CINTA ITU APA

CINTA ITU APA
Sumpah Gue Beneran Naksir Nih


__ADS_3

Matahari bersinar sangat cerah hari ini, seperti hati ini yang sangat bahagia sekali menunggu datangnya hari ini. Seperti yang gue bilang, liburan kemarin tuh liburan paling nge-BT in banget deh pokoknya.


"Assalamualaikum, Ryanti," terdengar suara yang sudah selama seminggu ini tidak muncul dikehidupan gue.


"Walaikumsalam, Via. Apa kabarnya hari ini?" gue pun dengan semangatnya menanyakan kabar sahabat gue satu ini.


"Lo kenapa Ry? Semangat bener nih hari," Via pun dengan herannya.


"Loh iya dong harus semangat, sebagai murid yang rajin kan kita harus semangat buat berangkat kesekolah," kata gue dengan cerianya.


"Perasaan kemarin pas mau liburan muka lo murung bener, kenapa sekarang udah mulai masuk sekolah lagi lo semangat bener. Orang mah dimana-mana semangatnya pas liburan ini masuk sekolah seneng banget. Gak ada maksud lain dibalik ini kan?" kata Via yang mulai dengan kecurigaannya.


"Udah gak usah banyak pertanyaan lah. Yuk mari kita cus langsung, gue udah kangen dengerin lagu didalam angkot," kata gue yang langsung menarik tangan Via sambil cengengesan.


"Perasaan liburan cuma sebentar, tapi kok bisa bikin lo gila kaya gini ya," kata Via yang masih terheran-heran. Gue pun cuma bisa senyum-senyum, karena memang sebahagia ini gue masuk sekolah. Selama 3 hari kemarin gue liburan dirumah Bulek, gue sambil merenung atas pertanyaan gue sendiri. Apa bener gue naksir sama cowok nyebelin itu? Dan apa gue bakalan kuat nahan perasaan gue sendiri tanpa ada orang yang tahu? Ya sudahlah kuat gak kuat ini konsekuensi gue sendiri karena berani-beraninya gue suka sama cowok idola sekolahan.


"Lo liburan kemana aja Vi? Pulang kampung gak lo kemana tuh kampung lo? Jogja ya?" kata gue yang memulai pembicaraan setelah kita naik angkot.


"Gak kemana-mana Ry, dirumah aja. Nyokap bokap gue kan disini ngapain gue malah ke Jogja," kata Via.


"Iya kan setidaknya lo SMP sekolah disana, disana juga ada kakak lo. Ya kali aja lo liburan kesana karena kangen sama teman-teman SMP lo atau kangen sama kakak lo," kata gue.


"Gak lah, cuma seminggu liburannya. Gak bakalan cukup kalo liburan ke Jogja cuma seminggu, kan pastinya lo tahu lah kalo udah ketemu sama saudara-saudara atau teman yang udah lama gak ketemu pasti kurang liburan cuma segitu," kata Via.


"Iya terus lo ngarepin liburan berapa lama? Sebulan?" kata gue yang sewot.


"Iya kali aja gitu," kata Via sambil cengengesan.


"Lo kalo libur gak kemana-mana kenapa gak main kerumah gue sih? Segaknya ajak gue jalan-jalan kemana gitu? Kan lo tahu sendiri gue disini gak punya teman dekat selain lo, makannya gue BT banget selama libur," kata gue yang sewot.


"Yah... Gue mana tahu kalo selama liburan ada dirumah aja, gue kira kan lo pergi liburan kemana gitu sama keluarga lo," kata Via.

__ADS_1


"Gue mau pergi kemana sih Vi sama keluarga gue? Lagian nyokap bokap gue kan kerja, gak bakalan bisa lag gue kemana-mana," kata gue.


"Gue aja cuma dirumah aja. Mentok-mentok keluar rumah cuma nemenin si Konde narik angkot doang," kata Via.


"Lo ngikut si Konde gitu narik angkot? Keliling-keliling mondar mandir?" kata gue dengan pertanyaan gue yang agak aneh.


"Iya," kata Via singkat.


"Emang Konde gak ngajak lo jalan-jalan kemana gitu? Jalan ke Mall atau kemana gitu?" kata gue yang heran Via aja yang punya cowok gak jalan-jalan kemana-mana apalagi gue, pantesan aja gue ngejogrok dirumah aja.


"Gak, lagian juga gue kasiyan kalk ngajak dia ke mall takut ngeluarin banyak duit," kata Via.


"Ya jalan-jalan ke mall kan gak harus ngabisin duit juga, palingan mentok buat beli makan doang. Gak bakalan sampai ngabisin lebih dari 50 ribu kan?" kata gue.


"Iya sayang aja duitnya Ry," kata Via.


"Oh gitu," kata gue dengan singkat.


Dan gak lama gue dan Via pun akhirnya sampai didepan gang sekolah, gue pun turun dari angkot. Dan sudah banyak anak-anak lain yang pada datang, gue pun jalan dengan semangatnya. Tapi, sampai diwarung keramat gue tetap aja gak bisa ngilangin kebiasaan gue jalan nunduk saat melewati warung itu. Padahal gue lagi pengen banget ngeliat cowok yang selama liburan kemarin bikin gue uring-uringan sendiri, tapi tetap aja gue gak bisa ngilangin kebiasaan itu.


