Cinta Cantika

Cinta Cantika
Bertemu Pak Alex


__ADS_3

Dalam dua puluh menit, pak alex sampai di Harton hotel milik cakra, pak alex masuk kedalam hotel dengan tergesa-gesa.. Cakra yang sudah mengetahui kedatangan pak alex dari monitor kamarnya yang diberitahu cantika, langsung menyuruh Riyu menjemput pak alex ke lobby.


Kak kita temui pak alex diluar aja ya, aku takut pak alex akan salah paham melihat aku berdua sama kakak dikamar. Ucap cantika takut pak alex memarahinya..


Baiklah.. Ayo kita keluar.. jawab cakra yang mengerti maksud cantika..


Mereka berdua keluar dari kamar menuju ruang tamu..


Udah bangun kalian, gimana? Nyenyak tidurnya.. Tanya saga menggoda cakra dan cantika saat mereka sudah berada diruang tamu..


Kak.. Jangan mulai... Jawab cakra memberi peringatan.... Sedangkan cantika hanya diam. matanya Langsung melihat cakra dengan sorot mata bertanya...


Cantika kenalin.. Ini bang revan dan ini kak saga, mereka berdua kakakku.. Ucap cakra Langsung memberi tahu cantika, cakra mengerti maksud dari tatapan cantika padanya..


Salam kenal.. Aku cantika, maafkan aku sudah merepotkan.. Ucap cantika langsung memperkenalkan diri setelah cakra memperkenalkan mereka berdua padanya.


Jangan sungkan, Kamu tidak merepotkan.. Ada seseorang yang lebih merepotkan.. Ucap Revan menyindir cakra.. Cantika langsung bingung Siapa yang revan maksud, tapi tidak berani bertanya.


Tidak usah menyindirku bang, aku tahu aku Sangat merepotkanmu semalam. Ucap revan yang tahu arah sindiran revan.. Cantika langsung tersenyum saat tahu orang yang dimaksud revan adalah cakra..


Permisi boss... Tamunya sudah didepan.. Ucap Riyu tiba-tiba datang, memberi tahu cakra kalau orang yang cakra suruh jemput di lobby, sudah menunggu di depan pintu kamar utama, sebelum mempersilahkan tamunya masuk..


Bawa dia masuk.. Ucap cakra..


Baik boss... Jawab riyo memberi hormat, langsung berbalik menemui pak alex yang masih berada diluar.

__ADS_1


Siapa dek.. Tanya revan dan saga berbarengan..


Tunggu saja.. jawab cakra tidak mau menjelaskan.


Siapa orang ini, pengawalnya banyak sekali, kenapa nona bisa bersamanya.. Ucap alex dalam hati... Saat melihat sekelilingnya..


Tuan ayo ikut saya.. Ucap riyu memberitahu pak alex supaya pak alex mengikutinya, saat riyu sudah sampai didepan pak alex..


Tanpa basa basi, pak alex langsung mengikuti Riyu dibelakangnya, merekaa masuk kedalam kamar hotel, menuju ruang tamu, dimana cakra dan yang lain berada.


Bapak... Teriak cantika saat melihat pak alex, cantika langsung berlari menghampiri pak alex lalu memeluknya..


Cakra, revan dan saga terkejut dengan teriakan cantika yang tiba-tiba, apalagi melihat cantika berlari memeluk orang yang di panggilnya bapak, membuat mereka langsung melihat kearah orang yang cantika tuju..


Nona.. Apa nona baik-baik saja.. Apa ada yang terluka.. Kenapa nona berada disini.. Kenapa tidak mengabari bapak.. Ucap pak alex yang masih dalam keadaan khawatir dengan Keadaan cantika..


Cantika yang masih dalam pelukan pak alex menangis tersedu-sedu, sebelum memeluk pak alex cantika sempat melihat luka ditangan pak alex yang mengering tanpa di obati, baju pak alex yang masih berlumuran darah dan acak-acakan, raut wajah pak alex yang terlihat lelah, ini pertama kalinya cantika melihat bentuk lain dari pak alex yang sangat memprihatinkan..


