Cinta Cantika

Cinta Cantika
Kemarahan Pak Alex


__ADS_3

Restoran itu sudah jadi kapal pecah Sekarang, semua pengunjung restoran sudah pada kabur, tidak ada satu pengunjung yang tersisa di sana, Karna semua pengunjung sangat takut melihat kemarahan pak alex. Yang tersisa hanya pemilik restoran, karyawan, dan petugas keamanan.


Pihak restoran juga tidak bisa berbuat apa-apa, mereka menyadari kalau kejadian ini termasuk kelalaian dari pihak mereka, karna CCTV restoran yang mati dan beberapa keamanan tidak berjaga diluar, bahkan mereka tertidur saat jam kerja, restoran mereka adalah restoran yang sangat besar dengan nama baik, Takutnya kejadian ini akan mencoreng nama baik mereka kedepannya.


Bi inah juga tidak bisa menghentikan atau membujuk pak alex agar lebih tenang, melihat betapa menyeramkan wajah pak alex, ini pertama kali bi inah melihat sisi lain dari pak alex yang begitu mengerikan, semua keamanan di sana babak belur di tangan pak alex, bahkan pemilik restoran sudah beberapa kali pak alex mencekiknya, melampiaskan semua kemarahan atas kelalaian pihak restoran menerutnya.


Sebelum masuk ke dalam mobil, saga mendengar restoran disebelah tempatnya makan sedang heboh, Terdengar oleh saga suara orang Berteriak dan meminta maaf juga memohon ampun, saga juga melihat beberapa keamanan sedang babak belur di pukuli seseorang yang terlihat sangat menakutkan walau saga melihatnya dari jarak yang cukup jauh, karna penasaran, saga membalikkan badannya untuk bertanya ke pihak keamanan restoran tempatnya makan, sedangkan revan sudah masuk kedalam mobil tanpa memperdulikan apapun, meski revan juga mendengar apa yang saga dengar.


Pak ada apa rame-rame di restoran sebelah.? ( tanya saga pada pihak kemanan restoran )


Oh Itu.. ! karna pak alex sedang mengamuk tuan, karna nona muda hilang saat berjalan-jalan di restoran mereka. ( jawab keamanan restoran pada saga, yang terlihat agak takut, karna mereka memang mengenal siapa pak alex dan cantika, cantika juga sering makan di restoran mereka kalau cantika ingin makan-makanan eropa )


Siapa nona muda itu pak?, sampai membuat heboh satu restoran, sihingga orangnya bebas memukul pihak keamanan dan pemilik restoran? Kenapa tidak priksa CCTV saja? ( tanya saga yang penasaran siapa orang yang di maksud oleh pihak keamanan restoran )


Dia putri dari orang yang berpengaruh di sini tuan, mereka sangat dihormati, pak alex adalah kaki tangan mereka yang juga berpengaruh dan ditakuti, masalahnya tuan, CCTV nya tidak berfungsi, itulah penyebab kenapa pak alex mengamuk, mungkin restoran kami juga akan kena imbasnya setelah ini. ( jawab pihak keamanan restoran menjelaskan pada saga dan mulai pasrah kalau restoran mereka juga akan kena imbasnya )


Heemmm ternyata begitu. semoga saja restoran bapak tidak kena imbasnya. ( ucap saga menenangkan pihak keamanan restoran dengan menepuk pundaknya )


Saga kamu ngapain di sana? mau aku tinggal di sini? ( tanya revan pada saga sedikit emosi, revan marah karna saga juga tidak kunjung masuk kedalam mobil, malah asik berbincang dengan pihak keamanan, yang entah membahas apa pikir revan )


Iya bang, jangan marah-marah. ( jawab saga sedikit berteriak )


Pak saya pulang dulu, kalau saya masih lama disini, nanti ada singa yang akan mengamuk. ( ucap saga langsung berpamitan ke pihak keamanan dengan bahasa nyelenehnya sambil tersenyum )

__ADS_1


Hati-hati tuan, trimakasih sudah mampir kerestoran kami. ( ucap pihak keamanan restoran yang di jawab dengan anggukan oleh saga, lalu saga membalikkan badannya langsung melangkah masuk kedalam mobil untuk kembali ke hotel )


Selama perjalanan menuju hotel revan dan saga hanya diam saja, mereka berdua sibuk dengan pemikiran masing-masing, Setelah Tiga puluh menit revan dan saga sudah sampai di depan hotel, mereka berdua turun dari mobil, saga langsung masuk kedalam hotel sedangkan revan memberi kunci mobilnya pada petugas valet, setelah itu revan masuk kedalam hotel menyusul saga yang sudah menunggunya di depan lift, mereka masuk lift bersama menuju lantai paling atas.


