
Begini saja, pulang ini kita kesalon dulu, mendandani kakak, kak art bilang jam 8 atau setengah sembilanpun tidak apa-apa, kita bertemu orang itu jam 7, setengah jam aku rasa cukup mendadani kakak sebelum menemui orang itu, dan kita juga tidak usah lama ditempat orang itu, cukup mengingatkannya agar dia berhenti dengan sikap konyolnya, habis itu kita mengantar kakak ketempat kak art.. gimana ide ku.. Tanya cantika pada ketiganya..
Perfect.. jawab youra dan jin ae berbarengan..
Kak wha.. Panggil cantika melihat jae wha hanya diam saja..
Kakak setuju dek.. Jawab jae wha tersenyum..
Ayo kita berangkat.. naik mobilku saja, nanti aku antar lagi kak youra dan kak jin ae untuk mengambil mobil kakak disini, untuk mobil kak jae wha, aku akan meminta Pak Jang untuk datang kesini mengambil mobil kakak lalu mengantarkannya keapartement kakak, Ucap cantika mengambil kunci mobilnya..
Kamu nyetir sendiri dek.. Tanya youra ingin tahu..
Iya kak.. Jawab cantika tersenyum..
Pak jang kenapa.. Sakit.. Tanya jae wha memastikan..
Pak jang baik-baik saja kak.. Jawab cantika jujur..
Terus kenapa kamu nyetir sendiri dek, apa suamimu tau.. Kali ini jin ae yang bertanya..
Tau kak.. Dia mengizinkanku.. Tapi untuk hari ini saja, kebetulan juga kita akan menemui orang aneh itu, jadi aman.. Sudah jangan bertanya lagi.. Ayo kita pergi.. Jawab cantika tersenyum lalu mengajak ketiganya untuk pergi..
Oh.. Ok.. Jawab mereka bertiga berbarengan.. lalu pergi meninggalkan ruangan mereka..
Pak jang adalah supir cantika.. Cantika memang tidak diantar olehnya hari ini, karena hari ini cantika sangat ingin menyetir sendiri, tidak bersama pak jang seperti biasa.. Dan cakra pun mengizinkannya.. Tapi untuk hari ini saja.. Tidak untuk hari lainnya..
__ADS_1
Selain menjadi supir cantika pak jang juga diminta untuk menjaga cantika, dan melaporkan apa saja yang cantika lakukan setiap harinya, yang pasti tanpa sepengetahuan cantika walaupun sebenarnya cantika tau akan hal itu, tapi cantika tidak mempermasalahkannya, karena cakra takut terjadi sesuatu pada istrinya saat dirinya tidak bersama cantika, seperti yang terjadi pada cantika dulu, itu lah kenapa cakra membayar orang untuk selalu menjaga istrinya, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak dia inginkan...
Youra, jae wha dan jin ae pun tau cakra tidak akan mengizinkan cantika menyetir sendiri, makanya mereka terkejut saat mendengar cantika menyetir sendiri, setelah cantika menjelaskan merekapun tenang karena cakra yang memberi izin, apalagi mereka melihat kejujuran dimata cantika..
***********
Saat ini mereka sudah berada di restoran jeang fu, menuju ruang VIP kelas satu, diantar oleh seorang pegawai restoran, setelah dari salon mereka langsung berangkat kesini...
Dek.. Kakak sangat penasaran seperti apa orang ini.. Ucap jin ae membuka suara..
Aku biasa saja kak, hanya aku tidak suka dengan tingkah konyolnya yang membuatku terganggu.. setelah kita menemuinya, aku harap dia tidak lagi mengirimkan bunga atau apapun padaku.. jawab cantika serius..
Semoga saja dia berhenti.. Ucap youra..
Aku tidak ingin memikirkannya kak.. saut cantika yang yakin suaminya tidak akan diam saja jika dia tau ada orang yang selalu mengirimkan bunga dan makanan untuk istrinya.. Entah apa yang akan terjadi pada mereka.. Walau pun cantika mengembalikannya..
