
Kak... ! Siapa namamu? Kenapa mereka ingin menjahatimu? ( tanya Cantika dengan suara yang bergetar, masih dalam pelukannya, cantika sama sekali tidak merasa risih dipeluk, karna pelukannya membuat cantika merasa nyaman )
Aku Cakra Putra Aditama, aku juga tidak tau siapa mereka, dan kenapa mereka ingin mencelakaiku, ohya trimakasih telah menyelamatkan aku dari mereka, padahal kamu sama sekali tidak mengenalku, dan maafkan aku telah membuatmu terlibat, maafkan aku telah membuatmu sangat takut, tapi apa boleh aku tau siapa namamu? ( jawab cakra sekaligus bertanya pada cantika, ternyata orang yang di tolong oleh cantika adalah cakra, cantika biasa makan di restoran sabu-sabu yang berada di daerah sungai siene yang sudah menjadi langganannya, restoran tempat cantika makan, bersebelahan dengan restoran eropa tempat cakra makan malam yang termasuk langganan cantika juga )
Aku Cantika Adeluwizs Wilson. ( ucap cantika )
Setelah menyebut namanya, cantika tertidur dalam pelukan cakra, rasa lelah dan rasa takut serta rasa nyaman dalam pelukan cakra membuat cantika dengan mudah memejamkan matanya, taxsi sudah berhenti di pintu hotel milik cakra, satpam langsung membuka pintu penumpang, tapi malah terkejut saat melihat boss merekalah yang berada di dalam.
Sebelum turun dari taxsi, cakra meminta satpam hotel memanggil manager hotelnya, untuk membayar taxsi yang dia dan cantka tumpangi , cakra tidak bisa membayar karna dompet cakra berada didalam tas yang tertinggal di restoran, manager hotel sudah membayar taxsi sesuai dengan arahan cakra untuk membayarnya lebih, sebagai ucapan trimakasih.
Sebelum turun dari mobil, Cakra melihat cantika yang masih tidur dengan lelap di pelukannya, membuat cakra mengurungkan niatnya untuk membangunkan cantika, malah cakra membawa masuk cantika ke dalam hotel dengan menggendongnya, menuju kamar lantai Paling atas, para staf hotel hanya bisa melihat boss mereka dalam diam sambil berbisik-bisik pada teman sebelah mereka, tidak ada satu orang pun yang berani bertanya, sampai sang boss menghilang di dalam lift baru mereka gencar bertanya.
Semua bodyguard di lantai hotel paling atas, juga terkejut melihat boss mereka keluar dari dalam lift, dengan membawa seorang perempuan yang sangat cantik, Sedang tertidur didalam gendongannya, mereka hanya terkejut dalam diam dan juga bingung, serta bertanya-tanya dalam hati, karna tidak pernah melihat bossnya membawa seorang perempuan sama sekali.
Tanpa aba-aba kepala bodyguard dengan cepat membuka pintu kamar utama, terus langsung berlari membuka pintu kamar pribadi milik cakra, saat cakra sudah masuk, kepala bodyguard langsung menutup kamar cakra dan kembali kemeja kerja untuk berjaga didepan.
Cakra meletakkan cantika dengan sangat pelan keatas kasur, lalu duduk di samping cantika, membelai kepalanya dengan lembut, melihat wajah cantika yang masih sangat pucat, cakra mengelus pipi cantika dengan sangat pelan, lalu mencium kening cantika berulang kali.
__ADS_1
Maafkan aku cantika, trimakasih sudah menolongku, meski ini akan berdampak buruk pada sikismu, tapi aku sangat senang, karna dengan cari ini aku bisa bertemu lagi denganmu, Aku bisa lebih dekat denganmu, dan kamu tenang saja, mereka akan membayar semuanya, aku akan berusaha mengeluarkanmu dari rasa takut ini .ucap cakra dalam hati, di sela mencium kening cantika. Setelah puas mencium kening cantika, cakra menyelimuti tubuh cantika.
