
Sesampai nya di depan mension, pak alex dan bik inah cepat-cepat mencari keberadaan cantika, sebelum pak alex berteriak memanggil satpam, Bik inah lebih dahulu memukul-mukul pundak pak alex, pak alex yang bingung kenapa bik inah memukul-mukul pundaknya, langsung menatap bi inah dengan mengerutkan dahi, bi inah yang mengerti tatapan pak alex langsung menunjuk ke arah mobil. pak alex yang masih dalam keadaan bingung, tetap ikut melihat ke arah yang bi inah tunjuk, Walau mereka sama- sama terkejut dan juga sama-sama heran dengan apa yang mereka lihat.
Ternyata cantika yang mereka cari, masih berada di dalam mobil dalam keadaan termenung, meski begitu pak alex dan bik inah sama-sama lega melihat cantika baik-baik saja.
Pak alex mengelus dadanya agar bisa lebih tenang, supaya detak jantungnya yang begitu cepat kembali stabil seperti biasa, walau sekarang sebenarnya napas pak alex dan bi inah masih ngos-ngosan, karna mereka berlari mencari keberadaan cantika.
Pak alex dan bik inah masih Sama-sama menatap ke arah Cantika, tanpa mereka sadari, mereka berdua sama-sama tersenyum dan sangat bersyukur, tenyata cantika baik-baik saja, tidak seperti apa yang tadi mereka pikirkan.
Pak kenapa Nona cantika gak turun ya? ( tanya bik inah kapada pak alex )
Saya juga bingung bi, padahal saya sudah membuka pintu untuk nona. ( jawab pak alex )
Terus kenapa nona cantika jadi bengong gitu pak? ( tanya bik inah )
saya juga gak tau bi,kenapa nona bengong begitu, ( jawab pak alex )
apa yang sedang nona pikirkan ya, sampai bengong di situ. ( ucap pak alex, bik inah hanya mengelengkan kepala mengatakan kalau dia juga tidak tau )
Ayo pak kita samperin nona. ( ucap bik inah )
ayo, Jawab pak alex.
Non. ( ucap bik inah pelan )
Non. ( masih pelan )
Nona.( sedikit keras )
Non. ( agak keras )
Nona. ( sambil berteriak )
Bibi iih, ngapain teriak-teriak, bikin Aku kaget tau, bibi mau jantung aku Jadi copot. ( sambil mengelus dadanya )
Aku gak budek kali bi, Kenapa bibi harus teriak-teriak sih.
dan Teriakan bibi buat telinga aku sakit tau..
__ADS_1
( ucap cantika tanpa menjeda omongannya sambil memanyun kan bibirnya kedepan, menatap bibi inah kesal sambil memelintir rambutnya )
Bibi bikin nona kaget.
bibi udah panggil-pangil nona dengan pelan, tapi nona gak merespon panggilan bibi, makanya bibi naikin suara bibi jadi 5 oktaf biar nona denger. Hehehehe 😁( jawab bik inah cengar, cengir Tampa jeda )
oh ya, Nona kenapa bengong di sini ?
Kenapa gak masuk ?
Bibi sama pak alex khawatir nyariin nona. ( ucap bik inah )
pak alex yang melihat cantika Sedang bingung, dan juga tak menjawab pertanyan bi inah pun mulai khawatir.
Nona kenapa ?
Kenapa bengong di sini ?
Apa ada yang nona pikir kan ?
Apa tadi ada seseorang yang mengganggu nona di kampus ?
( Tanya pak alex tanpa jeda, pak alex sangat khawatir takut terjadi apa-apa dengan cantika tampa sepengetahuannya, sebab tak seperti biasanya cantika melamun begitu lama, kalau cantika sedang membaca mungkin pak alex bisa maklumi, karna sudah terbiasa melihat sikap cantika seperti itu, tapi ini tidak )
Haah😯
Haduuuh kenapa bibi dan bapak cerewet banget sih. ( sambil memegang kepalanya )
Cantika pusing Tau.
Udah ah.