Nona.. Kita sudah sampai.. Silahkan masuk.. Tamunya sudah menunggu nona didalam.. Ucap pegawai restoran jiang fu yang bertugas mengantarkan mereka.. dengan membukakan pintu untuk mereka, dan mempersilahkan mereka berempat untuk masuk..
Terimakasih.. ucap cantika, jae wha, youra, dan jin ae berbarengan...
Sama-sama nona, jawab pegawai restoran dengan sopan.. Lalu pergi meninggalkan mereka..
Selamat malam.. Ucap youra..
Selamat malam cantika.. Ternyata Kamu membawa banyak teman.. Aku kira kamu datang sendiri, senang bertemu denganmu lagi, kamu semakin cantik saja.. Hemmmm.. Sebaiknya aku perkenalkan diriku lagi, agar kamu selalu mengingat nama ku..
__ADS_1
Aku Alex Dirgantara.. Kau Masih ingatkan denganku.. Aku yang waktu itu bertemu denganmu diswalayan dibawah apartemenmu sekitar 2 bulan yang lalu... Ucap alex bicara tanpa jeda mengabaikan semuanya, hanya fokus pada cantika..
Oh dia orangnya, yang terus melihat ku tampa henti waktu itu, aku ingat sekarang, pantas kalau tingkahnya tidak tau malu, waktu itu kan juga sama, tapi aku berpura-pura tidak ingat saja, agar dia tidak merasa istimewa karena aku mengngingatnya.. Ucap cantika dalam hati..
Maaf tuan alex, tapi aku merasa baru kali ini bertemu denganmu, di swalayan begitu banyak orang berdatangan, jadi mana mungkin aku bisa mengingat siapa yang aku temui.. apalagi aku juga tidak kenal dengan orang itu.. Jawab cantika cuek..
Tidak apa kalau kamu tidak ingat, biar aku saja yang mengingatnya, sekarang kamu sudah mengenalku kan, jadi duduk lah dulu.. Kalian juga silahkan duduk, agar ngobrolnya lebih enak.. Ucap alex mempersilahkan cantika dan ketiga sahabatnya untuk duduk..
Terimakasih tuan alex.. Tapi kami tidak akan lama.. Ucap jin ae.. membuka suara.. Tapi diacuhkan oleh alex..
Kalau kalian tidak mau lama disini tidak apa-apa, biarkan cantika tinggal lebih lama disini, aku juga tidak mengundang kalian.. grutu alex dalam hati, ingin sekali disampaikannya tapi dia harus menjaga sikapnya dihadapan cantika..
Ca duduk lah dulu.. Tidak enak mengobrol sambil berdiri.. Ucap alex malah berbicara pada cantika..
Sepertinya kita tidak dalam hubungan yang dekat tuan alex, berhentilah sok akrab dengan ku.. ucap cantika jengah lalu duduk diikuti oleh youra, jae hwa, dan jin ae..
Justru karena kita tidak dalam hubungan yang dekat, aku ingin mendekatkan diri denganmu.. jawab alex tanpa rasa malu..
Maaf tuan alex.. Kedatanganku kesini untuk meluruskan hal ini.. tolong kedepannya jangan pernah mengirimkan bunga atau apapun lagi padaku, aku seorang wanita yang sudah bersuami, tidak pantas rasanya tuan alex mengirimkannya padaku, padahal diluar sana masih banyak wanita lajang yang bisa menerimanya.. Ucap cantika terus terang..
Tapi aku menyukaimu, bukan wanita diluar sana.. itulah kenapa aku mengirimkannya padamu.. Aku juga tidak peduli dengan statusmu.. Jawab alex tanpa ragu...
Najis orang ini.. Benar benar menggelikan.. gerutu youra dalam hati..
Gila.. Ini muka orang dari tembok kali ya.. keras cui.. Ucap jin ae takjub, karena alex sangat tidak tau malu.. Begitulah kata hatinya..
__ADS_1