
Steven tampak sangat bingung. Dia tidak tahu harus mengatakan apa. Dia merasa kasihan kepada Willa. Dia sangat ingin memeluk Willa, tapi dia mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa dia harus bisa menahan dirinya.
Kemudian Steven berkata, "tapi bagaimana kau akan bisa melakukan semua ini? Kau adalah wanita yang terkenal dan mempunyai namamu sendiri dan kau bahkan mempunyai reputasi yang tinggi. Bagaimana mungkin kau meminta ku untuk seperti itu? Apa kau ingin menyerahkan semuanya dan membuang semua kerja keras mu itu?"
Kemudian Willa memeluk Steven dan memegang Steven dengan erat dengan air matanya yang mulai jatuh ke pipinya tanpa sadar dan berkata,
"Tolong Steven, aku memohon kepadamu. Jangan katakan tidak, aku bisa menyerah pada seluruh dunia agar bisa berada di dekatmu karena kau sangat berarti untukku dan kau adalah duniaku."
"Kau adalah dunia bagiku sendiri, dimana aku tidak akan bisa hidup ditempat yang lain selain dirimu. Aku sebenarnya seperti seekor ikan. Jika ikan bisa selamat setelah dibawa keluar dari dalam air, maka aku akan bisa hidup jika kau membawaku masuk ke dalam hidup mu."
Steven tampak begitu terkejut. Tidak tahu apa yang harus Willa lakukan atau dia katakan. Kemudian dia kembali berbicara pada dirinya sendiri.
'Ya Tuhan, mohon pengampunan Mu. Tolong aku bantu aku. Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan atau katakan sekarang.'
Willa memegang Steven dengan erat dan semakin erat saat matanya mulai menangis dan dia berkata, "kumohon Steven jangan katakan tidak, di sinilah aku seharusnya berada aku tidak bisa berada di tempat lain kecuali bersamamu. Duniaku adalah berada bersamamu."
Tiba-tiba bibir Steven langsung mendekat kearah bibir Willa dan menciumnya sekolah Steven tengah mencoba untuk merusak mulut Willa saat dia kemudian bicara pada dirinya sendiri.
__ADS_1
'Aku terus menahan semua perasaanku ini sepanjang waktu, dan semua ini sangat berlebihan untuk bisa aku tahan lagi. Aku benar-benar tidak bisa terus seperti ini, aku tidak bisa lagi. Aku tidak bisa menahan nya, aku benar-benar tidak bisa menahan diriku sendiri. Bagaimanapun aku ini adalah seorang manusia. Aku tetap percaya bahwa aku meyakini setiap kata yang aku Ucapkan kepada nya di dalam mimpiku itu dan aku percaya bahwa dibalik semua mimpi itu aku melakukan semuanya dengan penuh cinta. Meskipun aku berpura-pura bahwa aku melupakan semua perasaan yang aku rasakan dalam mimpi itu, tapi jauh di dalam diriku aku tidak mau melupakan semua itu. Itu adalah momen paling bahagia dalam hidupku sejak aku lahir di dunia. Aku mau merasakan semua itu bersamanya dengan keadaan yang nyata. Aku sangat ingin membalas perasaannya dengan berkata kepadanya, aku tidak bisa berada di manapun kecuali bersamanya. Tapi kenapa aku sangat ingin mengatakan semua hal itu. Memikirkan semua itu benar-benar membuat napas ku berhenti.'
Kemudian Steven memegang tangan Willa dengan sangat erat dan semakin erat. Saat dia terus mencium Willa dengan penuh hasrat dan disaat yang bersamaan Willa juga memBalas ciuman Steven dengan penuh hasrat seraya memegang tubuh Steven dengan sangat erat dan berbicara pada dirinya sendiri.
'Aku tidak bisa menahan diriku lagi. Aku ingin memiliki dirinya kali ini. Aku tidak akan melepas nya. Aku tidak akan menahan diriku lagi. Aku ingin merasakan kehangatan tubuhnya. Aku benar-benar ingin merasakan temperatur dari tubuhnya. Aku ingin dia menyatu dengan ku. Aku ingin dia berada di sampingku.' Ucap Willa dalam hati.
Tiba-tiba Steven memegang blouse yang dikenakan Willa dengan 1 tangannya dan dia mulai mencoba untuk membuka kancing blouse yang di gunakan Willa itu. Sementara tangannya yang lain melingkar di tubuh Willa dan keduanya mulai bernapas dengan berat.
