
*************
Hasil dari perdebatan cantika dan cakra pagi ini membuat cakra sudah berada dibandara saat ini, bersama saga, revan, tim cakra, para kru juga para artis yang ikut berperan dalam film yang digarap bersama dengan cakra..
Honey.. Kamu baik-baik disana, jangan nakal, jaga hati dan pikiranmu hanya untukku, kamu juga jangan makan sembarangan, karena kamu sering muntah akhir-akhir ini, tolong jaga pola makanmu honey.. Aku sudah menyiapkan vitamin dan semua obat-obatan untukmu, sudah aku beri label dan kegunaaannya masing-masing.. jadi kamu tinggal baca obat apa yang kamu perlukan, aku juga sudah meletakkan parfum ku di tempat peralatanmu, jika kamu merindukanku pakai saja parfumku..
Apalagi ya.. Oh ya.. Aku juga sudah menyiapkan beberapa makanan cepat saji, minuman yang tinggal seduh, juga macam-macam permen yang kamu suka, ada beberapa cemilan lain juga, dan aku juga sudah memisahkan bajumu yang harus kamu pakai setiap hari, aku sudah beritahu kak saga, aku juga membawakanmu selimut kesayanganku, hmmm aku...
Baby.. Ucap cakra memeluk cantika dengan perasaan sedih agar cantika berhenti berbicara, cakra tau cantika saat ini jauh lebih sedih darinya, meskipun cantika sudah berusaha menyembunyikannya, tapi cakra tetap bisa melihatnya.. Mungkin orang lain bisa tertipu.. Tapi tidak untuk cakra...
Jangan ambil pekerjaan seperti ini lagi honey, aku tidak suka, tapi aku juga tidak bisa menahanmu, aku benci melihat diriku yang tidak bisa melakukan apa-apa, aku tidak mau jauh darimu, tapi aku juga tidak mau kamu membatalkannya, aku juga tidak suka diriku yang seperti ini, tolong jangan lakukan ini lagi.. aku sudah terbiasa dengan kehadiranmu yang selalu menempel seperti ulat padaku setiap waktu, aku tidak tau apa yang akan aku lakukan nanti tanpamu, apalagi kamu juga tidak bisa dihubungi.. Rasanya aku bisa gila.. ucap cantika yang akhirnya mencurahkan semua perasaan yang ditahannya dari tadi dengan menangis dan memukul-mukul dada cakra tanpa ada rasa malu jika dilihat orang..
Baby maafkan aku.. Maafkan aku, ini salahku, waktu itu aku menerima kontraknya karena aku prustasi tiba-tiba kamu menghilang tanpa kabar, saat aku mengetahui tempatnya perdesaan yang masih asri, aku langsung menerima kontraknya tanpa berpikir panjang.. agar aku bisa menenangkan diri disana, Aku tidak tau kalau akan jadi seperti ini, maafkan aku baby, aku berjanji ini yang terakhir, aku tidak akan menerima kontrak yang akan membuatku jauh darimu.. Atau yang membuatku tidak bisa menghubungimu.. Tidak akan lagi baby.. ucap cakra menjelaskan dengan meyakinkan istrinya, hilang sudah rasa malu suami istri itu saat ini..
Semua yang melihat interaksi merekapun ikut bersedih juga terharu dan ada juga yang iri..
Maafkan abang ya ca, abang yang mengusulkan cakra untuk menerima kontraknya waktu itu.. Ucap revan dalam hati merasa bersalah, melihat cantika yang terpukul akan keberangkatan suaminya..
Dek.. Kakak berjanji akan menjaga cakra untukmu, kamu tidak perlu mengkhawatirkannya, jangan seperti ini hemmm, kami malah lebih mengkhawatirkanmu jika kamu seperti ini, karena ini akan membuat suamimu berat untuk meninggal kan mu.. Ucap saga memberitahu cantika dengan menepuk pundaknya yang masih memeluk cakra..
Maafkan aku kak, maafkan sifat kekanakanku.. Jawab cantika merasa bersalah akan sikapnya..
