
Cantika sudah sampai di depan gedung kedokteran yang terbaik Dan sangat elit di kota paris yaitu kampus xxxxxx, dengan mobil yang di kendarai oleh pak alex, sudah masuk ke halaman kampus, bahkan sudah berhenti di parkiran kampus tersebut, tapi gadis remaja itu tak menyadari kalau dia sudah sampai di parkiran kampus ke dokteran Xxxxxx tersebut, karna sepanjang perjalanan menuju kampus, cantika hanya sibuk membaca buku kodokteran milik daddy yang cantika ambil dari perpustakaan rumahnya beberapa hari yang lalu.
saking asiknya remaja itu membaca membuat cantika tak menyadari kalau dia sudah sampai ke tempat tujuannya.
Pak alex yang menyadari tidak ada pergerakan dari nonanya untuk keluar dari dalam mobil, pak alex langsung turun, lalu berjalan ke pintu belakang untuk membuka pintu mobil sang nona.
Pak alex yang sudah membuka pintu untuk sang nona, tersenyum melihat tidak ada pergerakan dari sang nona untuk keluar dari mobilnya, bahkan sang nona tetap pokus dengan buku yang dia baca, bisa di katakan sang nona tidak mengetahui kalau pak alex sudah berpindah dari kursi kemudi dan berdiri di samping pintu sang nona yang sudah di bukanya.
Karna masih tidak ada pergerakan dari sang nona, pak alex bersuara.
Non kita sudah sampai , ( kata pak alex yang sedikit berteriak )
Teriakan pak alex berhasil mengejutkan cantika dari kegiatan membacanya,.
Melihat cantika terkejut oleh teriakannya pak alex hanya bisa tersenyum sambil cengar, cengir saja.
Oh kita sudah sampai pak. ( Saut cantika sambil memegang dadanya )
Iya non, kita sudah sampai dari tadi malah.
ini kita Sudah di parkiran kampus non.
non masuk sana nanti terlambat.
Kata pak alex yang tidak memberi jeda ucapannya.
Iya pak,.
Maaf cantika ke asikan membaca.
Cantika gak sadar kalau kita udah sampai.
( jawab cantika sambil Tersenyum lalu menutup buku yang iya baca dan memasukkan ke dalam tas miliknya )
Oh ya ! Bapak boleh nunggu cantika di kantin atau cari tempat buat bapak istirahat, nyari teman buat ngobrol juga gak apa-apa dari Pada bapak diam di mobil nungguin cantika, karna cantika juga gak tau daftarnya lama atau sebentar, nanti kalau cantika udah kelar. Cantika akan telpon bapak.
Ok siap non, ( jawab pak alex sambil memberi hormat kepada cantika, cantika yang melihat gaya pak alex memberi hormat padanya langsung tersenyum )
Bapak ini. (jawabnya Sambil menggelengkan kepala, Lalu cantika keluar dari dalam mobil )
Ya sudah cantika masuk dulu ya pak, pamit cantika sambil mencium taangan pak alex. ( kebiasaan cantika dari kecil karna mengganggap pak alex seperti ayahnya sendiri )
Baik non, hati-hati..
__ADS_1
kalau ada apa- telpon bapak. ( yang sering pak alex ucapkan seperti berkata kepada anak nya sendiri )
Ok..👌
( Ucap cantika sambil berlalu meninggalkan tempat parkir dan berjalan masuk menuju gedung pendaftaran kampus tersebut ).
Di dalam gedung seorang remaja celingak, celinguk berjalan mencari tempat pendaftaran untuk penerimaan mahasiswa/i baru tampa melihat ke kiri dan ke kanan, sampai akhirnya pas di depan lorong.
Bruuuk...
Cantika terjatuh karna menabrak seseorang, dan orang yang cantika tabrak pun ikut terjatuh, dengan map yang berisi kertas-kertas yang dia pegang berjatuhan ke lantai.
Maaf kak.. ( ucap cantika sambil memungut kertas-kertas yang berceceran di lantai )
Tidak apa-apa ( sautnya )
Kakak juga salah karna kakak terburu-buru jadi kakak tidak melihatmu yang berada di depan kakak, jawabnya sambil tersenyum.
Ini kak.. ( cantika memberikan kertas yang di pungutnya dilantai untuk di berikan kepada orang itu)
Trimakasih.. ( ucapnya sambil tersenyum lalu mengambil kertas yang berada di tangan cantika )
saya pamit dulu kak.. ( cantika menunduk sambil berlalu untuk pergi )
Oh ok. Jawabnya.
Sekira sudah selesai, cantika mengantarnya ke ruang administrasi/tempat Pendaftaran.
