Cinta Cantika

Cinta Cantika
Revan dan Saga


__ADS_3

Cakra juga memahami, Alasan Revan


melarangnya, semua yang Revan lakukan hanya untuk menjaga dan melindungi supaya cakra tidak salah Arah, apalagi banyak para artis yang terjerumus ke hal-hal yang demikian, menjadikan semua itu sabagai gaya hidup, yang akan merugikan diri sendiri nanti, cakra mengerti kalau Revan tidak ingin hal buruk terjadi padanya.


Cakra sangat bersyukur di kelilingi orang-orang yang sangat baik, Membuat Dia tumbuh menjadi sosok yang hangat dengan begitu banyak kasih sayang yang di dapatnya.


Ya meskipun orang tua cakra adalah pebisnis yang sibuk, mereka selalu menyisihkan waktu untuk menemani cakra setiap hari. Dari Semenjak cakra lahir, Mereka juga tidak pernah meninggalkan cakra sekalipun atau menitip kan cakra dengan siapapun, baby sister mereka pekerjakan hanya untuk membantu, tapi semua hal tentang cakra mereka lakukan sendiri secara bergantian.


Meski orang tua Cakra adalah pebisnis, untuk pekerjaan yang berada di luar kota, mereka mengutus orang kepercayaan untuk menyelesikan pekerjaan di sana, tapi jika ada hal penting, yang memang tidak bisa di gantikan dengan orang kepercayaan di sana, maka mereka akan membawa cakra untuk ikut bersama, semua mereka lakukan karna tidak mau melewatkan moments tumbuh kembang Cakra setiap harinya, mereka juga selalu mengutamakan kepentingan cakra atas kepentingan mereka sendiri


Dari kecil pula, gerak gerik cakra tak luput dari pantauan kedua orang tuanya, Mereka tidak pernah memaksa cakra untuk melakukan apa yang mereka inginkan, malah mereka membebaskan cakra untuk melakukan apa yang cakra inginkan, dalam hal baik tentunya.


Cakra tumbuh tak lepas dari kasih sayang yang berlimpah yang selalu dia dapatkan dari orang tua, kakek-Nenek dan orang-orang di sekitarnya, membuat cakra tidak pernah merasakan kurangnya kasih sayang.


Selain Revan, Cakra mempunyai Asiten yang bernama Saga Hauw Berbeda denga Cakra dan Revan Saga berasal dari Keturun Korea dan Cina, Ayah Saga Asli korea sedangkan ibu Saga Asli Cina, dan Saga di lahirkan di Korea. Umur saga sama dengan Revan yaitu 29 tahun, di banding Revan, Sagalah yang terlebih dahulu mengenal cakra, 10 tahun sudah Saga mendampingi Cakra melewati kerikil tajam yang Sama-sama mereka tapaki.



( Saga Hauw di panggil Asisten Saga )


Sama hal nya seperti Revan, Saga sangat menyayangi Cakra, bahkan selalu memanjakan cakra sebagai adik kecilnya, Saga selalu menuruti ke inginan Cakra dalam hal apapun, membebaskan cakra membeli apapun yang cakra mau dan yang cakra ingin, baik itu yang murah sampai yang mahal sekalipun, Saga tidak akan pernah melarang nya, bahkan selalu memenuhi Semua ke inginan cakra, walau itu hanya untuk sebuah koleksi semata, saga tidak pernah mempermasalahkan.


Itu yang sering membuat Saga dan Revan Cekcok dan terus berdebat karna selalu berbeda pendapat, menurut Revan, Saga sangat memanjakan cakra, Revan khawatir, rasa sayang Saga membuat cakra tidak bisa berpikir dan membedakan mana yang butuh dan yang tidak, karna selalu di manja. Revan takut akan berdampak tidak baik untuk cakra, tapi bagi saga, itu hal biasa yang terpenting tidak merugi kan orang lain, setidaknya bisa membuat cakra bahagia. Menurut saga sah-sah saja.


Walau selalu berdebat dan cekcok, mereka tetap saling menyayangi, melindungi, dan membela satu sama lain, meski mereka tidak satu darah. Tapi persaudaraan tidak lah harus terus berkaitan dengan ikatan darah, selagi bisa menerima satu sama lain baik itu kekurangan atau kelebihan, malah membuat ikatan itu lebih kental dari pada darah. Itulah yang membuat hubungan mereka sangat erat.


