Cinta Cantika

Cinta Cantika
Dilarikan Kerumah Sakit


__ADS_3

Dimana cantika.. Tanya pak alex menatap tajam damien.. Melangkah masuk kedalam kamar, mendekati damien dengan tatapan membunuh juga rahang yang sudah mengeras...


Pintu yang terbuka adalah pintu kamar damien, Pak alex dan beberapa anak buahnya berhasil mendobrak pintu kamar damien dengan mudah...


Aku tidak tahu.. Jawab damien mengelak, sambil melangkah mundur menjauhi toilet agar cantika tidak mendengar pembicaraan mereka..


Pak alex yang tidak percaya perkataan damien, memutar pandangannya keseluruh ruangan mencari keberadaan cantika. mata pak alex menajam, rahangnya mengeras, melihat Hp cantika yang sudah hancur dilantai...


Mana cantika.. Bentak pak alex mendekati damien, mencekik leher damien dengan sekuat tenaga..


Sa\~saya tidak ta\~tahu... Jawab damien Masih berbohong..


Dimana cantika... Bentak pak alex menatap tajam damien dengan tatapan membunuh, penuh emosi.. Menambah kekuatan tangannya mencekik leher damien Tanpa ampun...


Di\~Dia di\~disa\~na.. Jawab damien menunjuk kearah toilet, damien terpaksa mengaku karna sudah kehabisan nafas..


Kalian bereskan dia.. Ucap pak alex menyerahkan damien pada anak buahnya..


Baik Boss.. Jawab Anak buah pak alex, membawa damien keluar dari kamar hotel menuju markas mereka..


Brak...


Pintu toilet terbuka dengan sekali tendang, kekutan pak alex tidak bisa diragukan.. ketika pintu toilet terbuka, alangkah terkejutnya pak alex melihat keadaan cantika yang sudah meringkuk dilantai, menopang kedua lututnya, dengan penampilan yang sudah berantakan, dengan perlahan pak alex mendekati cantika, sambil membuka jasnya.. menutupi tubuh cantika yang setengah terbuka, tubuh cantika tidak terlalu terekspos karna tertutup dengan kedua kakinya, dan jas pak alex bisa menutupi bagian atas tubuh cantika yang mungil...


Nak.. maafkan bapak yang terlambat menolongmu.. Ucap pak alex memeluk erat cantika,, pak alex merasa bersalah, air matanya jatuh seiring memeluk cantika, pak alex Tidak lagi memanggil cantika dengan sebutan nona.. Sebenarnya Cantika juga tidak menyukai panggilan itu, beberapa kali cantika meminta pak alex tidak memanggilnya nona, tapi pak alex tidak mau mengubahnya dengan alasan profesional kerja..


Bapak.. panggil cantika memastikan kalau orang yang memeluknya adalah pak alex, meskipun cantika hapal dengan suara pak alex, cantika masih dalam keadaan tidak baik, karna cantika pikir damien lah yang mendobrak pintu toilet...

__ADS_1


Iya.. Ini bapak nak.. Jawab pak alex dengan lembut memeluk erat cantika yang masih gemetaran.


Pak.. A\~aku ta\~takut.. Ucap cantika dengan tubuh yang masih gemetar..


Maafkan bapak nak.. jawab pak alex langsung menggendong cantika seperti anak kecil.. Mendekap cantika dengan erat.. Menuju mobilnya..


Pak.. Darimana bapak bisa menemukanku.. Tanya cantika dengan suara lemah.. Masih dalam gendongan pak alex..


Dari Hpmu nak.. Jawab pak alex memberitahu..


Kok bisa Pak.. Padahal aku belum sempat menelpon bapak.. Hpku sudah berserakan dilantai... Ucap cantika heran dengan tenaga yang masih tersisa, berusaha untuk membuka suara, meskipun suaranya semakin melemah.


Bapak sudah menaruh alat pelacak di HPmu, alat itu akan berfungsi jika Hpmu terbentur dengan keras, ketika itu radarnya akan terhubung ke Hp bapak, memberi tanda kalau terjadi hal yang buruk padamu.. Jawab pak alex menjelaskan..


