
Ayo.. sekalian panggil pasien berikutnya untuk masuk kedalam.. Ucap jae hwa Penuh semangat..
Mereka bertigapun masuk kedalam ruangan dokter cantika sambil membawa pasien berikutnya tanpa berani membuka suara dan bertanya pada dokter cantika Mengenai pasien pertamanya yang belum keluar dari ruangan dokter cantika, hanya ada rasa penasaran dihati masing-masing, sambil mengedarkan pandangan keseluruh ruangan mencari keberadaan sang pasien.
Kalian mencari apa? Tanya cantika setelah pasien yang sudah ditanganinya keluar...
Tidak ada dokter.. Ucap Jin Ae.. berbohong
Mencari Tunangan dokter.. Ucap Jae Hwa tanpa sadar..
Mencari kekasih dokter.. Ucap Youra tak kalah dari kedua temannya.
Mereka bertiga menjawab bersamaan dengan perkataan yang berbeda karna terkejut dengan pertanyaan cantika..
Hahahaha.. Kalian kompak sekali.. Tenang saja.. Orang yang kalian cari ada diruang istirahatku.. Kalian tidak akan menemukannya disini meski leher kalian sampai patah berputar sana sini Untuk mencari keberadaannya.. Ucap cantika menyindir, karna dari tadi Cantika melihat kepala mereka bertiga tidak bisa diam mencari sesuatu.. sampai pasien sudah keluarpun mereka tidak tau..
Maafkan kami dokter.. Ucap mereka bertiga berbarengan merasa bersalah..
Tidak apa.. Fokuslah bekerja.. yang kalian cari nanti juga akan keluar setelah pasien kita habis.. Kalian boleh menyapanya, dan berkenalan dengannya.. Ucap cantika saat melihat gelagat ketiga susternya sangat tertarik pada cakra menurut pemikirannya, membuat cantika berniat untuk menjodohkan cakra dengan ketiga susternya.. Barangkali cakra tertarik dengan salah satu dari mereka, meski dihatinya tidak rela, tapi cantika akan berusaha mengikhlaskannya jika cakra tertarik pada salah satu dari mereka, sebab cantika merasa mereka lebih baik darinya untuk mendampingi cakra..
Baik dokter.. Ucap mereka bertiga berbarengan..
Ketiga susterpun mulai fokus dengan pekerjaan mereka, mendampingi cantika dalam menangani pasien-pasiennya.. sampai pada pasien terakhir..
Kelar juga dokter.. Ucap Jae Hwa tersenyum..
Iya. Terimakasih untuk kerja keras kalian hari ini.. Ucap cantika tulus..
Dokter tidak usah sungkan, kami sangat senang mendampingi dokter.. Iyakan.. Ucap yaura pada cantika lalu bertanya pada kedua rekannya..
Iya yaura benar dokter.. Ucap jae hwa dan jin ae bersamaan..
Terimakasih.. Tapi kalian tunggu dulu disini.. Aku ingin mengenalkan kalian kepada seseorang.. Ucap cantika berdiri lalu pergi keruang istirahatnya untuk memanggil cakra agar bisa menjalankan misi tidak jelasnya..
__ADS_1
Baik dokter.. Ucap mereka bertiga bersemangat ingin melihat tunangan sang dokter cantik yang sangat mereka kagumi, tapi apa yang mereka pikirkan berbanding terbalik dengan apa yang cantika pikirkan..
Kak.. Ayo keluar, aku ingin memperkenalkan kakak dengan ketiga susterku... Panggil cantika, ketika masuk kedalam ruang istirahatnya, cantika melihat cakra sedang termenung didepan jendela..
Kak.. Panggil cantika agak sedikit keras melihat cakra tidak mengubris ucapannya.
Kak.. Kakak mikirin apa.. Tanya cantika sedikit berteriak Sambil mendekat kearah cakra..
Cakra Pun kembali dari lamunannya saat mendengar suara cantika yang memanggilnya dengan sangat keras..
Sayang.. Ucap cakra membalikkan tubuhnya langsung berlari memeluk cantika dengan mata yang memerah tapi cantika tidak melihatnya karna cakra menutupinya dengan menunduk..
