
Di sungai siene.
Sudah empat jam lebih, tak ada satupun petunjuk mengenai keberadaan cantika yang pak alex dapatkan, semua orang suruhannya sudah berpencar mencari keberadaan cantika disekitar sungai siene, tetap saja tidak ada satupun yang menyampaikan kabar baik, bahkan satu-stunya petunjuk di sana hanya CCTV, tapi saat di cek, semua CCTV disana tidak ada satupun yang menyala, membuat pak alex sangat prustasi, semua benda yang berada didekatnya sudah tidak ada yang berbentuk.
Beberapa meja kaca pecah di pukul pak alex untuk melampiaskan kemarahannya, karna terpalu emosi membuat Tubuh pak alex bergetar lalu terduduk di tengah ruangan restoran itu, dengan darah yang masih bercucuran keluar dari sela-sela tangannya, pak alex membenamkan kepala di pahanya sambil memeluk kakinya sendiri, terdengar suara cantika saat memanggilnya, terlintas dikepala pak alex membuat beberapa bulir bening keluar dari sudut matanya, saat masih meringkuk, pak alex teringat sesuatu, lalu mengambil Hpnya untuk menelpon seseorang.
Bi inah yang melihat kedaan pak alex yang sudah sangat kacau, mengurungkan niatnya untuk mendekati pak alex, bi inah sengaja membiarkan pak alex sendiri, supaya pak alex bisa mengeluarkan semua amarahnya, agar hatinya sedikit lebih tenang, saat melihat pak alex memegang Hpnya, bi inah sudah tahu siapa yang akan pak alex telpon, meski tidak terlalu dekat dengan pak alex, bi inah masih bisa mendengar apa yang pak alex ucapkan.
Halo tuan... ( ucap pak alex saat telponnya tersambung dengan tuan wilson, daddy cantika, untuk mengabarkan hilangnya cantika anak semata wayang mereka )
Alex jangan ganggu saya dulu, kalau penting, kamu bisa telpon Lagi besok, atau kirim pesan saja, saya masih sibuk. ( jawab tuan wilson memotong omongan pak alex, setelah itu langsung menutup telponnya tanpa menunggu pak alex akan menyampaikan hal apa padanya )
Pak alex sangat prustasi saat sambungan telponnya terputus, lalu mencoba menelpon kembali, tapi no yang pak alex telpon sudah tidak aktif lagi, pak alex beralih menelpon seseorang, berharap kali ini sambungan telponnya tidak diputus sepihak sebelum pak alex menyelesaikan ucapannya.
Halo nyonya... ( ucap pak alex saat sambungan telponnya sudah di angkat oleh nyonya wilson, maminya cantika, untuk memberi tahu padanya mengenai hilangnya cantika, karna tuan wilson sudah tidak bisa di hubungi lagi )
Alex bisa kamu telpon saya nanti saja, saya masih sibuk, tolong jangan ganggu saya dulu. ( jawab nyonya wilson pada alex )
Nona cantika hi... ( ucap alex yang belum menyelesaikan omongannya yang sudah terpotong )
__ADS_1
Alex bilang sama cantika kalau mami dan daddy juga merindukannya, lusa kami akan pulang, sudah ya alex, jangan ganggu saya dulu. ( jawab nyonya wilson, memetong ucapan alex tanpa mendengar kelanjutan dari ucapannya, langsung mematikan sambungan telpon mereka )
Saat sambungan telpon terputus pak alex langsung membanting Hp nya dengan sangat kuat, ( kasian... Hp yang tak bersalah ikut kena imbasnya. ( sayang sekali ya.. ! Mending kasih Author buat nulis.😓🤣🙏)
Orang tua macam apa kalian. ( teriak pak alex )
Pak alex yang emosi, beberapa kali memukul-mukul lantai membuat darah yang tadi sudah mengering kembali basah dan bercucuran di sela-sela jari tangan dengan luka sobek yang semakin membesar, tidak ada rasa sakit yang pak alex rasakan saat ini, selain rasa sakit di hati saat memikirkan keadaan cantika yang membuat dadanya terasa sesak.
