
Cantika melangkah keluar meninggalkan pak alex untuk berjalan-jalan sebentar, menikmati malam dengan pemandangan yang indah, saat sedang berjalan, cantika mendengar beberapa orang yang sedang merencanakan hal yang jahat terhadap seseorang yang tak jauh dari mereka, karna masih serius berbincang mereka tidak melihat keberadaan cantika di sana.
Sepertinya mereka orang jahat yang di bayar untuk menculik orang itu, kata cantika dalam hati, aku harus menggagalkan rencana mereka, aku harus menolongnya, cantika langsung berlari sekuat-kuatnya, lalu menarik tangan seseorang dengan Sangat kuat ke arah yang berlawanan dari orang-orang tadi, orang itu terkejut melihat cantika menarik tangannya dengan sangat kuat, tapi dia tak menolak atau bahkan marah, malah ikut berlari bersama cantika.
Orang-orang itu tersadar kalau seorang gadis membawa buruan mereka berlari Meninggalkan tempat itu dengan arah yang berlawanan dengan mereka saat ini, karna tak terima rencana mereka di kacaukan, orang-orang itupun mengejar mereka dengan berpencar, beberapa orang berbalik arah untuk menangkap mereka dari sebelah kiri sungai siene, beberapa orang lagi kearah jalan raya yang memang cukup sepi karna banyaknya restoran yang sudah tutup di arah sana dan sisanya mengejar mereka dari belakang.
Kurang ajar, siapa gadis itu? Apa dia tau rencana kita? ( tanya salah satu orang dari rombongan itu )
Saya juga tidak tau, saya melihat saat dia menarik laki-laki itu untuk berlari. ( jawab salah seorang dari mereka )
Sial..... ! gadis itu merusak rencana kita, ini tidak bisa di biarkan. ( ucap salah seorang dari mereka lagi )
jangan banyak bicara, cepat kejar mereka Saja. ( ucap salah satu dari mereka, sambil mengejar cantika dan buruan mereka )
Kak tak bisakah kau berlari agak lebih cepat? ( tanya cantika dengan nada kesal )
Ada apa? ( ucapnya yang masih bingung karna tiba-tiba cantika menarik sambil menuntunnya berlari )
Lihat kearah belakangmu. ( jawab cantika jengah )
Sial....! Siapa mereka ? ( dia bertanya pada cantika )
Aku tidak tau, tapi aku dengar mereka akan berniat jahat terhadapmu, makanya berlarilah lebih cepat, sebelum kita tertangkap oleh mereka. ( jawab cantika sedikit berteriak )
__ADS_1
Shiiit.... ! Kenapa jalan ini begitu sepi, yang kita lewati hanya pohon-pohon dan beberapa restoran yang tak berpenghuni, apa kau masih kuat berlari? ( dia bertanya pada cantika dengan posisi dia yang menuntun cantika sambil menggenggam tangan cantika erat )
Aku Masih Kuat, Maafkan aku karna menarikmu ke arah yang salah, Karna tidak mungkin tadi aku menarikmu ke arah mereka, sama saja kita menyerahkan diri, Tapi kita masuk ke gang sebelah kanan tepat di sebelah restoran yang sudah tutup itu saja kak, lebih dekat kejalan raya, tapi jalan rayanya agak sepi dari jalan raya yang di sebelah kiri, tapi sebelah kiri agak jauh dari posisi kita saat ini, apa mereka masih mengejar?( tanya cantika dalam keadaan takut dengan nafas yang tidak teratur )
Masih, malah mereka lebih dekat, aku yang harusnya minta maaf padamu, kita ambil jalan kanan saja, mudah-mudahan ada pertolongan di sana, kalau tidak ada pertolongan, kau berlarilah sekuat-kuatnya dan jangan berbalik, aku akan menghadang mereka, apa kau bawa Hp? ( jawabnya sambil bertanya pada cantika )
tidak kak....! semua barang-barangku, sengaja aku tinggalkan di restoran. ( jawab cantika )
Sial.....! semua barang-barangku juga aku tinggalkan di restoran. ( ucapnya )
Semoga saja Tuhan menolong kita kak. ( ucap cantika, Aaammmiiinnn jawabnya dalam hati )
Mereka masih berlari sekuat tenaga, dengan posisi tangan yang saling menggenggam erat tanpa terlepas, agar bisa cepat keluar dari gang kecil ke arah jalan raya dengan orang-orang yang masih mengejar mereka dibelakang.