Cantika hanya mendengar, tidak lagi bisa bicara, tubuhnya semakin melemah.. karna kedinginan berada didalam toilet dengan waktu yang cukup lama, juga ketakutan yang berlebih, membuat tubuh cantika semakin drop, pak alex Yang sudah tidak merasakan pergerakan dari cantika, langsung Melihat kearah cantika, alangkah terkejutnya pak alex, melihat cantika sudah tidak sadarkan diri, dengan berlari pak alex membawa cantika menuju mobilnya dengan rasa yang bercampur aduk, tidak bisa dijelaskan atau digambarkan..


Abigael cari rumah sakit terdekat.. Ucap pak alex memberi intruksi..


Baik boss.. Jawabnya Tanpa aba-aba, langsung membawa mobil dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit..


Dokter cantika... Ucap dokter dan suster bersamaan ketika melihat pak alex turun dari mobil dengan cepat membawa cantika Menuju ruang IGD... Cantika dibawa kerumah sakit miliknya sendiri..


Dokter tolong periksa... Ucap pak alex membaringkan cantika diatas bed dalam ruang IGD..


Baik tuan... Jawab dokter langsung memeriksa keadaan cantika dengan hati-hati setelah pak alex meninggalkan ruangan..


Sambil menunggu cantika diperiksa, pak alex memberi tahu kedua orang tua cantika. Tentang keadaan cantika saat ini, tanpa ada yang pak alex tutupi.

__ADS_1


Pak alex akan menerima konsekuwensi apapun Dari orang tua cantika, atas kelalaiannya dalam menjaga cantika, yang membuat keadaan cantika seperti saat ini.


Bagaimana dokter... Tanya pak alex saat dokter yang menangani cantika keluar dari dalam ruangan.


Dokter cantika dalam keadaan baik tuan, tidak ada luka yang serius pada tubuhnya, tapi ada satu masalah tuan... Jawab dokter melihat pak alex dengan tatapan serius..


Masalah apa dokter.. Tanya pak alex khawatir..


Begini tuan, setelah saya periksa keadaan dokter cantika, sepertinya dokter cantika mengalami hal yang serius, sehingga membuatnya trauma sikis, itu kenapa tubuhnya melemah, karna peredaran darah keotaknya melambat akibat tekanan yang memicu keadaan fisiknya.. dapat saya simpulkan dokter cantika mengalami kekerasan fisik yang tidak dapat diterimanya... Jawab dokter menjelaskan kondisi cantika saat ini...


Tolong lakukan yang terbaik dokter... Ucap pak alex meminta bantuan, setelah menceritakan semua hal yang terjadi pada cantika..


Saya pasti akan melakukan yang terbaik tuan, Tuan tenang saja, saya sudah menyuntikkan vitamin dan obat penenang pada dokter cantika, hanya saja.. Setelah dokter cantika sadar, Tolong.. jangan menanyakan apapun padanya, apalagi membahas masalah yang membuat dokter cantika kembali mengingat hal buruk, yang baru saja terjadi padanya... karna itu akan mengganggu Kesehatan fisik dan mentalnya... jawab dokter mengingatkan..


Baik dokter, trimakasih banyak.. Ucap pak alex tulus..


Jangan bertrimakasih tuan, itu sudah kewajiban saya sebagai dokter, apalagi dokter cantika direktur saya, pastinya saya akan melakukan yang terbaik untuknya. Jawab dokter Dengan hormat..


Saya mengerti dokter.. tapi Tidak ada salahnya saya mengucapkan trimakasih.. Karna dokter sudah menangani nona cantika dengan baik... Ucap pak alex menjelaskan..


Baiklah tuan, kalau begitu saya permisi Untuk memindahkan dokter cantika keruangannya.. Jawab dokter meminta izin pada pak alex..


Ok.. Makasih dokter... Ucap pak alex tersenyum tulus..


Sama-sama tuan.. Jawab dokter memberi hormat, kembali keruang IGD.. meminta perawat untuk memindahkan cantika keruangan khususnya yang berada dirumah sakit... Cantika memiliki ruang rawat Tersendiri untuk dirinya dan keluarganya jika ada yang sakit..


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2