Cinta Cantika

Cinta Cantika
Kembali ke Korea


__ADS_3

Ayo kita berangkat sekarang, abigael... kamu tidak usah ikut, jaga nona... Ucap pak alex meminta abigael menjaga cantika, pak alex juga tidak curiga dengan apa yang dilakukan cakra dan cantika, karna fikirannya saat ini keorang-orang yang mengejar cantika dan cakra semalam...


Kami pergi dulu, kalian masuklah, untuk saat ini jangan keluar dulu. Ucap pak alex beralih pada cantika dan bi inah..


Cantika dan bi inah mengikuti ucapan pak alex langsung masuk kedalam mansion, pak alex, cakra, revan dan saga pergi ketempat di mana orang-orang itu di sekap.


Dimana mereka... Tanya cakra pada body guard bayangan yang diutus ayahnya, setelah sampai ditempat penyekapan.


Ada didalam tuan. Ucap body guard memberi tahu cakra.


Apa kalian masih mengingatku... Ucap cakra setelah sampai didepan para mafia itu..


Cuuiih.. Ternyata kemampuanmu hanya segini, beraninya hanya menyekap kami, dasar banci... Ucap salah seorang mafia yang sengaja memancing emosi cakra...


Kau mengatai Aku banci... Ucap pak alex muncul dari belakang cakra dengan rahang yang sudah mengeras, menatap mereka dengan tatapan membunuh..


Tu\~tuan alex.. ucap mereka gugup melihat pak alex..


Cuuuih.. .. jangan pernah menyebut namaku dengan mulut kalian.... Jawab pak alex penuh penekanan.


Siapa sebenarnya pak alex, kenapa mereka semua langsung takut ketika melihatnya.. Ucap Cakra dalam hati, melihat ketakutan dari wajah mereka..


Ma\~maaf kan kami tu\~tuan.. Aa\~ampuni ka\~kami.. Ucap mereka takut disertai gugup, mereka Semua sangat mengenal pak alex, di paris pak alex orang yang ditakuti semua mafia dan kalangan bawah, tidak ada yang tidak mengenalnya..


Sudah terlambat untuk Kalian minta maaf, ucap pak alex melangkah mendekati mereka..


Aaaaaa ampun tuan Aaaa..


Aaaa sakit..Aaaaa


Ampun tuan.. Maafkan kami.. Aaaaaaa


Aaaaaaa.. Maaf tuan...Aaaaa sakit...

__ADS_1


Aaaaaa kami hanya disuruh tuan... Ampuni kami... Aaaaaaaa


Aaaaa tolong ampuni kami tuan.... Aaaaaaa


Ucap mereka semua berteriak kesakitan, sebab pak alex Dengan mudah mematahkan kaki mereka..


Ya.. Tuhaaann.. Ternyata ada yang jauh lebih menyeramkan dari bang revan.. Ucap saga Dalam hati, saga bergidik ngeri melihat pak alex dengan mudahnya mematahkan kaki mereka satu persatu hanya sekali injakan..


Ingat baik-baik, jika kalian masih berani mengganggu dia dan gadis yang bersamanya semalam... Aku akan mematahkan Satu persatu seluruh tulang yang berada ditubuh kalian... Harus kalian ingat, Aku bisa dengan mudah membuat kalian antara hidup dan mati, tidak ada yang lebih menyakitkan dari itu.... Ucap pak alex Sarkas pada mereka semua. Menunjuk cakra.


Ba-baik tuan.. Ka\~kami berjanji tidak akan mengganggunya.. Jawab mereka takut.


Kali ini.. Aku pegang janji kalian, Ayo kita pergi, Ucap pak alex mengajak cakra, revan dan saga pergi dari sana..


Pak aku... Ucap cakra yang belum selesai Bicara..


Tidak usah mengotori tanganmu untuk orang seperti mereka.. Percaya padaku, mereka tidak akan berani mengganggumu lagi...Jawab pak alex memotong ucapan cakra, pak alex tahu apa yang ingin cakra lakukan. Pak alex juga mengubah cara bicaranya menjadi lebih dekat supaya cakra mengerti maksudnya..


Sekarang saatnya kita pergi... untuk kalian.. Bawa mereka kerumah sakit..... Pakai kartu ini untuk membayar tagihannya... Ucap pak alex pada body guard cakra, pak alex memberi kartu creditnya pada mereka..


