Cinta Cantika

Cinta Cantika
Rencana


__ADS_3

Terus kapan rencana nona akan memulai? ( tanya pak alex )


Besok pak, besok kita cari dulu beberapa penjahit, yang mau menjahit dengan jumlah yang banyak, kalau mereka mau baru kita cari kainnya. ( jawab cantika )


Kalau gitu! Nanti bapak akan buat surat kerja sama antara nona dan pihak penjahit, mereka tidak boleh menduplikat barang nona, bahkan memproduksi tanpa seizin nona, kalau mereka melakukannya, kita akan beri denda mereka, gimana nona? ( tanya pak alex )


Ya aku setuju pak, setidaknya membuat mereka takut untuk mengambil karyaku, Tapi masalah ini jangan di laporkan ke daddy dan mommy pak, cantika tidak mau mereka tahu dulu. ( ucap cantika )


Kenapa nona? merekakan orang tua nona, kenapa mereka tidak boleh tau? ( tanya pak alex )


Aku tidak ingin sedih pak, apapun yang aku capai mereka tidak pernah tahu bahkan tidak mau tahu, jadi biarkan daddy dan mommy tidak tahu, itu akan lebih baik, agar aku tidak lebih kecewa lagi. ( jawab cantika agak sedih )


Baiklah nona, kalau itu keinginan nona, bapak akan mengerti. ( ucap pak alex yang tahu rasa sedih cantika )


Oh ya pak, usahaku ini aku tidak akan memakai uang pemberian daddy dan mommy, aku akan memakai uang tabunganku sendiri dari memenangkan olimpiade. ( ucap cantika )


Kalau begitu bapak akan membantu nona, untuk menambah uang Produksi nona nanti. ( jawab pak alex )


Hah, aku tidak meminta uang bapak, uang bapak untuk bibi saja, cepat lah menikah. ( ucap cantika )


Tidak nona, bapak akan membantu nona, apalagi biaya untuk produksi itu besar, uang nona tidak akan cukup, apalagi nona tidak memakai uang dari tuan dan nyonya, jadi pakai uang bapak saja, bapak tidak meminta ganti percayalah. masalah menikah, bapak pasti akan menikah, jadi tunggulah. ( jawab pak alex pada cantika )

__ADS_1


Hah bapak meragukan ku? tunggu dulu, akan aku perlihat kan pada bapak tabungan yang di buat pihak sekolah untukku waktu aku lomba olimpiade, nih bapak lihat Hp ini, berapa isinya? ( ucap cantika sambil bertanya )


Yang benar nona isi nya segini? Sebanyak ini? ( tanya pak alex )


Aku bertanya kok bapak balik nanya, emang bapak gak liat? ( tanya cantika lagi )


Iya bapak lihat, tapi kok ini banyak sekali nona?( tanya pak alex kembali )


Aku ikut olimpiade beberapa kali pak, terus penghargaan dari bapak presiden juga beberapa kali, karna membanggakan negara, mereka memberi hadiah dan bonus, bukannya bapakk juga tahu, bapak selalu ikut, kalau daddy dan mommy mungkin gak tahu karna mereka tidak pernah ikut, selalu di ganti sama bapak dan guru, dan lagi aku juga tidak banyak menghamburkan uang, jadilah sebanyak itu. ( ucap cantika )


Bapak tahu nona, tapi bapak gak tahu kalau hadiahnya sebanyak ini, tapi bapak bangga sama nona, selamat ya anak pintar, sudah mendapat hadiah sebanyak ini. ( jawab pak alex sambil menggosok kepala cantika )


Siap nona, bapak laksanakan. ( jawab pak alex tersenyum )


Besok jam 10 kita pergi ya pak, mencari penjahit yang mau bekerja sama, kalau ada waktu kita nyari kain. ( ucap cantika )


