup lama bercengkrama di meja makan, akhirnya mereka masuk kekamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka yang sedikit lelah dengan aktifitas mereka seharian..
***********
Matahari mulai menampakkan cahayanya masuk kecelah-celah kamar apartemen seorang gadis yang masih nyaman meringkuk dibalik selimut tebalnya..
Dari tadi Alarm dikamar itu sudah berbunyi dengan begitu nyaring, entah berapa kali alarm itu berbunyi untuk membangunkan tuannya, barulah perlahan cantika membuka matanya..
Ya Tuhan.. Aku kesiangan.. Saat matanya melihat ke arah jam.. Sial.. mana hari ini aku ada ngisi seminar.. gumam cantika langsung melompat dari kasurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri..
Terimakasih Tuhan, semoga ini menjadi awal yang baik untukku.. Semoga ini berlangsung lama.. Gumam cantika tersenyum..
Meskipun kesiangan.. cantika sangat bersyukur malam ini dirinya bisa tidur dengan sangat nyenyak.. Tanpa obat tidur, tanpa mimpi yang menakutinya setiap malam ketika dia sedang terlelap..
Selesai mandi dan bersiap.. Cantika langsung berangkat ke Hotel Ifassy Group tempat diadakannya seminar untuk para dokter, sebab cantika di tunjuk sebagai pengisi acara disana..
Cantika menghentikan mobilnya tepat didepan pintu hotel.. Lalu menyerahkan kunci mobilnya kepda petugas Valet yang ada di hotel itu...
Dengan tergesa-gesa cantika menuju ballroom tempat diadakannya seminar, tentunya di antar oleh petugas hotel..
Fyuuuhh... Syukurlah aku tidak terlambat.. Hampir saja.. gumam cantika melihat acara juga belum dimulai dengan memegang dadanya..
__ADS_1
Cantika di antar oleh petugas hotel keruangan yang memang sudah disediakan untuknya..