
Terimakasih pak, selalu ada untuk cantika.. jangan tinggalkan cantika sendiri... Ucap cantika terisak dalam pelukan pak alex...
Tenanglah.. Bapak akan selalu ada untukmu dan sampai kapanpun.. Bapak tidak akan meninggalkanmu... Percayalah kamu akan selamanya menjadi anak bapak, bagian dari hidup bapak... Jawab pak alex menenangkan cantika ikut meneteskan air mata...
Iya... Cantika percaya... Ucap cantika kembali terisak mendengar perkataan pak alex yang menyantuh hatinya..
Eh.. Ada apa ini... ada apa dengan kalian... Ucap bik inah Tiba-tiba masuk kedalam ruang rawat cantika...
Tidak apa bik.. jawab cantika melepaskan pelukannya dari pak alex, dengan cepat menghapus air matanya, agar bik inah tidak Ikut sedih melihat keadaannya saat ini, cukup dia dan pak Alex saja..
Ada apa.. Cerita sama bibik... Ucap bik inah menatap cantika..
Tidak ada apa-apa bibik.. Percayalah.. Jawab cantika serius, agar bik inah percaya padanya..
Baiklah.. kalau nona belum mau cerita sama bibik... Bibik tidak akan bertanya lagi.. Ucap bik inah pura-pura mengalah...
Sebenarnya bi inah mengetahui apa yang baru Saja terjadi, bi inah datang hampir berbarengan dengan orang tua cantika, bik inah menyaksikan semuanya dari belakang pintu tanpa cantika, pak alex dan kedua orang tua cantika ketahui.. awalnya bi inah akan masuk kedalam ruang rawat cantika setelah kedua orang tua cantika masuk, tapi langkah bi inah terhenti melihat daddy cantika memukul pak alex.. ditambah lagi perdebatan antara cantika dan majikannya, Membuat bi inah mengurungkan niatnya untuk masuk kedalam, tidak ingin kehadirannya diketahui, bik inah bersembunyi dibalik pintu..
Aku ketoilet dulu.. Ucap pak alex membelakangi bi inah menuju toilet, pak alex sama sekali tidak melihat kearah bi inah, pak alex sengaja pergi ketoilet untuk membersihkan darah yang ada dibibirnya agar tidak terlihat oleh bi inah..
Tanpa pak alex sadari bi inah sudah mengetahui keadaan pak alex saat ini, hanya saja bi inah tetap dalam mode pura-pura tidak tahu, agar keadaan tidak bertambah sedih...
Bibi bawak apa? Tanya cantika pura-pura bersemangat menghilangkan kecanggungan diantara mereka..
Bibi bawa makanan untuk nona.. jawab bi inah dengan senyum yang dipaksakan..
Mana bi.. Cantika mau.. Ucap cantika meminta padahal dirinya sudah kenyang..
Bibi buka dulu ya nona.. jawab bi inah membuka tempat makanan yang dibawanya untuk cantika..
Ya ampun bi.. Makasih... Ucap Cantika bahagia melihat isi tempat makanan yang sudah dibuka bi inah berisi makanan kesukaannya yaitu sushi.. Membuat nafsu makannya kembali..
Sama-Sama nona.. biar Bibi suapin ya.. jawab bi inah mengambil satu potongan sushi mengarahkan kemulut cantika..
Dengan senang hati cantika menerima suapan dari bi inah..
__ADS_1
Bibik tahu, nona hanya berpura-pura bahagia saat ini.. Semoga nona kuat, Maafkan bibik tidak bisa melakukan apa-apa untuk nona... Ucap bi inah dalam hati sambil menyuapi cantika dengan mata yang sedikit berembun...
Terimakasih bik, sushinya enak.. Ucap cantika memuji, Menghabiskan semua makanannya tanpa sisa, Cantika tersenyum melihat bi inah... Setelah selesai menyantap makanannya.
Bibik tahu nona, tidak ada masakan bibik yang tidak enak... Semuanya enak.. Jawab bi inah dengan PD nya, memuji dirinya sendiri..
Hahahahahahahahaha iyaaaa.. Cantika tahu... Ucap cantika tertawa mendengar ke PD an bik inah..