"Ryanti.... Via.... Kangen banget sama lo berdua.....," Rere pun teriak dari atas saat gue dan Via baru sampai tengah lapangan.


Gue dan Via pun tanpa sadar loncat-loncat ditengah lapangan sembari melambaikan tangan ke Rere. Gue dan Via pun langsung berlari menuju atas, tapi sebelum naik tangga jalan gue terhenti karena ada sosok yang pernah sempat dekat sama gue, dan ternyata sekarang dia dengan cepatnya sudah punya cewek. Dan ceweknya teman sekelasnya pula, kadang sering aneh sama orang kalo ujung-ujungnya pacaran sama teman sekelas lo terus ngapain lo deketnya sama orang lain. Hadeeuuhhh....


Setelah gak lama saling bertatapan, gue pun langsung memalingkan muka dan lanjut berjalan. Sampai diatas kita semua berteriak dengan sangat keras, karena sudah lama tidak ketemu jadi rasanya kaya kangen banget sama mereka.


"Arrrggghhh... kangen banget sama kalian," kata Rere.


"Sama gue juga," Via pun ikut histeris. Lalu tiba-tiba aja terdengar suara cowok dari belakang kita sok-sok ikutan histeris.


"Arrrrgggghhh... Gue juga kangen banget sama Ryanti. Ry, udah lama gak ketemu makin cantik aja sih lo," kata cowok itu. Kita pun serentak langsung terdiam karena merasa aneh dengan nih cowok.

__ADS_1


Gue pun langsung melirik satu persatu sahabat gue, dan mereka pun mengerti kalo cowok ini kelakuannya agak-agak. Kita pun serentak langsung bubar dan masuk ke kelas masing-masing.


"Ry, perasaan cowok yang ngefans sama lo kayanya kelakuannya gak pernah lurus ya?" kata Rere yang jalan sejajar dengan gue menuju kelas.


"Gak tahu gue juga, dan padahal gue mah kenal juga gak sama dia," kata gue heran.


Didalam kelas gue pun langsung lihat sekeliling gue, dan tanpa gue sadari mata gue menuju kearah tempat duduk cowok yang selama ini gue sebelin, tapi ternyata diam-diam justru dia yang bikin perasaan gue kaya gini.


"Lo baru masuk gak kangen sama gue apa? Yang pertama kali dilihat bukan gue tapi mata lo malah tertuju kebangkunya Beruang Kutub lo itu," kata Dinda yang ternyata memperhatikan gelagat gue.


"Eh... Udah dateng lo Din? Gue gak lihat," kata gue yang kaget karena ketahuan.


"Ya iyalah gak lihat, orang yang pertama kali lo lihat pas masuk bangkunya si Beruang lo itu. Gimana lo mau lihat gue," kata Dinda dengan muka sok sinis.


"Maklum sih Din, seminggu gak ketemua sama Beruang Kutubnya dia. Ya pasti kangen lah ya Ry," Rere pun memyenggol tangan gue dengan senyum-senyum.


"Apaaan sih! Gak jelas dah lo berdua," kata gue pura-pura kesal.


Tiba-tiba saja ada yang mengelus rambut gue dengan lembutnya. Dan setelah gue tahu siapa yang ngelus rambut gue barusan seketika dada gue berasa mau copot. DEGH....


Dan ternyata yang ngelus rambut gue barusan itu cowok yang dari tadi gue cari-cari, yup... Betul banget cowok itu adalah Rizky.


Seketika badan gue langsung kaku gak bisa bergerak sama sekali, wajah gue terasa panas karena malu. Mungkin kalo ada yang memperhatikan wajah gue pasti mereka langsung bisa nebak kalo gue malu banget.


"Ngapain sih lo? Acak-acakan nih rambut gue, udah tahu rambut gue susah banget diaturnya," gue pun sengaja pura-pura kesal.


"Eh, baru masuk baru ketemu gak boleh ngomel-ngomel," Rizky pun langsung mengarahkan jari telunjuknya tanda gue suruh diam.


"Biarin aja sih Ky, kangen kan dia ngomelin lo," kata Rere yang masih saja meledek.


"Masa iya? Kangen lo sama gue Can?" Rizky pun ikut meledek dengan senyum-senyum.

__ADS_1


"Apaan sih! Gak jelas, males banget kangen sama lo," kata gue yang langsung sewot.


"Kalo kangen mah jujur aja sih Ry," Rere masih meledek sambil berlari kecil menuju tempat duduknya. Gue cuma bisa melirik tajam kearah Rere yang masih senyum-senyum, setelah melirik ke Rizky yang masih melihat kearah gue dan sambil senyum-senyum gue pun langsung duduk dengan malunya. Sumpah, kok gue malu banget ya...Sumpah kok gue dag dig dug banget ya... Sumpah ini perasaan gak bisa dikendalin... Dan sumpah kenapa sekarang si Rizky makin gue lihat makin cakep banget sih...


__ADS_2