
Bersyukurlah kamu bisa menarik nafas sampai saat ini, ucap pak alex dalam hati setelah sambungan telponnya terputus..
Siapa pak.. Tanya cantika curiga ketika Pak alex mengangkat telpon langsung pergi menjauh darinya..
Bukan siapa-siapa nona.. Hanya petugas bank.. jawab pak alex berbohong, pak alex tidak mau cantika mengingat orang yang bernama damien yang sudah menimbulkan trauma bagi dirinya...
**********
Sayang... Panggil mommy cantika setelah membuka pintu, sedikit berlari mendekati cantika, disusul daddy cantika dibelakang mommy nya..
Nak kamu tidak apa-apa.. Ucap mommy cantika khawatir.. Melihat seluruh tubuh sang putri lalu memeluknya erat, mencium pucuk kepala cantika berkali-kali..
Bugh....
Bugh......
Bugh........
Daddy cantika memukul pak alex berkali-kali, sebelum memastikan kondisi cantika terlebih dahulu, hingga sudut bibir pak alex mengeluarkan darah segar kena pukulan daddy cantika yang begitu keras...
Pak alex yang dipukul tiba-tiba oleh bossnya hanya diam ditempat, menerima setiap pukulan tanpa ada niatan membalas.
Daddy stop.. Teriak cantika Segera melepas pelukan sang mommy.. Meminta sang daddy menghentikan tindakannya memukul pak alex..
Pak alex yang mendengar teriakan cantika menatap cantika dengan menggelengkan kepalanya, memberi isyarat supaya cantika jangan membelanya...
Sayang.. Kenapa kamu Malah meneriaki daddy mu... Daddy melakukan hal yang benar nak.. Pak alex sudah lalai dalam menjagamu... ucap mommy cantika memegang pundak sang putri, menjelaskan kenapa daddy nya sampai memukul pak alex bertubi-tubi..
Mom.. Apa mommy tidak salah bicara? Tanya cantika beralih menatap Sang mommy..
__ADS_1
Salah bicara gimana sayang.. mommy tidak salah bicara, Apa yang daddymu lakukan pada pak alex, itu tidak seberapa dibandingkan jika terjadi sesuatu padamu nak, semua ini salah pak alex yang tidak bisa menjagamu dengan baik... Daddy hanya memberi sedikit pelajaran.. agar pak alex mengingat kelalaiannya dalam menjagamu... Jawab mommy cantika dengan enteng tanpa ada rasa bersalah kembali menjelaskan pada cantika, manganggap apa yang dilakukan suaminya adalah hal yang benar..
Sayang.. Daddy melakukan ini untukmu... Daddy sudah membayarnya untuk menjagamu, tapi apa yang dia lakukan, dia bahkan gagal dalam menjagamu ? Ucap sang daddy membuka suara, menatap tajam pada pak alex yang sudah lalai menjaga putri satu-satunya..
Dad.. Mom.. Kenapa kalian menyalahkan pak alex yang seharusnya disini kalianlah yang salah... Ucap cantika menatap mommy dan daddy nya bergantian dengan mata yang sudah berembun, menahan tangisnya agar tidak tumpah, cantika sedih melihat keadaan pak alex yang dipukul daddy nya bertubi-tubi, dengan sudut bibir yang terluka masih mengeluarkan darah...
Sayang... Kamu bicara apa, kenapa daddy dan mommy yang kamu salahkan, daddy dan mommy sudah membayar pak alex untuk menjagamu 24 jam.. itu sudah menjadi tugasnya, jika terjadi sesuatu padamu, siapa lagi yang harus disalahkan kalau bukan dia, karna kelalaiannya dalam menjagamu... jawab mommy cantika menjelaskan kenapa pak alex yang disalahkan dalam hal ini...
Apa pantas pak alex yang disalahkan disini mom, cantika rasa tidak.. Ucap cantika melihat mommy nya..
Kenapa tidak pantas.. Itu memang kerjaannya.. daddy dan mommy membayarnya untuk itu.. Mommy rasa tidak ada salahnya disini.. Jawab mommy cantika memberi tahu sang putri..
He.. Begitukah penilaian mommy terhadap pak alex.. Ucap cantika sedikit menyunggingkan senyuman mengejek, cantika merasa sedih atas perkataan sang mommy..
