Cinta Cantika

Cinta Cantika
Merahasiakan Identitas Cantika


__ADS_3

Saat pak alex selesai bertanya, tiba-tiba Riyu datang bersama dokter Nhael untuk memeriksa keadaan pak alex.


Saya akan jelaskan Semuanya nanti pak alex, karna untuk saat ini, biarkan dokter Nhael mengobati luka bapak dulu sampai selesai, saya tidak tega melihat cantika sangat mengkhawatirkan bapak. Ucap Cakra melihat dokter Nhael sudah berada didekatnya.


Baiklah. Jawab pak alex yang juga melihat cantika sangat mengkhawatirkannya.


Dokter langsung mengobati semua luka pak alex, saat cakra memberi kode padanya, dokter membersihkan semua luka, juga menjahit luka ditangan pak alex yang memang agak dalam.


Cantika yang melihat dokter menjahit tangan pak alex, kembali meneteskan air matanya, Cantika merasa bersalah, menganggap dirinya yang membuat pak alex terluka seperti itu.


Jangan menangis, ini tidak sakit, masak calon dokter nangis lihat luka sekecil ini, gimana nanti nona mengobati orang-orang Yang terluka lebih parah dari ini, kalau nona terus menangis seperti itu... ucap pak alex menenangkan cantika yang menangisinya..


Aku gak nangis, air mataku yang gak mau berhenti.. jawab cantika polos.. Cakra, Revan, Saga, Pak alex Dan dokter tersenyum mendengar jawaban cantika.


Apa cita-cita nona ingin menjadi dokter? Tanya dokter Nhael yang mulai membuka suaranya, untuk mengalihkan cantika agar berhenti menangis, dokter Nhail adalah dokter pribadi cakra di paris juga dokter yang mengobati cantika semalam.


Iya dokter. Jawab cantika tersenyum saat mengingat cita-citanya, cara dokter nhael berhasil membuat cantika berhenti menangis.


Belajarlah yang rajin, agar nilai kamu bagus, itu termasuk syarat masuk sekolah kedokteran.. Ucap dokter Nhail menasehati cantika agar selalu giat belajar, tapi tangannya tetap fokus menjahit luka pak alex.


Dokter tenang saja, nona cantika sudah ditrima di Paris Descartes University. Ucap pak alex bangga memberitahunya.


Hah.. Benarkah... Jawab dokter Nhail terkejut, sama halnya dengan Cakra, revan dan saga mereka sama terkejutnya, mendengar cantika saat ini sudah mau masuk kuliyah, mereka mengetahui university itu.


Iya benar. Ucap cantika menjawab keterkejutan mereka semua.


Umurmu brapa nona? Tanya dokter Nhail yang tidak percaya cantika sudah masuk kuliyah.


14 tahun dokter.. jawab cantika jujur.


Benarkah? Tanya dokter memastikan lagi.


Benar dokter. Jawab cantika tersenyum.

__ADS_1


Siapa namamu nona. Tanya dokter Nhail penasaran.


Namaku Cantika Adeluwisz Wilson dokter. Jawab cantika menyebutkan namanya dengan lengkap.


Siapa nona, tanya dokter Nhael memastikan kembali apakah dia tidak salah dengar.


Cantika Adeluwisz Wilson dokter. jawab cantika kembali mengulang menyebutkan namanya.


Ya Tuhan.. ternyata Nona putri profesor wilson yang jenius itu, aku Benar-benar tidak menyangka bisa bertemu dengan nona disini, aku sangat mengenal nama nona, tapi tidak mengetahui bagaimana rupa nona, aku bersyukur bisa melihat nona Di sini, kalau nona seperti ini, pantas saja semua data mengenai nona dihilangkan. Ucap dokter Nhail terkejut tapi Sangat bahagia bisa bertemu cantika orang yang selalu dibicarakan orang-orang, tapi tidak ada yang tahu rupanya, bahkan teman sekolahnya tidak tahu siapa cantika.


Ternyata dia anak orang yang penting disini, apalagi dia terkenal jenius, Itu kenapa aku tidak bisa melacaknya.. Ucap revan dalam hati, sudah mengerti kenapa anak buahnya tidak bisa melacak data cantika.


Syukurlah cakra mencintai orang yang tepat. ucap saga dalam hati...


