Cinta Dalam Ikhlas

Cinta Dalam Ikhlas
Bab 3


__ADS_3

Aisyah pun nampak iba dengan kisah percintaan yang di alami atasannya itu. Kehilangan orang yang sangat di cintai itu, sungguhlah terasa berat. Namun hidup harus terus berlanjut. Jangan terlalu larut dalam kesedihan. Tetap semangat melanjutkan perjalanan hidup ini.


"Bapak harus ikhlas ya, menerima takdir dan ketetapan sang maha kuasa."kata Aisyah, mencoba menguatkan.


"Iya, Syah. Makasih banyak karena sudah mau mendengarkan keluh kesah ku."


"Sama-sama pak, aku justru merasa senang kok, dengerin cerita dari bapak."


Fredy Himawan yang dulu selalu periang namun karena kejadian itu menjadi patah semangat. Namun ketika bertemu dengan Aisyah hidupnya kembali seperti semula lagi.


Saat lagi ngobrol bersama atasannya,


gadget Aisyah berbunyi ada notif pesan masuk dan ia pun segera mengambil di dalam tasnya. Ternyata pesan dari Aldi,


πŸ’Œ Sayang, nanti aku jemput ya,


πŸ’Œ Oke yang.


πŸ’Œ Pulang jam berapa ?


πŸ’Œ Nanti aku kabari.


πŸ’Œ Gue tunggu ya. Bye, sampai jumpa nanti. Aku cinta kamu.


Aisyah pun balik lagi ke kantor karena harus menyelesaikan tugas-tugasnya kembali. Di sibukkan dengan laptopnya, karena saking asyiknya ia pun tidak sadar kalau sudah jam pulang. Ia pun segera mengirim pesan kepada Aldi.


πŸ’ŒYang, jemput aku sekarang.


πŸ’ŒOke, tunggu sebentar.


Aldi segera bergegas menuju kantor kekasihnya itu.


Aisyah menunggunya di depan kantor. Fredy pun, yang melihat Aisyah berdiri langsung memberhentikan laju mobilnya.


"Nunggu jemputan ya ?" kata Fredy.


"Iya pak."

__ADS_1


"Aku anterin aja ya, kabari kalau nggak usah di jemput."


"Maaf pak, nggak bisa. Terimakasih tawaran bapak."


Aldi sekarang sudah sampai dan langsung menghampiri Aisyah.


"Ayo sayang, kita pulang sekarang." kata Aldi.


Aisyah pun berpamitan dengan Fredy.


"Saya duluan ya pak, jemputan saya sudah datang."


"Iya, hati-hati."


Fredy merasa kecewa, "Apa tadi laki-laki yang menjemput Aisyah itu kekasihnya. Kok kelihatannya akrab banget. Manggilnya sayang lagi." gumam Fredy.


Di dalam mobil Aldi Mereka berdua mengobrol.


"Syah, aku mau tanya? kata Aldi.


"Laki-laki tadi siapa?"


"Nggak, tanya aja. kayaknya dia suka sama kamu. Dari tatapan matanya saja kelihatan. Dia pengen deketin kamu."


"Nggak mungkin lah mas,"


"Apanya yang nggak mungkin?"


"Awas ya kalau kamu berani main mata di belakang ku sama tuh orang."


"Nggak mungkin aku menghianati kamu mas."


"Aku pegang ya janji kamu."


"Terus, kamu beneran cinta sama aku kan mas?"


"Ya benar lah, aku cinta dan sayang sama kamu."

__ADS_1


"Terus, kapan aku di kenalkan dengan keluarga kamu?"


"Nanti, kamu sabar dulu ya. Ibuku masih sakit."


"Oh, sakit apa mas?"


"Gagal ginjal, dan harus cuci darah."


"Aku turut prihatin ya mas, dengan keadaan ibu kamu."


"Aku juga lagi butuh uang banyak. Terpaksa deh, aku harus jual mobil itu biayai perawatan ibu aku."


"Yang sabar ya mas, maaf aku belum bisa bantu kamu."


"Nggak apa sayang, minta bantuan doanya saja. Biar ibu cepat sembuh."


"Iya mas pasti aku doain kok."


"Makasih ya Syah, apa kamu masih mau sama aku setelah kamu tau kondisi keluargaku sekarang."


"Kok ngomongnya gitu."


"Aku takut aja kamu bakalan ninggalin aku."


"Nggak kok mas, aku mau kok hidup susah sama kamu. Aku nggak takut hidup susah. Kita, berjuang bersama ya,,,"


"Iya sayang, kamu memang wanita yang baik. Aku mau jadiin kamu sebagai istriku. Kalau kamu nggak keberatan."


"Iya mas, aku mau kok. Tapi, bagaimana dengan ibu kamu."


"Nanti aku coba bicara sama ibu aku."


"Gimana mas, kalau ibu kamu nggak suka dengan aku."


"Nggak mungkin ibu menolak kamu. Kamu tenang aja."


Sampai di rumah Aisyah sekarang. Aldi nggak Mampir dan memilih untuk langsung pulang. Aisyah pun tidak langsung mandi dan memilih untuk rebahan di kasur. Hari yang sangat melelahkan baginya.

__ADS_1


"Ternyata Aldi juga orangnya biasa, aku kira dia orang yang mampu. Malahan hidupnya sama seperti aku. Tapi nggak apa, cinta itu datang bukan karena materi atau status sosial. Cinta itu datang dengan sendirinya, saat kita semakin dekat." gumam Aisyah dalam hatinya.


πŸ’“Jangan lupa untuk selalu dukung author ya, like + votes. Boleh kasih kritik dan sarannya juga. Happy reading....πŸ’“


__ADS_2