Kenapa kamu selalu membela pak alex nak, daddy dan mommy ini orang tuamu, wajar kami marah ketika mendengar kabar buruk tentangmu, siapa lagi yang harus disalahkan kalau bukan dia, kamu anak kami satu-satunya, jika terjadi sesuatu padamu itu semua karna kesalahannya yang tidak becus menjagamu.. Ucap daddy cantika memotong, menunjuk pak alex dengan dagunya..
Apa mommy dan daddy tahu apa yang pak alex lakukan untukku.. Dan kenapa aku selalu membelanya.. Itu karna...
Pak alex selalu menjagaku dengan baik..
Pak alex selalu ada saat aku butuhkan..
Pak alex selalu menghiburku disaat aku sedih..
Pak alex selalu memastikan kalau aku tidak pernah kekurangan apapun...
Pak alex selalu menemaniku kemanapun aku pergi..
Pak alex selalu memberi kasih sayangnya padaku, yang tidak pernah aku dapatkan dari mommy dan daddy..
__ADS_1
Mommy dan daddy harus tahu kenapa sampai saat ini pak alex belum juga menikah, itu karna pak alex tidak ingin kasih sayangnya terbagi untukku...
Apa yang sudah pak alex lakukan, apa pernah daddy dan mommy lakukan untukku...?
Sampai tadi malam.. Disaat aku membutuhkan daddy.. Apa yang daddy lakukan.. Daddy malah mematikan panggilan telponku... disaat aku berharap pertolongan dari daddy Untuk membantuku... Sampai aku merasa menyesal sudah menyimpan no HP daddy dipanggilan daruratku, bukannya no pak alex...
Daddy dan mommy Harus tahu, aku tidak perlu menelpon pak alex untuk meminta pertolongannya, dengan sendirinya pak alex tahu aku membutuhkan bantuannya..
Ohya.. Daddy dan mommy pasti sudah mendengar kejadian yang menimpaku semalamKan..
Apa daddy dan mommy langsung datang untuk menemuiku tadi malam karna mengkhawatirkan ku...
Tidakkan... mommy dan daddy malah datang siang ini.. Ucap cantika tersenyum miris memberi tahu isi hatinya dengan meneteskan air mata...
Sayang mommy dan daddy sangat mengkhawatirkan mu, mommy dan daddy juga sangat menyayangimu .. kenapa mommy dan daddy baru datang sekarang, itu karna mommy dan daddy harus menyelesaikan pekerjaan kami dahulu.. Semua yang kami lakukan untukmu nak.. Untuk masa depanmu... Jawab mommy cantika menjelaskan..
Pak alex menatap cantika dengan memberi isyarat menaruh telunjuknya diatas bibirnya 🤫 meminta cantika untuk diam, agar cantika tidak lagi melanjutkan perkataannya, pak alex hanya bisa memberi bahasa isyarat karna merasa tidak sopan untuk bicara langsung pada cantika didepan kedua majikannya..
Apakah benar mommy dan daddy menyayangiku ? Rasa sayang apa yang kalian tunjukkan padaku..
Apa rasa sayang Dengan memberi aku uang...? mencukupiku hanya dengan materi ? Apa rasa kasih sayang itu... Ucap cantika pada kedua orang tuanya, cantika tidak mengikuti kata pak alex, karna rasa kecewanya kepada kedua orang tuanya yang membuat cantika tidak mau berhenti untuk mengungkapkan semua isi hatinya selama ini...
Bukan begitu sayang, semua yang kami lakukan hanya untukmu nak... Jawab mommy cantika menatap lembut putrinya...
Stop mombohongiku mommy.. Teriak cantika menatap sang mommy..
Kami tidak membohongimu nak.. Apa yang mommy kamu katakan benar adanya... Ucap daddy cantika memotong..
Mommy.. Daddy.. Cantika bukan anak kecil lagi yang bisa mom and dad bohongi... Cantika sudah cukup dewasa untuk mengerti semuanya... Mungkin dulu kalian bekerja memang untukku, tapi untuk saat ini pekerjaan kalian adalah obsesi untuk kalian sendiri.. Banyak orang-orang diluar sana yang berkarir, tapi mereka tidak pernah melupakan keluarganya, mereka masih punya waktu untuk melihat sendiri tumbuh kembang anaknya, apa itu berlaku untuk mommy dan daddy.. Tidak..
__ADS_1
Bersambung