Jangan begitu dokter, aku tidak sejenius itu, itu hanya rumor. Jawab cantika yang merasa ucapan dokter Nhael terlalu berlebihan mengenainya..


Tidak salah hatiku memilihmu cantika, aku akan menunggumu sampai kamu tumbuh menjadi wanita dewasa. Ucap cakra dalam hati.


Dokter Apa jahitannya sudah selesai. Tanya pak alex mengalihkan pembicaraan, melihat cantika yang sudah tidak nyaman membahas mengenainya.


Trimakasih dokter. Ucap pak alex menerima resep obatnya.


Sama-sama tuan, untuk lima hari kedepan usahakan jahitannya jangan terkena air dulu, oleskan salep ini tiap 3 jam sekali, agar lukanya mengering. Ucap dokter Nhael memberitahu pak alex.


Baik dokter. Trimakasih. Jawab pak alex.


Sama-sama tuan, Tuan jangan sungkan, ini sudah menjadi tugas saya. ucap dokter Nhael.


Ohya Dokter.. boleh Saya minta tolong. Ucap pak alex meminta bantuan pada dokter Nhael.


Silahkan tuan, kalau saya bisa, pasti saya akan bantu. Jawab dokter Nhail yakin.


Tolong jangan beritahu siapapun, mengenai dokter yang bertemu dengan nona cantika... saya tidak mau terjadi hal yang tidak diinginkan mengenai nona. Ucap pak alex meminta dokter Nhail merahasiakan pertemuannya dengan cantika..

__ADS_1


Baiklah tuan, tuan tenang saja, saya akan merahasiakannya.. Jawab dokter Nhail yang mengerti maksud dari tatapan pak alex padanya.


Trimaksih sekali lagi dokter, atas pengertian dokter. ucap pak alex tersenyum tulus.


Sama-sama tuan. Jawab dokter nhael.


Tuan saya sudah selesai, saya pamit dulu, ada pasien yang sudah menunggu saya dirumah sakit. Ucap dokter Nhael pada cakra meminta izin untuk pergi.


Trimakasih dokter Nhael, biar Riyu yang mengantar dokter kerumah sakit. Ucap cakra, langsung menelpon riyu agar mengantar dokter Nhael kembali kerumah sakit.


Baiklah tuan cakra, tuan revan, tuan saga, tuan alex, dan nona cantika, saya pamit dulu. Ucap dokter Nhael berpamitan pada semuanya hendak pergi meninggalkan hotel, kembali kerumah sakit.


Hati-hati dokter, trimakasih. Ucap semuanya.


Apa yang terjadi pada nona dan tuan semalam. Ucap pak alex membuka suara, seperginya dokter nhael.


Cakra langsung menceritakan Pada pak alex, apa yang terjadi padanya dan cantika semalam, tidak ada satupun yang cakra tutupi.


Brengsek.... Apa tuan tahu siapa orangnya? Tanya pak alex dengan rahang yang sudah mengeras dan tangan yang mengepal, setelah Mendengar cakra menceritakan semua padanya.


Ya.. Saya mengenalnya. Jawab cakra Yang tahu siapa dalang di balik semua kejadian yang menimpanya dan cantika semalam.


Siapa tuan. Ucap pak alex penuh emosi.


Dia Tuan Gabriel, Jawab cakra jujur.


Kurang Ajar... Ternyata si tua itu.. Rupanya Dia ingin bermain-main denganku. Ucap pak alex dengan seringai yang menakutkan.


Apa pak alex mengenalnya? Tanya cakra ingin tahu.


Iya... saya mengenalnya, bahkan sangat mengenalnya, Jawab pak alex yang memang mengenal tuan gabriel, tuan gabriel Terkenal sebagai pebisnis yang sangat licik disana, dia selalu menggunakan orang bawah untuk melancarkan semua keinginannya.


Nona, untuk saat ini, jangan kemana-mana tanpa bapak, jangan pernah lepaskan kalung, gelang dan jam yang bapak berikan pada nona seperti sekarang, biar bapak bisa melacak keberadaan nona dimanapun, bapak yakin orang-orang itu akan kembali mencari nona. Ucap pak alex mengingatkan cantika, pak alex khawatir orang-orang suruhan gabriel yang masih lepas mengincar cantika.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2