CINTA ITU APA

CINTA ITU APA
Cowok pertama yang naksir gue


__ADS_3

Jam pelajaran sudah mulai dari tadi, tapi di jam pelajaran ini gurunya sedang izin tidak masuk, kita pun tetap di beri tugas mencatat. Ruang kelas suasananya campur aduk, ada yang serius ikut mencatat, ada yang ngobrol, ada yang bercanda, ada juga yang tidur. Pokoknya selama gurunya gak ada pasti suasana rusuh. Dan tiba-tiba saja perwakilan dari Ketua Osis masuk disana ada Mbak Sarah Ketua Osis, Mbak Isper dan yang lainnya, kita pun yang serius mencatat pelajaran kaget dan berhenti.


"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," kata Ketua Rohis.


"Wa'alaikumussalam Wa Rahmatullahi Wabarakatuh," kita pun serempak menjawab.


"Maaf mengganggu kalian yang sedang belajar, disini kami perwakilan OSIS ingin meminta sumbangan sedikit untuk kami pergunakan dalam acara Isra Mi'raj. Disini Ketua Rohis sudah menyampaikan kepada kami ingin mengadakan acara di sekolah. Jadi, kami meminta sedikit uang jajan kalian untuk membantu kemajuan acara tersebut. Mari silahkan Ketua Rohis untuk muter," kata Mbak Sarah. Cowok yang katanya Ketua Rohis pun langsung berjalan untuk meminta sedikit dana. Cowok itu pun tersenyum saat melihat gue, gue pun kaget dan langsung refleks membalas senyumannya. Setelah semua anak-anak memberikan uang seikhlasnya Mbak Sarah pun mengucapkan terima kasih.


"Kami mengucapkan terima kasih untuk dana yang telah kalian berikan untuk kemajuan acara ini, semoga kebaikan kalian dibalas selalu oleh Allah SWT. Amin," kata Mbak Sarah. Mbak Sarah dan yang lainnya pun keluar ruangan. Kita melanjutkan sisa pelajaran sebelum jam istirahat tiba. Setelah jam istirahat tiba kita pun langsung menuju kantin untuk sekedar membeli makanan dan minuman. Setelah dari kantin gue, Rere, Fifi, dan Ria pun langsung balik ke kelas, tapi sebelum naik tangga tiba-tiba Mbak Isper memanggil.


"Ryanti," Mbak Isper memanggil gue. Gue pun yang mendengar langsung nengok ke arah kelas Mbak Isper.


"Iya Mbak," kata gue yang langsung berhenti di ujung tangga bawah. Teman-teman gue duluan ke atas.


"Ry, ada yang mau kenalan sama kamu. Teman Mbak," kata Mbak Isper yang langsung senyum-senyum.


"Teman kelas Mbak?" kata gue.


"Bukan, beda kelas. Dia anak IPS, barusan dia bilang sama Mbak kalo dia dari kemarin merhatiin kamu terus waktu latihan. Boleh gak dia kenalan sama kamu?" kata Mbak Isper.


"Oh, ya udah gak apa-apa Mbak," kata gue yang langsung setuju.

__ADS_1


"Mbak kasih nomer kamu gak apa-apa ya?" kata Mbak Isper yang memastikan.


"Iya Mbak gak apa-apa," kata gue.


"Oke. Ya udah sana lanjutin istirahatnya," kata Mbak Isper. Gue pun langsung ke atas dan langsung ikut nimbrung teman-teman kelas gue yang lain.


"Can, abis dari mana lo? Teman-teman lo udah balik dari kantin dari tadi lo baru nongol dari bawah," kata Rizky yang tetep kekeh manggil gue dengan sebutan Macan.


"Dih... suka-suka gue lah abis darimana, pengen tahu banget urusan orang," kata gue yang sok jutek.


"Dih, galak bener lo," kata Rizky.


"Eh, Le lo sadar gak si Ryanti udah mulai terbiasa lo panggil macan. Tanpa sadar dia jawab pertanyaan lo barusan," kata Ryan yang ngomong ke Rizky.