Tidur lah yang nyenyak cantika, semoga mimpi buruk tidak menghampirimu, aku akan keluar dulu sebentar. ( Ucap cakra pelan di telinga cantika yang masih tertidur pulas, tidak terganggu dengan apa yang di lakukan cakra barusan )
Cakra sudah berdiri hendak keluar dari kamar, lalu kembali melihat kewajah cantika, membuat cakra Tidak jadi pergi, malah kembali duduk di sebelah cantika, menatap cantika dengat lekat sambil mendekatkan wajahnya ke wajah cantika.
Cuupp... Cakra menempelkan bibirnya ke bibir cantika begitu lama, hingga berulang kali, bahkan beberapa kali ******* bibir merah muda itu tampa berhenti dan menjeda.
Sial.... ! Untung dia tidak bangun karna ulah ku, kalau tadi dia bangun, matiiilah aku...! pasti dia akan membenciku, kenapa kamu bodoh sekali cakra, kenapa kamu tidak bisa menahannya. ( ucap cakra bermonolog menyalahkan kebodohannya sambil memegang dada, melihat kearah cantika yang tidurnya muulai terganggu karna ulahnya barusan )
Dengan terburu-buru cakra meninggalkan cantika di dalam kamarnya, sebab kalau berlama-lama bersama cantika, cakra takut apa yang tadi dia lakukan, akan dia ulang kembali.😅
Bang aku sudah di hotel, pulanglah cepat, dan tolong bawa tasku juga bang. ( ucap cakra menelpon revan yang masih berada di sungai siene, sebelum revan menjawab cakra sudah memutuskan sambungan telponnya )
Cakra melangkah kepintu kamar utama, Lalu memanggil kepala bodyguardnya.
Riyu...! tolong tutup semua akses tentangku dan gadis yang aku bawa, jangan sampai ada yang mengetahui kalau aku membawanya kesini, lakukan sekarang juga. ( ucap cakra tegas pada riyu kepala bodyguard kepercayaannya yang memang handal dalam urusan IT dan Hal apapun, hanya saja pas kejadian tadi dia tidak ikut )
__ADS_1
Baik tuan. ( jawabnya hormat lalu pergi kemeja kerjanya yang tidak jauh dari pintu kamar utama cakra )
*******
Di sungai siene, revan sibuk mencaci memaki cakra yang meninggalkan mereka disana tanpa memberi tahu mereka apa alasannya.
Kurang ajar anak itu, tidak bisakah dia menemui kita sebelum dia pulang, kalau dia tidak suka tempat ini, dia bisa mengajak kita pergi ketempat lain. ( ucap saga dengan nada marah, setelah revan memberi tahu Saga kalau cakra sudah berada di hotel )
Awas saja dia, Sampai di hotel, aku akan membuangnya dari lantai atas. ( jawab revan yang juga emosi akan ulah cakra )
Itu terlalu mudah untuknya bang, aku akan mengulitinya lalu mencincang tubuhnya untuk ku jadikan sate. ( ucap saga yang tak kalah emosi, itu hanya ungkapan konyol mereka saja saat sedang marah, mereka tidak akan pernah melakukannya )
Barangmu sudah beres? Bawa tas cakra juga, kita balik sekarang. ( jawab revan menghentikan omongan konyol mereka )
Revan dan saga melangkah keluar menuju mobil, untuk meninggalkan restoran, lalu kembali ke hotel.
Ditempat yang sama, pak alex sedang mengamuk dengan semua penjaga restoran, karna cantika juga tidak di temukan, sudah dua jam lebih pak alex mencari keberadaan cantika, sudah mengecek semua CCTV jalan juga Restoran, semua hasilnya Nihil, CCTV tidak berfungsi sama sekali, sudah semua cara pak alex lakukan masih tidak berhasil menemukan jejak cantika.
__ADS_1
Pak alex tidak bisa melacak cantika lewat Hp, karna Hp cantika berada di tangan pak alex, yang cantika tinggal di restoran, saat sedang berjalan-jalan di luar, pak alex juga sudah melacak Jam dan Kalung cantika, yang sengaja pak alex taruh GPS untuk melacak keberadaan cantika, saat cantika tidak membawa Hp nya, titiknya berada di rumah, saat di cek keberadaan jam dan kalung cantika ke pekerja yang berada di mension, ternyata cantika sedang tidak memakainya.
Bersambung