Ok, bapak juga akan buat surat kerja samanya nanti, besok sebelum jam 10 bapak akan menyuruh beberapa orang mencari tempat para penjahit, jadi kita tinggal datang saja ke sana, biar tidak banyak memakan waktu. ( jawab pak alex )


Yg menurut bapak baik aja, cantika akan ikut, oh iya pak, sampai lupa, kenapa bibi juga gak kesini pak, bahkan sudah lama bibi kebelakang, apa bibi udah tidur. Ya Tuhan ini sudah jam dua pak. ( ucap cantika sambil menepuk jidatnya saat melihat ke arah jam)


Kenapa kaget, bapak tau ini sudah jam dua, itu jam pas ke arah muka bapak, bibi mungkin udah tidur, nona tidak usah mencarinya, nona naiklah istrahat, jangan lakukan hal yang membuat khawatir lagi, jangan kunci pakai kunci tambahan, nona kan tau kamar nona kedap suara, mau bapak berteriak nona gak bakal dengar. Ingat itu nona. ( jawab pak alex lalu mengingatkan cantika )

__ADS_1


Iya pak siap, Maafkan cantika yang membuat khawatir, trimakasih pak, selamat istrahat semoga mimpi indah, sampai jumpa lagi besok, cantika naik dulu. ( ucap cantika tersenyum )


Ya istrahatlah semoga mimpi indah ( ucap pak alex tersenyum )


Cantika pergi dari ruang TV kekamarnya untuk istrahat karna sekarang sudah tengah malam bahkan sudah mau masuk pagi, sesampainya di kamar, cantika langsung masuk kekamar mandi, mengisi air hangat kedalam bathtup.


Karna belum ngantuk cantika ingin berendam dulu baru tidur, sebab sore tadi cantika juga belum mandi, sekarang cantika sedang berendam dengan mendengarkan musik sambil bernyanyi, sebelum tidur cantika akan mengirim wa pada pak alex dan bi inah kalau cantika bangun jam 9 saja. ✌️😂


Sedangkan di bawah, sehabis cantika naik kekamarnya, pak alex juga akan beristirahat ke kamar, dan menjelaskan pada bi inah besok, pak alex tau bi inah sedang marah padanya, tadi pak alex juga tidak menyusul bi inah, karna tidak mau meninggalkan cantika sendiri walau sebentar, apalagi cantika tidak berhenti bicara.


Pak alex mematikan lampu ruang TV, lalu keluar menuju kamarnya, tapi langkah pak alex terhenti karna lampu dapur masih hidup, pak alex pikir mungkin bi inah lupa mematikan lampu dan para pekerja lain juga sudah tidur semua kecuali beberapa satpam di luar mension.


Pak alex melangkah menuju dapur untuk mematikan lampu, tapi sebelum mematikan lampu, pak alex terkejut dengan seseorang yang tertidur, duduk di atas kursi dan setengah badannya menelungkup di atas meja, dapur bersihnya seperti minibar, bayangkan kursinya setinggi apa dan tak ada penahannya Sama sekali, apalagi untuk ukuran orang luar negeri, untung tidak jatuh.


Ternyata yang tidur adalah bi inah, karna kesal pada pak alex bi inah lupa untuk balik keruang TV, bi inah duduk di minibar dapur sambil minum orange jus dan ngedumel, alhasil bi inah tertidur di sana, pak alex melangkah mendekati bi inah, duduk di sebelahnya.


pak alex merapikan rambut bi inah yang menutup muka, pak alex menatap bi inah lalu tersenyum melihat bi inah yang tertidur dengan wajah yang sangat lembut, pak alex mendekati bi inah lalu mencium kepala bi inah, membuat bi inah terbangun dari tidurnya.


Bi inah kaget melihat pak alex di sebelahnya sedangkan pak alex melihat bi inah dengan tersenyum, bi inah akan pergi meninggalkan pak alex, tapi tangan bi inah di tahan pak alex, pak alex mendekati bi inah lalu memeluknya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2