Cinta Cantika

Cinta Cantika
Melanjutkan Cerita


__ADS_3

Oh jadi bahas itu, aku pikir apa


( ucap saga, memotong perkataan Cakra, melepaskan semua kebingungannya dari tadi, Saga mulai sadar ada empat pasang mata yang menatap nya dengan tajam, saga yang sudah sadar akan tatapan itu hanya bisa tersenyum kikuk )


Maaf, ayo lanjutkan dek. ( ucap saga cepat, agar mereka tidak marah padanya. Hmmmmm cakra mengatur nafas pelan untuk melanjutkan perkataan yang terpotong sang kakak )


Aku gak sengaja nabrak gadis itu bang, saat dia hampir jatuh, langsung aja aku peluk, tapi tangan kirinya terhempas kencang ke besi troli belanjaan dia bang, itu membuat aku sangat khawatir dan takut. ( ucap cakra melanjutkan kembali ceritanya pada revan )


Yang aneh nya lagi bang, saat aku meluk dia, jantungku berdetak lebih kencang, sungguh sangat nyaman memeluk dia, membuat aku tidak ingin melepaskan pelukanku. ( ucapnya Sambil mengingat kejadian tadi )


Di saat aku sedang nyaman, tiba-tiba dia mendorongku dengan kuat, akhirnya aku langsung tersadar atas apa yang aku lakukan, aku langsung melepaskan pelukanku darinya dengan segera menjauhkan diri, tapi tatapan ku tidak bisa berpaling dari dia bang, seperti ada magnet yang menahanku untuk terus menatap dia.( Revan masih terus menyimak ucapan cakra, sedang kan raga malah main game, bukan tidak mau mendengar cakra, tapi raga sudah tau ceritanya )


Aku sudah menawarkan dia kartu namaku, bahkan aku memberanikan diri untuk meminta no dia, agar aku bisa bertanggung jawab atas tangan dia yang cidera, supaya rasa khawatir dan takutku terhadap dia hilang, selain itu aku juga ingin bisa lebih dekat dengan dia bang, tapi abang tau apa yang terjadi? ( di jawab gelengan oleh Revan )


Dia menolakku. ( ucap cakra sedih bercampur kesal )


Habis itu dia pergi meninggalkan mu? ( Tanya revan, yang di jawab anggukan oleh cakra )


Dan kamu tidak berusaha untuk mengejar dia ? ( kembali revan bertanya pada cakra )


Sudah bang, aku dan kakak sudah mengejar dia. ( jawab cakra )


Terus? ( tanya revan kembali )


Kami kehilangan jejaknya bang. ( jawab cakra sedih )


Kamu tidak berusaha bertanya dengan orang-orang di sana? barang kali mereka mengenal dia ? ( ucap revan kembali bertanya yang di jawab gelengan oleh cakra )


Bang bantu aku untuk mencarinya. ( ucap cakra memohon pada revan )


Siapa namanya? ( ucap Revan )

__ADS_1


Hmmmmm ( membuang nafas kasar )


Aku tidak tau nama dia bang, aku lupa menanyakan namanya. ( ucap cakra merasa bodoh dan sedih )


Bagaimana abang bisa cari tahu, nama dia saja bahkan kamu tidak tahu. ( ucap revan kesal merasa sang adik sangat bodoh 😅)


Menurut Abang, itu hanya perasaan sesaat karna kamu merasa bersalah dengan dia, mungkin besok juga akan hilang, tidak usah kamu pikirkan lagi, dua hari lagi kita juga akan pulang, kamu harus ingat ini bukan negara kita, susah mencari tau orang tanpa tau namanya.


Sama hal nya kamu mencari jarum dalam tumpukan jerami. ( ucap revan memberi nasehat pada cakra, cakra hanya diam dan menunduk )


istirahatlah dulu, nanti malam bos gabriel mengundang kita makan malam di hotel xxxxx. Dia ingin mengucapkan rasa trimaksih dan salam perpisahan Pada kita, soalnya Kontrak Kerjasama kita sudah selesai dengan pihak mereka. ( ucap revan pada cakra yang di jawab cakra dengan anggukan )


Kamu juga istirahat! ( ucap Revan pada saga sambil mengambil Hp saga, mengeluarkan dari permainan game yang dari tadi saga mainkan, saga yang kaget menatap revan )


Gak ada protes! ( ucap revan pada saga, karna revan tau saga akan protes padanya, saga yang melihat tatapan revan yang mengerikan, mengurungkan niatnya untuk protes )


iya. ( hanya itu yang bisa di jawab saga )


Mau ke mana ( jawab saga dan cakra bersamaan, Memang sering begitu, jadi mereka tidak kaget lagi )


Ck dasar kalian. ( sambil menggelengkan kepala )


Ada yang mau abang beli di luar. ( ucap revan )


Ya sudah, jangan lama. ( ucap mereka masih berbarengan lagi )


Iya ( jawab revan mengelengkan lagi kepalanya, sambil berlalu keluar meninggalkan mereka yang revan suruh istirahat di kamar Hotel ).


Keluar dari kamar hotel Revan langsung mengambil Hp di saku menelpon seseorang.


Pak tolong siap kan mobil. ( ucapnya lalu masuk ke dalam lift menuju lobby hotel )

__ADS_1


Sampai di lobby hotel Revan langsung melangkah ke pintu depan menghampiri mobil yang sudah menunggu di sana, melihat Revan sudah datang, Satpam langsung membukakan pintu mobil mempersilahkan Revan untuk masuk ke dalam.


Terimakasih ( ucap Revan pada satpam yang membuka pintu mobil )


Sama- sama Tuan. ( ucap satpam sedikit membungkuk lalu menutup pintu mobil yang Revan naiki )


Pak antar kan saya ke Swalayan dimana cakra dan saga bapak antarkan tadi. ( ucap Revan pada pak supir yang biasa mengantar-jemput Mereka kalau mereka sedang di Paris )


Baik tuan ( jawab pak supir Melajukan mobil ketempat yang di Minta Revan )


20 menit sudah akhirnya mobil sampai di parkiran depan Swalayan.


Tuan kita sudah sampai ( ucap pak supir memberi tahu Revan, Setelah itu pak supir turun untuk membuka pintu mobil )


Terimakasih ( ucap Revan pada pak supir yang membukakan pintu mobil untuk revan yang di jawab anggukan oleh pak sopir )


Revan berjalan masuk ke swalayan, sampai didalam swalayan, revan langsung menuju ke arah kasir lalu bertanya pada penjaga kasir.


Permisi nona, mohon maaf mengganggu sebentar, bisakah nona memberi tahu saya siapa manager di sini ? ( ucap Revan pada penjaga kasir )


Ada apa tuan?


Apakah pelayanan di sini kurang memuaskan tuan? ( ucap penjaga kasir, khawatir Revan Tidak puas atas pelayanan mereka )


Tidak nona, ini bukan masalah pelayanan di tempat ini, saya ada sedikit urusan lain yang mengharuskan saya untuk bertemu dengan manager anda nona. ( ucap Revan menjelaskan kepada penjaga kasir )


Oh begitu! Tuan bisa tunggu di sini dulu, saya akan kedalam menemui manager saya. ( ucap penjaga kasir )


Baik lah nona. Terimakasih ( ucap revan, yang di jawab anggukan oleh penjaga kasir setelah itu pergi menemui managernya )


Tak berapa lama penjaga kasir dan manager datang menemui Revan, setelah mengantar manager ke depan revan, panjaga kasir kembali ketempat kerjanya melayani pembeli.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2