Tidak dek.. Kamu tidak salah, kakak mengerti perasaanmu, maafkan kakak tidak bisa melakukan apa-apa untukmu.. Ucap saga sedih..
__ADS_1
Tidak apa kak.. Caca sudah tidak apa-apa.. Jawab cantika tersenyum...
Honey.. Pergilah, mereka semua sudah menunggu mu, maafkan aku yang sudah menunda keberangkatan kalian.. Ucap cantika meminta cakra untuk pergi karena semua orang hanya menunggunya, untungnya pesawat yang mereka naiki sudah dibooking khusus untuk tim dan kru..
Jaga dirimu dengan baik, jangan berpikir yang macam-macam dan melakukan hal-hal yang akan membuatku sedih, aku percaya padamu tentang semua hal, aku sangat mencintaimu lebih dari apapun itu, rindukan aku baby.. Aku pasti akan sangat merindukanmu, ucap cakra lalu mengikis jarak diantara mereka dengan lembut dan dalam, mereka berdua mengesampingkan rasa malunya.. karena Rasa cintanya lebih besar dari rasa malunya saat ini..
Aku pasti akan menjaga diriku dengan baik untukmu honey.. Aku akan selalu merindukanmu, jaga dirimu dengan baik untukku.. Aku tau kamu pasti sangat merindukanku.. cepatlah pulang, aku menunggumu.. Jawab cantika berusaha tersenyum pada suaminya saat pagutan mereka terlepas..
Aku pasti akan cepat pulang.. jawab cakra tersenyum dengan mengusap kepala cantika..
Dek.. Maafkan abang.. Ucap revan membuka suara..
Tidak apa bg, abang tidak salah, caca tidak apa-apa, abang tenang saja.. Jawab cantika menenangkan revan..
Iya kak.. Kakak juga ya.. Jawab cantika membalas pelukan saga..
Dek abang berangkat ya.. Maafkan abang dek, ini tidak akan terjadi lagi, jaga dirimu dengan baik, abang akan menjaganya dengan baik untukmu.. Ucap revan pada cantika dengan memeluknya setelah saga.. sama halnya dengan saga, revan sudah menganggap cantika adiknya, karena mereka sudah dekat dengan cantika dari 6 tahun yang lalu..
Iya bg.. Jaga diri abang juga dengan baik agar abang bisa menjaganya.. jawab cantika tersenyum dengan mengingatkan revan..
Baby.. Aku pergi ya... Ingat pesanku.. Ucap cakra kembali berpamitan pada cantika dengan mengecup kening dan bibir cantika setelah itu memeluknya kembali..
He'em.. hati-hati honey.. hati-hati bang, hati-hati kak, hati-hati semua, mohon maaf aku sudah menghambat perjalan kalian.. Ucap cantika pada suaminya, lalu pada semuanya dengan perasaan tidak enak..
__ADS_1
Iya.. tidak apa-apa.. Santai saja.. Kami mengerti.. Jawab produser mewakilkan krunya tersenyum pada cantika..
Terimakasih produser.. Jawab cantika juga tersenyum sambil sedikit membungkukkan tubuhnya memberi hormat, cantika juga sudah mengenal sang produser yang dikenalkan oleh cakra, dan mereka juga sudah beberapa kali bertemu saat cantika menemani cakra bekerja..
Bye bye baby.. Ucap cakra Melambaikan tangannya
Bye dek.. Ucap revan juga melambaikan tangan
Bye bye dek.. Ucap saga.. juga ikut melambaikan tangan
Bye bye.. Ucap cantika juga melambaikan tangan pada mereka..
Setelah kepergian cakra, cantika pun bergegas menuju rumah sakitnya untuk bekerja...
**************
Pagi dokter.. Ucap youra, jae wha, dan jin ae menyapa cantika yang baru saja datang saat bertemu didepan ruang IGD.
Pagi.. Jawab cantika Tersenyum dengan terus melangkah menuju ruangannya. Disusul ketiganya dari belakang..
Ck.. Lagi-lagi orang ini membuat mood ku buruk.. Ucap cantika kesal.
Kenapa.. Saut Jin ae khawatir pada cantika yang sudah berada dibelakangnya..
__ADS_1