( Didalam Hotel )


Aaaaaaaaaaa....... ( Masih berteriak yang ketiga kalinya sambil memukul bantal )


Huh Kenapa aku bodoh sekali, kenapa tadi aku malah bengong...

__ADS_1


Bodoh..


Bodoh..


Bodoh.. ( ucapnya sambil memukul-mukul bantal mengupat diri sendiri )


Cakra kamu kenapa? ( Revan bertanya untuk kedua kali )


Kenapa masih berteriak. ( dengan suara yang sedikit meninggi sambil melihat ke arah cakra )


Apa yang terjadi? ( Dengan raut wajah khawatir Revan berdiri dari kursi lalu berjalan mendakati cakra )


Hei kenapa hah? ( memegang pundak cakra )


Abang tau ( Ucap cakra yang masih belum menyelesaikan kalimatnya, langsung di potong Revan )


Tidak ( Ucap Revan, menjawab ucapan cakra yang masih belum selesai, sambil tersenyum😁 )


Abang kalimat ku belum selesai.


hahahahahahahaha ( Revan tertawa sangat keras Melihat tatapan kesal cakra padanya, Saga yang baru masuk kekamar hotel, jadi bingung melihat Revan yang tertawa 🀣)


Abang kenapa tertawa? ( Saga bertanya kepada Revan, walau pun mereka seumuran, Revan Lebih Tua 7 bulan dari saga, sejak pertama kali bertemu Revan, Saga sudah memanggil Revan dengan sebutan abang, tanpa tau berapa umur Revan saat itu )


Kamu tidak liat betapa lucunya dia ( Revan menunjuk cakra )


Abang ini tidak lucu ( ucap cakra malas )


Hahahahaha ini sangat lucu ( ucap revan, sambil tertawa lagi)


Hah! apanya yang lucu. ( ucap saga Bingung melihat ke arah cakra )

__ADS_1


Tidak ada.( jawab revan sambil meredakan tawanya )


Sudah jangan kamu pikirkan! ( ucap Revan yang mengerti raut kebingungan di muka saga )


Dek kenapa? ( tanya saga pada cakra untuk memastikan, apa yang terjadi, bukannya menjawab perkataan saga, cakra hanya mengangkat ke dua bahunya, memberi kode kalau dia tidak tau )


Sudah! sini duduk sini. ( panggil Revan menepuk sisi kasur di sebelahnya, untuk memecahkan kebingungan saga, Saga langsung berjalan ke arah Revan lalu duduk )


Cakra ayo duduk, abang tidak akan bercanda lagi!( ucap Revan, Cakra yang melihat muka serius Revan yang menatap ke arah nya langsung duduk, mereka bertiga duduk melingkar di atas kasur )


Ayo ceritakan, abang tidak akan menyelah ( ucap Revan pada cakra, saga yang mendengar ucapan Revan pada cakra terus bingung dengan tatapan yang tidak terbaca )


Tadi waktu aku dan kak saga pergi ke swalayan, Aku gak sengaja nabrak seorang gadis ( Ucapan Cakra masih kembali terpotong, Kali ini bukan Revan pelakunya, melainkan saga πŸ˜‚)


Bersambung


Hai teman-teman.. Tolong Maafkan aku yang selalu terlambat untuk Up bab berikutnya... Aku mohon pengertian kalian untuk sabar menunggu ceritaku selanjutnya...πŸ™


Sebab terkadang aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaanku yang lain, selain menulis novel ini...✌️


Dan Aku selalu berterimakasih kepada kalian yang terus mendukung karyaku...😘


Terkadang aku suka terharu membaca komen dari kalian..πŸ₯°


Terimakasih banyak.. πŸ™Tidak ada yang bisa aku lakukan untuk kalian selain ucapan terimakasih...πŸ™


Sungguh aku menyayangi kalian... Kalian akan aku panggil dengan sebutan "MANIS"...


Bukti rasa sayangku pada kalian...😍


Terimakasih banyak untuk semua manis-manisku... Semoga kalian selalu dilimpahkan kesehatan.. πŸ˜‡

__ADS_1


Maaf aku sudah curhat disini...πŸ™


Salam sayang dariku untuk kalian para manis yang sudah bersedia membaca Novelku... Saranghaeyo..❀️


__ADS_2