Suara ponsel Steven tiba-tiba berdering. Mereka berdua tidak memperdulikan hal itu dan terus melanjutkan apa yang tengah mereka lakukan sekarang. Kemudian ponsel Steven kembali berdering lagi. Tapi mereka berdua tetap tidak memperdulikan hal itu dan terus saja melanjutkan semuanya dengan semakin penuh hasrat.
Steven tiba-tiba mengangkat tubuh Willa dengan penuh nafsu dan membuat Willa duduk di lantai kemudian. Dia mencium Willa dengan penuh hasrat kemudian dia mendorong Willa jatuh di lantai. Sementara dia menekan dirinya diantara tubuh Willa mencium leher Willa dan menggigit leher Willa. Disaat yang bersamaan Willa mulai mengeluarkan suara yang membuat Steven semakin bersemangat melanjutkan semuanya.
Dalam situasi yang begitu panas, tiba-tiba seorang pelayan masuk ke ruang makan dan melihat mereka dalam posisi seperti itu.
Dengan begitu cepat Steven terbangun dari tubuh Willa dan Willa mencoba untuk merapikan blouse yang dia gunakan dan mencoba untuk menutup dadanya.
Pelayan itu tampak terkejut. Wajahnya memerah, dia melihat ke sisi lain dan berkata dengan suara yang gemetar.
__ADS_1
"Saya minta maaf Tuan. Saya tidak melihat apapun. Saya hanya datang kemari untuk mengatakan kepada Tuan, bahwa Nona Lucy tengah menelpon dan ingin berbicara dengan Tuan. Nona Lucy mengatakan bahwa Nona Lucy ingin berbicara kepada Tuan tentang suatu hal yang sangat penting dan Nona Lucy menelpon Tuan beberapa kali di ponsel Tuan. Tapi Tuan tidak mengangkat satupun panggilan yang Nona Lucy lakukan." Ujar pelayan itu.
Willa dan Steven tampak begitu malu. Kemudian Steven menyatukan kedua tangannya dan menaruh nya di mulutnya karena malu. Kemudian berkata kepada pelayan itu.
"Ehemm.... Katakan kepadanya bahwa aku akan menelpon dia di ponsel nya lima menit lagi."
"Baiklah Tuan, saya akan memberitahukan kepada Nona Lucy sekarang juga." Balas pelayan itu.
Setelah pelayan itu pergi, Steven kembali berbicara pada dirinya sendiri.
'Oh ya Tuhan, apa yang sebenarnya akan aku lakukan tadi. Aku lupa bahwa kami berada di ruang makan dan bisa saja para pelayan melihat kami dan aku benar-benar lupa tentang Lucy. Oh ya Tuhan, aku berselingkuh darinya. Sebenarnya ada apa dengan diriku? Aku tidak menyangka apa yang tengah terjadi kepadaku. Aku bukanlah orang yang seperti ini. Apa yang harus aku lakukan sekarang?'
'Sekarang aku berada diantara kedua bola api. Lucy adalah gadis yang sangat baik, dia tidak pantas untuk di selingkuhi. Dan Willa wanita malang ini yang menarik perhatian ku. Secara tidak sadar setiap waktu aku melihat air matanya, aku merasakan rasa sakitnya. Sekarang aku akan terpaksa untuk memberikan dia janji dengan apa yang dia minta kepadaku sebelumnya. Aku terpaksa untuk mempekerjakan dia bersamaku. Aku tidak punya keberanian untuk menolaknya. Jika aku menolaknya, dia akan tahu bahwa aku akan membuat dia menjauh dari hidupku dan setelah kami terus berciuman lagi dan lagi, dia akan berpikir bahwa aku hanya mempermainkan perasaannya.'
'Dia tidak akan pernah percaya kepada ku lagi dan semua itu berada diluar kendali ku. Dia tidak akan percaya kepada ku, jika aku mengatakan kepadanya bahwa semua ini terjadi secara tidak sadar. Bahkan jika dia bertanya tentang penjelasan akan hal itu, aku tidak akan bisa untuk menjelaskannya sendiri.'
'Tapi Lucy melihat dia saat dia mengatakan bahwa dia adalah istriku. Apa yang akan terjadi, jika Lucy mengetahui bahwa aku menerima dia bekerja bersama ku dan dia bahkan tinggal bersamaku di bawah satu atap. Meskipun Willa tidak sepenuhnya tinggal bersama ku di bawah satu atap sebelumnya. Maka semua ini akan jauh lebih membingungkan lagi.'
__ADS_1
Bersambung.....