Cakra sudah tau apa yang dialami cantika dari pak alex, saat cantika memintanya untuk menunggu didalam ruangannya, cakra langsung menelpon pak alex, awalnya pak alex tidak ingin menceritakan apa yang dialami cantika pada cakra mengingat janjinya pada cantika, saat cakra menceritakan apa yang dialami cantika hari ini, pak alex mengingkari janjinya pada cantika, dan menceritakan semuanya pada cakra Tanpa ada yang terlewatkan olehnya, pak alex meminta cakra agar pura-pura tidak tau tentang apa yang dialami cantika sampai cantika sendiri yang mau memberitahunya.. Sebelum menutup telponnya pak alex juga meminta cakra Berjanji padanya untuk selalu menjaga cantika karna dirinya tidak bisa menjaga cantika dengan jarak diantara mereka yang cukup jauh, cakra pun menuruti keinginan pak alex.. Meski tanpa berjanji pada pak alex cakra akan selalu menjaga cantika dengan sepenuh hatinya karna cantika adalah wanita yang sangat dicintainya.. pak alex pun juga tahu itu.
Kakak kenapa.. Tanya cantika panik.. Melihat keadaan cakra yang tidak seperti biasanya..
Maaf sayang.. Hanya Kata itu yang bisa keluar dari bibir cakra..
Maafkan kakak tidak bisa menjagamu dengan baik, maafkan kakak tidak bersamamu disaat kamu membutuhkan kakak ketika kamu melewati hari-hari beratmu.. kakak tidak akan pernah menjauh darimu, meski kamu terus menyuruh kakak menjauh, kakak akan tetap menjadi ulat yang selalu menempel padamu.. Ucap cakra memeluk cantika dengan erat..
Kakak kenapa.. Ucap cantika memastikan...
Kakak tidak apa-apa sayang, mulai hari ini dan untuk kedepannya, kakak akan selalu ada untukmu, kakak akan selalu bersamamu, melewati hari-harimu dalam keadaan apapun.. ucap cakra penuh keyakinan..
Kakak ngomong apa.. ayo keluar.. Aku akan memperkenalkan kakak Dengan tiga orang susterku yang cantik.. Ucap cantika mengalihkan pembicaraan, Takut cakra mengetahui rahasianya meski hatinya sangat senang mendengar ucapan cakra barusan, tapi dengan cepat ditepisnya...
Itulah perempuan.. Selalu gengsi dan berkutat dengan pemikiran sendiri.. Seakan jalan yang diambilnya adalah jalan yang paling benar...
Tidak ada yang cantik dari kamu sayang.. Jawab cakra serius.. karna dimatanya hanya cantikalah wanita yang tercantik, tidak ada yang lain...
Ayo kenalan dulu.. Mereka lebih cantik dari aku.. Nanti kakak menyesal tidak bisa mengenal mereka.. Ucap cantika dengan niat terselubungnya..
Ayo keluar... Kalau kamu memang ingin kakak mengenal mereka.. jawab cakra mengikuti keinginan cantika dengan langsung melepaskan pelukannya dari cantika lalu kembali menggunakan maskernya..
__ADS_1
Baiklah.. Ayo.. ucap cantika tersenyum...
**********
Apa menurut kalian tunangan dokter cantika tampan, tanya jin ea pada kedua rekannya..
Walapun tunangan dokter cantika tadi memakai masker, tapi aku bisa merasakan aura ketampanannya.. jawab jae hwa tersenyum..
Iya aku juga merasa dia tampan, karna postur tubuhnya mirip aktor idolaku.. Ucap youra penuh semangatt.. Mengingat idolahnya...
Kalian Sedang bicara apa.. Tanya cantika pada ketiga susternya saat keluar dari ruangan pribadinya Disusul cakra dibelakangnya..
Tidak ada dokter.. Ucap mereka bertiga berbarengan karna terkejut dan salah tingkah takut cantika mendengar ucapan mereka..
Kak buka maskermu.. Biarkan ketiga susterku melihatmu.. Ucap cantika pada cakra dengan senyum yang dipaksakan, karna perkataan Yang keluar dari mulutnya tidaklah sama dengan kata yang ada di hatinya..
Hai.. Saya cakra.. Tunangan dokter cantika.. Ucap cakra memperkenalkan dirinya setelah membuka masker, lalu mengulurkan tangannya pada ketiga suster secara bergantian..
Saya jae hwa..
Saya jin ae..
Saya youra..
Ucap mereka menyambut tangan cakra lalu memperkenalkan diri mereka masing-masing secara bergantian..
Ya tuhan.. Dia Benar-benar aktor yang aku idolakan.. Ucap youra histeris karna dia sudah lama mengagumi cakra..
Ternyata tunangan dokter cantika aktor terkenal.. Ucap jae hwa dan jin ea berbarengan...
Kenapa dia malah memperkenalkan dirinya sebagai tunanganku, jadi gagalkan deh niatku ingin menjodohkannya dengan salah satu dari mereka.. Ucap cantika dalam hati... Tapi ada rasa lega dan bahagia didalamnya..
Bersambung
__ADS_1