Nona jangan di tutup, biarkan terbuka, kami akan masuk. ( ucapnya berteriak masih dalam posisi berlari dan penumpang taksi yang mendengar pun mengerti, lalu meninggalkan taksi dengan pintu yang masih terbuka, sang sopir yang mendengar juga menunggu mereka )
Setelah sampai di dekat taksi, mereka buru-buru masuk lalu menutup pintu, dengan cepat menguncinya, orang-orang yang mengejar mereka juga sudah sampai didekat taxsi sambil berusaha membuka pintu mobil, mengancam sang supir dari luar dengan menggunakan pisau.
Agar supir taxsi merasa takut dan terancam lalu membuka pintu untuk mereka, jalanan termasuk sepi membuat mereka lebih berani dalam aksinya apalagi semua CCTV yang ada di area jalan sungai siene juga sudah mereka putuskan agar aksinya berjalan dengan baik supaya tidak terendus oleh pihak berwajib.
Hei sopir buka pintunya cepat, kalau tidak kami akan membunuhmu. ( ucap orang dari luar mengarahkan pisau kelehernya )
Nona cantik buka pintunya, aku akan menyerpismu nanti sampai puas. ( ucap orang satunya lagi dengan menjulurkan lidahnya di sambut tawa beberapa orang yang lain )
__ADS_1
Nona cantik ayolah berikan dia pada kami, setelah itu kita akan bersenang-senang. ( ucap orang yang yang satunya di iringi tawa mereka semua )
Aku mau gadis itu, dia sangat cantiik, aku lebih tertarik dengannya. ( ucap salah seorang dari mereka lagi )
Hai supir buka lah pintunya, kalau tidak kau akan merasakan akibatnya. ( ucap salah seorang lagi dari mereka sambil mengambil batu untuk memecahkan kaca )
Kalian lihat saja, aku akan merobek mulut kalian itu nanti, tapi untuk sekarang Jangan buka pintunya pak, mereka terlalu banyak, aku bisa saja melawannya sendiri, meski mereka menggunakan senjata, tapi aku takut mereka akan berbuat hal yang buruk padanya, seperti yang mereka ucapkan barusan, ayo jalan pak.. ! kalau tidak aku yang akan membunuhmu disini. ( ucapnya dengan suara yang begitu marah pada supir yang masih diam mematung Karna ketakutan dengan ancaman dari luar dan dari dalam mobilnya )
Pak jalan, jangan hirau kan mereka, apa bapak mau kita semua mati disini. ( ucap cantika histeris dengan berteriak sangat kuat, seluruh tubuhnya bergetar saat melihat orang-orang yang hendak memecahkan kaca mobil )
Supir taksi yang tersadar akan teriakan cantika dari ketakutannya, langsung menancap gas dengan melajukan mobil dengan kecepatan tinggi, meninggalkan orang-orang yang menghadang dan yang hendak memecahkan kaca mobilnya, hingga beberapa orang itu terserempet mobil dan mereka berhasil menjauh dari sana.
Sial mereka Lolos, kemana yang lainnya, mereka memang tidak berguna. ( ucap salah seorang dari mereka )
Kau bawa mereka kemobil, kita harus melapor ke boss. ( ucap salah satunya lagi )
Ciiih... ! gadis itu berhasil menggagalkan rencana kita, aku harus mendapatkannya nanti, ayo kita tinggal kan tempat ini dulu. ( ucap satunya lagi )
*******
Maafkan aku, maafkan aku, kau pasti sangat takut, maafkan aku, tenanglah, aku mohon tenanglah, maafkan aku. ( ucapnya pada cantika sambil memeluk cantika dengan sangat erat karna dia melihat cantika sangat takut, semua tubuh cantika bergetar dan muka cantika sangat pucat, dia berusaha untuk menenangkan cantika apalagi dia mendengar orang-orang yang mengejar mereka berbicara kotor pada cantika )
Pak kita ke hotel Xxxxxxxx. ( ucapnya pada pak supir yang di jawab anggukan oleh pak supir tanda mengerti )
__ADS_1
Bersambung