"Bilang aja emang lo suka gue panggil gitu," kata Rizky meledek.


"Eh udah lo berdua pada jauh-jauh deh dari Ryanti. Noh... lo pada gak lihat cewek-cewek kelas lain pada merhatiin lo Ki, nanti kalo mereka lihat lo sering ngobrol sama Ryanti dia juga yang kena gara-gara perempuan-perempuan lo tuh," kata Rere yang mengingatkan. Gue pun langsung melihat ke kelas lain, emang banyak sih cewek-cewek yang pada ngeliatin kesini buat ngeliatin si Rizky. Dan diantara cewek-cewek itu ada Ratu dan Ana, cewek yang selalu nodong gue tentang informasi Rizky, sedangkan orang yang di kepoin sama cewek-cewek anteng-anteng aja tanpa ngerasa bersalah.


"Iya sono lo. Belum lagi kalo cewek lo yang kakak kelas itu ngeliat, ntar gue dilabrak kaya si Dinda. Gara-gara ngeledek style aja heboh banget ngelabraknya sampai bawa pasukan apalagi gara-gara cowoknya dekat-dekat sama cewek lain, yang ada bawa emak bapaknya buat ngelabrak. Idih... gak asik banget dekat-dekat sama lo, sono deh lo," kata gue yang langsung mendorong pundaknya Rizky.


"Dia udah putus tahu can sama kakak kelas itu," kata Ryan.

__ADS_1


"Buset perasaan belum lama gue tahu lo jadian sama tuh kakak kelas tiba-tiba udah putus aja Ki," kata Rere yang nyerocos. Gue pun hanya melirik ke arah Rizky, dia gak komen apa-apa cuma senyum-senyum gak jelas.


"Namanya cowok ganteng bebas lah. Emang gue muka demek dapet cewek yang mau sama muka gue aja gue udah bersyukur banget," kata Anwar yang langsung garuk-garuk kepala.


"Pantesan kemarin waktu tuh kakak kelas ngelabrak Dinda lo gak peduli Ki. Gue sampai bingung ceweknya ribut-ribut kok si Rizky diem aja, gak ikutan misahin. Gue sempet ngomong sama Ryanti, terus Ryanti bilang emang cowok gak punya perasaan dan pikiran," kata Rere yang mulutnya ceplas ceplos. Gue yang disebut-disebut namanya langsung kaget.


"Oh jadi lo dibelakang gue ngomongin gue can! Ngatain gue gak punya perasaan dan pikiran," kata Rizky yang sok-sok marah.


"Emang lo gak punya perasaan dan pikiran. Kalo lo punya dua-duanya, noh... harusnya lo jelasin ke cewek-cewek yang pada suka sama lo kalo lo apa gitu udah punya cewek, apa gak suka di ganggu privasinya. Biar mereka juga punya kepastian, lo mah sok-sok menarik perhatian tapi giliran tuh cewek suka beneran malah dicuekin," kata gue yang marah-marah.


"Kok lo marah-marah sih Can sama gue?" kata Rizky.


"Iyalah, siapa yang disukain gue yang kena, pada nanyain nomer lo terus. Gue kan enek sendiri," kata gue.


"Kan udah gue bilang diemin aja," kata Rizky.


"Lo ngomong gampang, Coba Lo Jadi Gue," kata gue yang semakin kesal, gue pun langsung masuk kelas. Dinda yang sedari tadi diam tiba-tiba ngikutin gue masuk ke dalam kelas.


"Nih anak dua kalo nyatu berantem mulu. Gue khawatir mereka bakalan saling naksir," kata Rere.


"Gue juga kepikiran gitu Re," kata Ria.

__ADS_1


"Ya udah biarin aja, apa salahnya kalo mereka saling suka. Emang kita bisa maksain perasaan orang? Kita lihatin aja terus sampai kapan mereka sadar kalo kelamaan mereka bakalan jatuh cinta," kata Fifi.


__ADS_2