Lift sudah sampai di lantai paling atas, Riyu langsung membuka pintu kamar utama saat melihat revan dan saga keluar dari dalam lift, dengan langkah yang begitu cepat dan wajah yang tak terbaca, setelah revan dan saga masuk, Riyu menutup pintunya kembali.


Dari tadi revan dan saga ingin menghajar cakra habis-habisan atas sikap cakra yang meninggalkan mereka berdua di sana seenaknya, tapi saat melihat cakra yang duduk di kursi ruang tamu kamar, dengan muka dan tatapan mata yang begitu menyeramkan, mengurungkan niat mereka untuk menghajar cakra.


Dek kamu kenapa? ( tanya Revan pada cakra, revan khawatir saat melihat cakra, karna revan tau tatapan cakra saat ini adalah tatapan membunuh )


Seseorang ingin mencelakaiku bang. ( jawab cakra dengan nada menahan emosi )


Kapan? ( tanya saga, saga kaget bercampur Khawatir )


Apa kamu terluka ? Apa mereka menyakitimu ?( tanya saga lalu menghampiri cakra memeriksa tubuhnya )


Aku baik-baik saja kak, mereka tidak sempat menyentuhku. ( jawab cakra membuat saga kembali tenang )


Mereka ada berapa orang? Kenapa kamu tidak menemui kami untuk membantumu menyelesaikan mereka ? ( Tanya revan pada cakra sedikit kesal, karna cakra melupakan dia dan saga )


Mereka Dua belas orang bang, aku bukan tidak ingin menemui kalian, tapi ada seseorang yang menarikku dari sana. ( jawab cakra menjelaskan )


Siapa mereka? Apa maunya? Apa kamu sudah tahu siapa orangnya ? ( tanya revan, karna begitu emosi dengan orang yang ingin mencelakai cakra, membuat revan lupa bertanya siapa orang yang sudah menolong cakra dari sana )

__ADS_1


Aku tau bang. ( jawab cakra lalu menjelaskan semuanya pada revan dan saga tentang orang-orang yang ingin mencelakainya )


********


Flashback


Setelah cakra memberi tahu riyu untuk menutup aksesnya dan cantika saat Mereka kembali kehotel, cakra berbalik kekamarnya, duduk di ruang tamu, langsung menghubungi seseorang dengan menggunakan telpon.


Hallo daddy. ( ucap cakra menelpon daddynya di korea )


Kenapa kamu nelpon daddy pagi-pagi begini? ( jawab daddy nya, karna dikorea sudah jam 7 pagi saat cakra menelpon daddynya jam 11 malam diparis, Ohya korea lebih dulu 8 jam dari paris ya😉)


Daddy pasti sudah tahu kenapa aku menelpon daddy. ( ucap cakra, cakra tahu daddynya pasti sudah mengetahui apa yang terjadi padanya malam ini )


Maafkan daddy nak, orang suruhan daddy hanya bisa menangkap tujuh orang dari mereka, sebab yang menjagamu hanya ada dua orang, harusnya daddy menaruh lebih banyak lagi orang untuk menjagamu, daddy sudah menyuruh mereka untuk menangkap 5 orang yang mengejarmu semalam, bagaimanapun caranya. ( jawab daddynya )


Siapa yang menyuruh mereka daddy? ( tanya cakra, karna cakra tahu, daddy nya pasti sudah mengetahui siapa dalang di balik orang-orang yang mengejarnya )


Tuan gabriel yang menyuruh mereka menangkapmu. ( jawab daddynya )


Sialan....! Ternyata si tua busuk itu, tunggu saja si tua, apa yang akan aku lakukan padamu, sebab kamu sudah berani bermain-main denganku. ( Ucap cakra yang langsung emosi mendengar siapa dalang dari orang-orang yang mengejarnya dengan seringai yang menakutkan )


Kamu jangan gegabah nak, Saat ini kita tidak punya bukti apapun untuk menuntutnya, dari tujuh orang yang tertangkap, hanya satu orang yang berani membuka suara untuk menjawab siapa dalangnya, itupun karna dia takut akan ancaman bodyguard bayanganmu, tapi sayangnya dia sudah mati di tusuk oleh temannya sendiri, untuk menghilangkan saksi yang akan buka mulut kalau kita melaporkan mereka kepolisi, lagi pula kamu sekarang sedang berada di negaranya, biarkan dia lepas, kita buat dia senang, karna daddy punya kejutan lain untuknya di sini. ( ucap daddynya menenangkan cakra yang sudah tersulut emosi, sebab daddynya sudah memiliki rencana tersendiri untuk tuan gabriel )

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2