Nona kenapa menangis, apa ada yang sakit, katakan.. Jangan takut.. Ucap pak alex melepaskan pelukan cantika, memegang pundak cantika agar bisa lebih jelas melihat keadaan cantika.


Pak aku tidak apa-apa.. Tapi kenapa baju bapak penuh darah, Kenapa bapak tidak mengobati lukanya, kenapa lukanya dibiarkan seperti ini, lukanya pasti sangat sakit.. jawab cantika langsung mengambil tangan pak alex dari pundaknya, cantika menggenggam tangan pak alex dengan air mata yang Masih bercucuran.


Terlihat sekali cantika sangat menyayangi orang itu, membuat aku iri.. ucap cakra dalam hati..


Bapak tidak apa-apa, Ini luka kecil, tidak sakit.. Nona jangan mengkhawatirkan bapak.. Sebentar juga sembuh.. Jawab pak alex menenangkan cantika...

__ADS_1


Jangan membodohiku.. Aku bukan anak kecilmu lagi.. Ucap cantika saat melihat luka yang begitu dalam dan mustahil tidak sakit..


Tidak... bapak tidak membodohi nona, luka ini memang tidak sakit. Jawab pak alex menenangkan cantika yang khawatir padanya.


Kak.. Apa ada dokter disini.. Ucap cantika berbalik menghadap cakra, bertanya padanya karna percuma berdebat dengan pak alex untui saat ini.


Kakak sudah suruh Riyu membawa dokter kesini, kamu tenanglah, ayo kita duduk disana dulu, menunggu dokternya datang, ayo pak.. Jawab cakra yang datang menghampiri cantika, membawa cantika dan pak alex untuk duduk dikursi tamu bersama revan dan saga, waktu cakra melihat luka pak alex yang begitu banyak tanpa pak alex obati, cakra langsung mengirim pesan pada Riyu untuk memanggil dokter pribadinya.


Siapa dia.. Kenapa nona cantika sangat akrab dengannya, Ucap pak alex dalam hati.


Cantika dan pak alex mengikuti cakra untuk duduk di kursi, menunggu dokter datang mengobati pak alex, cakra yang duduk berhadapan dengan pak alex, bisa membaca raut muka pak alex, yang bertanya-tanya siapa dia dan kedua kakaknya..


Pak, perkenalkan saya cakra, ini abang saya revan, dan ini kakak saya saga, saya tahu bapak pasti bertanya-tanya siapa kami, dan apa hubungannya kami dengan cantika, bapak tenang saja, kami tidak melakukan apapun terhadap cantika, malah saya pribadi sangat bertrimakasih pada cantika yang sudah menolong saya semalam, kalau bukan karna cantika mungkin saya tidak akan berada disini sekarang, saya juga minta maaf, tidak langsung menghubungi keluarga cantika, bukan saya tidak mau, tapi saya tidak tahu menghubunginya kemana, saat saya mau mengantar cantika pulang, cantika demam tinggi, melihat keadaannya yang tidak memungkinkan untuk saya antar pulang, jadilah cantika saya rawat dia disini. Ucap cakra memperkenalkan dirinya dan kedua saudaranya, lalu menjelaskan permasalahannya pada pak alex agar pak alex tidak salah faham..


Apa nona sudah baikan.. Ucap pak alex melihat cantika, pak alex langsung terkejut dengan penjelasan cakra mengatakan cantika demam tinggi.


Cantika baik pak, Cantika sudah sembuh berkat kak cakra yang merawat cantika dengan baik, bapak jangan khawatir ya. Jawab cantika tersenyum pada pak alex.


Trimakasih sudah merawat nona cantika, Saya Alex, orang yang menjaga nona cantika dari kecil. Ucap pak alex mengucapkan rasa trimakasihnya saat mendengar perkataan cantika, pak alex juga memperkenalkan dirinya..


Bukan, bukan orang yang menjaga ku, tapi orang tua keduaku.. Ucap cantika membantah perkataan pak alex yang menyebutkan dirinya orang yang menjaga cantika.


Tuan, bisa ceritakan pada saya secara detail apa yang terjadi pada tuan dan nona cantika semalam, saya yakin ada seseorang yang ingin mencelakai nona atau mencelakai tuan. Tanya pak alex pada cakra dengan serius.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2