Ayo masuk. ( ucap cantika tanpa dosa lalu turun dari mobil dan masuk ke dalam mension menuju kamarnya, meninggalkan pak alex dan bi inah yang bengong di sana tanpa ada niat cantika menjawab pertanyaan mereka )
Pak alex dan bi inah saling tatap lalu menggeleng kan kepala.
Apa nona gak tau kalau kita khawatir padanya ?( ucap bii inah yang sedikit kesal bertanya kepada pak alex )
Entah lah ( ucap pak alex mengangkat bahu dan tangan bersamaan 🤷♂️ )
__ADS_1
Ya sudah ayo kita masuk, mudah-mudahan saja nona gak apa-apa ( ucap pak alex kepada bi inah lalu mereka masuk kedalam mension )
Sesampainya di kamar, cantika meletak kan tas nya di meja, lalu kekamar mandi untuk membersih kan tubuhnya, setelah selesai mandi, cantika memakai baju, setelah itu turun ke bawah untuk makan siang bersama pak alex dan bi inah.
Pak alex dan bi inah yang melihat cantika sudah sampai di meja makan, langsung menyusul cantika kemeja makan untuk makan bersama dalam diam. ( pak alex dan bi inah selalu menemani cantika makan dari cantika kecil, karna cantika tidak akan mau makan jika hanya makan sendiri, apalagi dengan keadaan orang tuanya yang sibuk dan jarang ada di rumah, jadi pak alex dan bi inah lah pengganti orang tuanya, apalagi pak alex dan bi inah lah yang mengurus cantika dari kecil, cantika memang sudah mereka anggap seperti anak sendiri, walaupun mereka belum pernah menikah😅 )
Selesai makan cantika langsung naik kekamarnya yang membuat bi inah langsung bingung menatap pak alex, ini pertama kali cantika langsung pergi sehabis makan, pak alex yang mengerti tatapan bi inah padanya langsung berkata.
Tenang saja nanti saya cari tau. ( Ucap pak alex yang di jawab anggukan oleh bi inah, lalu pak alex pergi dari meja makan)
Pak alex mengambil Hp di saku celananya, menekan no seseorang.
Cari tau apa yang terjadi dengan nona cantika hari ini. ( ucapnya, lalu mematikan telpon, walau pak alex dari tadi bersama cantika, pak alex khawatir kalau ada yang terlewatkan olehnya )
Di kamar, cantika merebahkan tubuhnya di atas kasur untuk tidur, 1 jam berlalu matanya juga tak bisa terpejam..
Aaaaaaaaaa. ( teriaknya, kamarnya kedap suara )
Kenapa aku masih memikirkan orang itu.( ucap sambil menepuk-nepuk bantal sambil berteriak )
Tuhan bantu aku untuk melupakan kejadian hari ini. ( keluhnya memegang kepala dan mengacak rambutnya )
Karna lelah, lama kelamaan gadis mungil itu akhirnya tertidur..
( Teman-teman di sini pak alex dan bi inah memakai bahasa prancis ya, karna sudah lama tinggal di paris bibi inah bisa berbahasa prancis, bik inah seorang TKI dari indonesia, dia yang mengurus cantika dari bayi, dulu bi inah bekerja sebagai baby sister cantika dan sekarang bi inah bekerja sebagai asisten kepala di mension cantika, bi inah termasuk orang kedua yang sangat di percaya di sana, bi inah sekarang berumur 32 tahun dan belum menikah, karna waktu mengurus cantika bi inah berumur 18 tahun.
( Tinahia Abella di panggil bibi inah )
Dan pak alex adalah tangan kanan orang tua cantika, selain mengantar jemput cantika pak alex juga bertugas memantau gerak gerik semua orang yang bekerja di mansion. Pak alex adalah orang pertama yang di percaya orang tua cantika, yang bertugas menjaga mension mereka, Khususnya keamanan cantika )
Di sini pak alex berumur 35 tahun dan belum menikah, sebelum cantika lahir pak alex sudah bekerja di sana selama 2 tahun. saat pak alex berumur 19 tahun )
( Brata Alexander di panggil pak Alex )
Bersambung
__ADS_1