Nona maaf, maafkan bapak telah lalai menjaga nona, bapak janji akan menemukan nona secepatnya. Tuhaaan tolong jaga nona cantika sampai saya bisa menemukannya, jangan sampai sesuatu yang buruk terjadi padanya.
Ya Tuhan.... ! tolong sadarkan tuan dan nyonya, kalau nona lebih penting dari Semua pekerjaan mereka. ( gumam pak alex sambil menunduk dengan tangan dibelakang kepala, air matanya juga ikut mengalir dalam setiap perkataan yang keluar dari mulutnya )
Bi inah yang melihat keadaan pak alex yang semakin kacau, memberanikan diri untuk mendekati pak alex lalu memeluknya dengan berurai air mata.
Tenangkan dirimu sayang, jangan sakiti dirimu lagi, aku yakin saat ini nona baik-baik saja, nona wanita yang kuat, kamu tau itu kan sayang, kalau nona melihat keadaan kamu begini, nona pasti sangat sedih, kita pulang sayang, kita tunggu kabar nona dimansion saja ya, kamu lihat luka di tanganmu semakin membesar, kita obati dulu tanganmu di mansion, ayo sayang kita pulang dulu, biar Abigael dan anak buahnya yang mencari keberadaan nona, percayakan pada mereka. ( ucap bi inah berusaha menenangkan pak alex sambil memeluknya, Abigael adalah orang kepercayaan pak alex untuk melakukan hal apapun yang pak alex suruh, dia pintar dalam semua hal, juga jujur, karna itulah pak alex sangat mempercayainya )
Bi inah sengaja mengajak pak alex pulang, melihat keadaan pak alex yang sudah tidak memungkinkan dengan banyak luka di tangannya, bi inah mengajak pak alex menunggu kabar cantika di mansion saja, bi inah juga merasa kasihan pada pemilik restoran, pihak keamanan, karyawan, yang kena imbas dari kemarahan pak alex, bi inah melihat muka takut, muka lelah di wajah pemilik restoran dan karyawan, apalagi pihak keamanan yang masih menahan sakit di wajah mereka, bi inah juga sangat kasihan, sebab tak ada satupun dari mereka yang berani meninggalkan tempat karna takut pada pak alex.
Abigeal kamu antar bi inah pulang. ( ucap pak alex yang masih dalam pelukan bi inah )
__ADS_1
Baik Boss. ( jawabnya, Abigael tahu hubungan pak alex dan bi inah karna abigael sudah lama ikut pak alex bersama tuan Wilson )
Tapi aku mau pulang bersamamu. ( Ucap bi inah )
Pulanglah bersama Abigael dan yang lain, aku akan mencari nona Cantika sendiri, istirahatlah... ! kamu pasti lelah. ( ucap pak alex pada bi inah, melepaskan pelukan bi inah, Lalu memegang pundak bi inah untuk berdiri bersama )
Aku gak mau, aku mau kamu pulang bersamaku. ( ucap bi inah kekeh mengajak pak alex untuk pulang bersamanya, tapi Perkataan bi inah, tak di hiraukan oleh pak alex )
Abigel antar bi inah pulang, suruh yang lain juga ikut pulang, kalian istrahatlah, aku akan mencari nona sendiri. ( ucap pak alex meninggalkan bi inah dan yang lain lalu pergi meninggalkan restoran itu dengan mengendarai mobilnya sendiri )
Bi ayo kita pulang, kalian semua juga pulang, maafkan atas kekacauan ini, tolong jangan ada yang berbicara keluar mengenai hilangnya nona. ( ucap abigael dengan tegas, melihat bi inah yang terdiam saat di tinggal pak alex, abigel juga mengajak semua anak buahnya yang ada di sana untuk pulang, yang sudah berpencar masih abigael tugaskan untuk mencari, abigael juga menyuruh pemilik restoran, karyawan dan para keamanan untuk istirahat, mereka semua pergi meninggalkan restoran itu untuk kembali ke mansion )
Bersambung
************
Maafkan ya. Author masih kurang Fit...🙏
Semoga kalian semua selalu sehat.😇
__ADS_1
Trimakasih masih setia membaca novelku.🙏