Orang yang bertugas untuk mengecek bahan-bahan yang cantika berikan, mulai membolak balik kan berkasnya. Sang petugaspun membawa berkas cantika ke dalam sebuah ruangan.
Selang beberapa waktu keluarlah seorang wanita dengan petugas yang mengambil berkas cantika, dari ruangan tersebut.
petugas yang memegang berkas cantika Memanggil cantika Untuk ikut masuk bersamanya, keruangan yang tadi dia masuki, bersama dengan seorang wanita yang tadi keluar bersamanya. Sesampai di dalam ruangan, petugas dan wanita itu mempersilahkan cantika untuk duduk di kursi yang ada di ruangan itu tepat di depan mereka, petugas yang mengambil berkas cantika tadi duduk di sebelah wanita itu, sambil bertanya.
Nama kamu benar cantika adeluwisz wilson?
benar buk. Jawab cantika.
Oh ya Cantika perkenalkan nama ibuk Renata dan ini ibuk sisilia dekan kampus ini. ( ucap ibuk Renata)
Silahkan buk. ( ucap ibu Renata mempersilahkan ibuk sisilia berbicara dengan cantika )
Cantika Surat pendaftaran kamu sudah kami trima.( ucap ibu sisilia )
__ADS_1
Karna nilai kamu di atas rata-rata Jadi kamu tidak perlu ikut tes masuk atau Mengisi syarat-sayarat lainnya.
Kamu juga sudah di jamin lulus di kampus ini.
Untuk itu kamu bisa datang di saat perkuliyahan sudah dimulai, Kurang lebih 2 bulan lagi, pihak kampus akan mengabari kamu.
Apa itu tidak apa-apa bu.
Bagai mana nanti tanggapan yang lain. ( ucap cantika )
Cantika kamu jangan khawatir nilai mu memang di atas rata-rata, kami tidak membedakan.
apalagi dengan umurmu yang lulus sekolah dengan usiamu yang cukup muda 14 tahun dengam nilai terbaik.
Di tambah lagi kami Dari pihak kampus sudah mengirim kan surat siswa undangan untukmu ke sekolah.
Agar kamu bisa masuk ke kampus ini.
kami dari pihak kampus juga akan memberikan beasiswa untukmu, selama kamu menuntut ilmu di sini.
Sebenarnya kamu gak perlu repot-repot mengisi dan mengantarkan bahan-bahan mu ke sini, cukup orang tua kamu saja yang menelpon dari rumah, kami akan segera mengurusnya. ( ucap ibu sisilia)
Trimakasih buk sudah memberikan kemudahan untuk saya masuk dan belajar di kampus ini dan memberikan beasiswa untuk saya, saya sangat bersyukur dan menerimanya dengan baik dan tidak akan mengecewakan pihak kampus tentunya. ( ucap cantika )
tidak cantika kami tidak mempermudah kamu, karna itu murni dari nilai kamu yang di atas rata- rata mahasiswa/i yang mendaftar di sini selama ini. Dan untuk beasiswa kami memberikan kepadamu karna memang kamu layak mendapatkannya( ucap ibu sisilia)
Baik bu. Trimakasih banyak
Sama-sama cantika, ibuk titip salam untuk orang tuamu, terutama mommy mu, ibuk sangat merindukannya, karna mommy mu teman ibu waktu kami kuliyah. terakhir ibu bertemu dia di saat melahirkan kamu.( ucap ibuk sisilia tersenyum )
Iya ibuk nanti akan saya sampaikan, (ucap cantika sambil tersenyum )
Baiklah ibu, saya pamit dulu ( ucap cantika berdiri mengambil tangan ibu sisilia lalu menciumnya setelah itu mencium tangan ibu retana ).
Baiklah nak kamu hati-hati di jalan ( ucap ibu sisilia dan ibu retana berbarengan lalu tersenyum ).
Baik bu. Saya pamit ( ucap cantika tersenyum sambil sedikit membukukkan tubuhnya memberi hormat dan keluar dari ruangan itu ).
Anak itu sangat lah sopan, pintar dan sangat cantik, attieude nya bagus dia tidak semena-mena walau terlahir dari keluarga yang sangat lah berada. apalagi dia anak tunggal, hanya kurang sedikit, sorot matanya sangat dingin walau pun dia tersenyum ( ucap ibu sisilia kepada Ibu renata )
iya ibu benar saya juga melihatnya. tapi Saya juga sangat menyukainya. ( ucap ibu renata sambil tersenyum yang di balas senyuman oleh ibu sisilia )
Ya sudah kamu boleh kembali bekerja lagi ( ucap ibu sisilia )
__ADS_1
Baik bu, saya pamit dulu ( ucap ibu renata membungkuk memberi hormat).
Bersambung