Pakai ini.. bawa mereka.. Ucap cakra memberikan kartu credit pada body guardnya, lalu mengambil kartu credit pak alex, cakra langsung mengembalikan pada pak alex.


Aku tidak akan jatuh miskin, dengan memberi satu kartuku, pada body guard mu... untuk apa dikembalikan... Ucap pak alex saat cakra mengembalikan kartunya.


Aku tahu pak... itu karna bapak melarang, agar aku tidak mengotori tanganku membalas mereka, jadi.. biarkan tanganku yang membayar pengobatan mereka.. Jawab cakra enteng..


Hemmm.. Masuk akal anak muda... sebelum kalian pulang, aku traktir kalian minum kopi ditempat yang enak... Gimana.. Kalian mau... Tanya pak alex pada cakra, revan dan saga sambil menepuk pundak cakra..


Ok.. jawab mereka bertiga bersamaan, menerima ajakan pak alex untuk mentraktir mereka...


Pak alex, cakra, saga dan revan sudah menuju kafe yang pak alex maksud, mereka menggunakan dua mobil, pak alex membawa mobilnya sendiri ditemani cakra, sedangkan revan bersama saga.. Empat puluh menit mereka sampai di Anstand kafe dekat Menara Eiffel, kafe itu memiliki pemandangan yang indah dan tempat nongkrong yang nyaman..


Saat ini mereka berempat sudah berada didalam kafe.. Pak alex Juga sudah memesan empat kopi dan beberapa cemilan untuk mereka...

__ADS_1


Boleh aku tahu detail tentang kalian... Tanya pak alex pada cakra, revan dan saga, pak alex ingin mengenal mereka lebih jauh..


Boleh pak.. Bapak ingin tahu dari mana... Jawab cakra juga ingin mengenal pak alex..


Ceritakan tentang kalian, pekerjaan kalian, orang tua kalian... Ucap pak alex ingin mendengar semua tentang mereka tanpa ada yang ditutupi..


Aku seorang aktor, anak tunggal, asli korea, masih single, orang tuaku pebisnis.. jawab cakra menjelaskan dirinya...


Hahahaha.. Kamu seperti orang melamar kerja.. Ucap pak alex tertawa mendengar perkataan cakra yang lucu menurutnya..


Dan kalian.. Tanya pak alex pada revan dan cakra..


Aku manager cakra, aku anak tunggal berasal dari keluarga biasa saja, derajatku naik ketika orang tua cakra mengangkatku menjadi anaknya.. Jawab revan jujur apa adanya..


Aku asisten cakra, aku juga anak tunggal dari keluarga biasa, aku juga diangkat anak oleh kedua orang tua cakra. Jawab saga jujur.


Siapa nama ayahmu.. Tanya pak alex pada cakra, pak alex penasaran siapa nama ayah cakra yang katanya seorang pebisnis..


Nama ayahku Ifassy Nurrazqa Aditama pak.. Jawab cakra menyebut nama lengkap ayahnya...


Benarkah tuan Razqa ayahmu... Tanya pak alex Terkejut kembali memastikan..


Iya pak, apa bapak mengenal ayahku.. Jawab cakra melihat pak alex terkejut mendengar nama ayahnya..


Aku mengenal ayahmu, bahkan sangat mengenal ayahmu... Ucap pak alex serius menatap cakra..


Dari mana bapak mengenal ayahku.. Tanya cakra penasaran.


Ayahmu pernah menolongku saat titik terendah dalam hidupku, ayahmu juga yang menempahku menjadi keras, agar aku tidak mudah ditindas, tapi sudah lama aku tidak bertemu dengan ayahmu lagi, aku juga kehilangan kontaknya, dulu aku sering mencari kabar ayahmu, mungkin ayahmu juga mencariku, tapi aku sudah berganti nama membuatnya tidak bisa menemukanku, aku berhenti mencari ayahmu ketika cantika lahir, semua waktuku habis untuknya. karna kedua orang tuanya sangat sibuk dengan pekerjaan mereka, membuat mereka tidak bisa mengurusnya. Jawab pak alex menjelaskan panjang lebar..


Mereka berbincang berbagai macam-macam hal menghabiskan sisa waktu mereka. Setelah lama berbincang, pak alex mengantar mereka kebandara.. cakra, revan dan saga kembali kekorea...


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2