Kalian menertawakan apa ? Tanya pak alex Setelah keluar dari dalam toilet, pak alex sengaja pura-pura tidak mendengar apa yang sedang cantika dan bi inah tertawakan, padahal pak alex mendengar perbincangan mereka dari awal..
Alah.. Bapak pura-pura Tidak tahu... Jawab cantika memanyunkan bibirnya kedepan, seperti anak kecil..
Memang tidak tahu, ucap pak alex meniru gaya cantika, sengaja mengejek...
Bapak... Teriak cantika cemberut tidak terima pak alex mengejeknya..
Udah Ah.. Kalian jangan seperti anak kecil.. Ucap bik inah menjadi penengah...
Bibik gak seru ya pak, gak bisa diajak bercanda.. Serius mulu.. ucap cantika mengejek bi inah Sambil memanyunkan bibirnya...
Seterah lah.. Kalian atur aja.. Ucap bi inah masa bodoh...
Hahahahaha
Tawa Cantika dan pak alex bersamaan, cantika dan pak alex tidak bisa Menahan tawa mereka melihat ekspresi bik inah saat ini...
Semoga kalian selalu seperti ini... Ucap bi inah dalam hati melihat tawa lepas cantika dan pak alex Yang membuat sejuk hatinya, meskipun Bik inah tahu mereka berdua sedang menertawakannya..
Bi inah menyunggingkan sedikit senyum tanpa cantika dan pak alex ketahui..
Tok.. Tok.. Tok...
Ketukan pintu dari dokter yang merawat cantika..
Menghentikan tawa cantika dan pak alex..
__ADS_1
Masuk dokter.. Ucap cantika mempersilahkan...
Selamat siang dokter cantika, maaf saya periksa dulu... ucap sang dokter sopan...
Iya silahkan dokter... Jawab cantika mempersilahkan dokter kasandra untuk memeriksanya..
Dengan hati-hati dokter kasandra memeriksa keadaan cantika dengan teliti...
Keadaan dokter cantika sangat baik, Tidak ada yang patut dikhawatirkan, semua normal, hari ini dokter cantika sudah boleh pulang, saya akan resepkan vitamin untuk dokter cantika, pesan saya dokter cantika jangan banyak fikiran, untuk beberapa hari kedepan istirahat dulu dirumah.. Jangan langsung beraktifitas ya dok.. Ucap dokter yang menangani cantika dengan ramah..
Baik dokter.. Trimakasih.. jawab cantika tak kalah ramah..
Kalau gitu saya permisi dulu dokter Cantika, ini resep obat yang harus ditebus di apotik, ucap dokter yang menangani cantika seprofesional mungkin, walau sebenarnya dalam hati agak gugup, sebab cantika adalah direkturnya.
Iya.. Dokter.. Terimakasih banyak.. Jawab cantika tersenyum..
Pak.. kita pulang kerumah oma saja ya.. Aku tidak mau pulang kemansion.. Apa boleh.. Tanya cantika meminta izin..
Apa tidak sebaiknya kita pulang kemansion saja nona. Jawab pak alex kembali kemode profesionalnya...
Pak... Aku belum siap pulang Kemansion, aku mohon untuk kali ini, aku mau tinggal dirumah oma untuk sementara waktu, boleh ya pak... Tanya cantika lagi..
Baiklah.. kita akan kerumah oma.. Jawab pak alex menyetujui.. Oma yang dimaksud cantika adalah ibu dari pak alex..
Tok.. Tok...
Ca.. Maafkan kakak dan kak josep.. kami tidak menjagamu dengan baik.. Ucap jesica tiba-tiba masuk kedalam ruang rawat cantika lalu bicara tanpa jeda, sebab jesica merasa bersalah sudah meninggalkan cantika dengan damien semalam...
Kak.. Permisi dulu baru bicara, jangan langsung ngegas aja.. ucap cantika terkejut..
Maaf ca.. Kakak benar-benar terkejut mendengar berita tentang kamu dari Kak Daniel.. Makanya kakak langsung buru-buru kesini... coba kamu katakan dimana yang sakit ca.. biar kakak periksa.. ucap jesica khawatir...
Aku gak apa-apa kak, lagian Aku sudah dipriksa sama dokter kasandra, katanya aku sudah baik-baik saja, dia benar.. Aku memang sudah baik-baik aja.. Jawab cantika Pura-pura..
Bersambung
__ADS_1