
Ini pertama kalinya Aisyah bekerja. Dengan penuh semangat ia bergegas berangkat pagi dan harus mencari angkot karena di hari pertamanya bekerja. Ia tidak ingin terlambat sampai di kantor.
Wanita berjilbab ini kelihatan sangat rapi. Aisyah seorang gadis cantik, tinggi, dan juga ramah. Membuat karyawan kantor yang lain menatapnya dan mengajaknya untuk berkenalan. Aisyah sekarang senang karena menemukan teman baru.
Sekarang ia segera keruangan atasannya.
Tok....tok...tok...
"Masuk !"
"Permisi pak !"
"Mari, silahkan duduk !"
Aisyah pun kini sudah duduk di depan atasannya itu. Membuat dia terasa gugup dan tidak berani untuk menatapnya. Atasannya itu masih muda, keren pula.
"Selamat bergabung di perusahaan ini ! kamu sudah tahu apa tugas kamu di kantor ini ?"
"Belum pak, saya kemarin waktu interview hanya dikasih tau gaji saya."
"Baiklah, sekarang kamu jadi asisten pribadi saya. Dan kamu harus siap untuk ikut menemani saya keluar kota bahkan keluar negeri. Apa kamu siap ?"
"Siap pak, saya akan bekerja dengan baik."
"Kalau kamu rajin dan kerja kamu bagus. Saya akan kasih insentif setiap bulannya."
"Terimakasih pak."
"Oh ya, nama kamu siapa ?"
__ADS_1
"Aisyah pak ."
"Sungguh nama yang sangat indah. Seindah orangnya."
"Ah, bapak bisa aja mujinya."
"Perkenalkan nama saya Fredy Himawan. Katanya kamu lulusan terbaik tahun ini ya ?"
"Alhamdulillah pak."
"Sepertinya saya beruntung menemukan orang yang tepat. Perusahaan ini butuh orang yang cerdas dan berwawasan."
"Tapi saya masih belajar pak."
"Itu masalah ngampang . Ya sudah, kamu boleh kerja sekarang. Di sana ruangan kamu." dengan menunjukkan ruangan kerjanya Aisyah**.
Aisyah sekarang keruangan kerjanya. Lumayan bagus tempatnya. Atasannya juga orangnya ramah.
Waktunya jam istirahat, tapi ia masih sibuk dengan pekerjaannya. Atasannya yang mengetahui bahwa Aisyah belum juga beristirahat, kini menghampirinya.
"Loh, kok belum istirahat juga ?"
"Nanggung pak, bentar lagi selesai kok."
"Kalau kerja itu jangan di paksakan. Nanti bisa sakit."
"Iya pak." Aisyah hanya tertunduk.
"Ayok makan siang bareng aku aja."
__ADS_1
"Maaf pak, bukannya saya menolak tawaran bapak. Tapi rasanya nggak pantas kalau seorang bawahan makan bersama atasan."
"Kamu lupa ya, kalau kamu itu kan asisten aku. Jadi nggak apa dong. Please, jangan menolak tawaran ku, !"
"Baik pak."
"Kita makan di luar saja ya, biar enak ngobrolnya."
Aisyah berjalan di belakang Fredy dengan berjalan santai dan menunduk. Tapi setiap mata tertuju pada mereka berdua. Ada yang kelihatannya nggak menyukainya. Namun ia mengabaikannya. Disini ia hanya fokus untuk bekerja, bukan punya niatan lain yang ingin menggoda atasannya. Karena ada hati yang harus di jaganya. Aldi sekarang yang dia sangat sayangi.
Tiba di cafe yang letaknya tidak jauh dari kantor. Atasannya itu memilih tempat yang paling pojok dan agak sepi.
"Kenapa pak , kok milih tempat yang sepi ?" tanya Aisyah.
"Jangan takut, aku nggak macem-macem kok sama kamu."
"Terus mau bapak apa, ngajak aku kesini. Maaf kalau aku sudah lancang ."
"Aku pengen mengenal mu lebih jauh aja, dan ini bukan di kantor. Jam bebas jadi bisa ngobrol banyak kan."
"Maksudnya bapak gimana ?"
"Entah, kenapa saat tadi aku berjumpa dengan kamu. Tiba-tiba aku teringat calon tunangan ku yang sudah tidak ada lagi. Makanya aku mengajak kamu kesini. Dulu ini tempat favorit kita berdua, karena suatu kecelakaan tragis yang menimpanya. Sehingga dia tidak bisa terselamatkan dan rencana kami menikah harus kandas. Sejak itulah aku tidak pernah lagi berhubungan dengan seseorang wanita. Karena aku belum bisa melupakannya. Tapi ketika kamu datang, sepertinya aku melihat kembali wanita yang aku cintai Dinda Octavia."
Dan Fredy pun mengambil sebuah foto yang ada di dompetnya. Benar-benar mirip sekali wajahnya dengannya. Seperti orang kembar. Tapi Aisyah tidak mengenalinya sebab ia tidak punya saudara kembar . Bahkan, di keluarganya pun tidak ada orang yang mirip dengannya.
Mendengar penuturan dari mulut Fredy itupun. Membuat Aisyah jadi ikut sedih tentang betapa beratnya kisah hidupnya Fredy yang harus kehilangan orang yang ia cintai.
Bersambung...
__ADS_1