
Situasi menjadi sangat canggung antara Sena dan rudi,sena mulai tersadar dari lamunannya dan melepaskan tangannya,
"lepasin gue, nyari ke sempatan dalam kesempitan ya lo"
"idih, siapa juga yang mau pegang-pegang lo,di tolongin bukan nya terimakasih, malah marah nggak jelas,"
"iya-iya maaf,gue reflek ngomong nya"
sena pun berjalan menuruni tangga di ikuti rudi, Rudi yang masih nampak kesal terhadap sena Hanya memasang muka datar tanpa bicara,
"gue pulang dulu"
"ya udah pulang sana,"
"kok lo jadi marah sama gue"
"siapa yang marah,udah pulang sana"
"iya ni juga gue mau pulang,biasa aja donk, jangan ngegas, kalau marah gitu muka lo makin mirip badut Ancol tau nggak"
"malah geledek,dasar jomblo karatan"
"Eh eh kalian ini kok malah berantem sih,ada apa"(tanya tante mala)
"nggak papa kok tante,ya udah sena pamit pulang dulu"
"iya hati-hati di jalan ya,udah malem soalnya"
"iya Tante"
__ADS_1
**
"rudi jangan gitu donk sama Sena, nggak baik"
"habis dia nyebelin ma"
"hati-hati loh nanti kamu malah cinta sama dia,hihi"
"ya nggak mungkin la ma rudi suka sama cewek galak kayak dia"
"kenapa nggak mungkin,sena cantik,baik,sopan, Mama setuju-setuju aja"
"nggak lah ma, Rudi udah punya pacar"
"hah,siapa"
"ih di tanya orang tua malah jawab nya gitu"
"hehe,rudi ke kamar dulu, selamat malam mama ku sayang"
rudi pun menaiki tangga menuju kamarnya, sesampainya di kamar ia langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur, memejamkan matanya sembari mengingat kejadian tadi, bayangan sena masih nmenghatui pikiran rudi,ia merasakan jantungnya berdetak kencang saat kejadian itu,hal ini tidak pernah terjadi saat dia bersama nisya,
"nggak boleh kayak gini, sekarang gue punya nisya yang sayang sama gue,gue nggak mau nisya kecewa"
rudi pun memejamkan matanya sampai tak sadar ia pun tertidur,
***
Di lain tempat,sena sedang memasukkan barang-barang nya ke dalam tas yang ia pinjam dari Rudi, setelah selesai ia memilih duduk sambil bersandar di atas kasurnya
__ADS_1
"semakin gue deket rudi semakin susah untuk ngelupain dia dan menghapus perasaan ini, mulai sekarang gue harus jaga jarak sama dia ,"
***
Pagi hari di sekolah, semua murid kelas 3 sudah berkumpul di lapangan,
"kita akan berangkat sekarang,wali kelas kalian masing-masing akan memandu kalian selama berada di sana,jadi jangan pergi kemanapun tanpa sepengetahuan wali kelas kalian"(perintah pak Bambang)
Para murid satu-persatu menaiki bus sesuai perintah wali kelas mereka, sementara sena yang ingin naik seperti kesulitan dengan tasnya,
"sini gue bantu bawain"(pinta rudi)
"nggak usah gue bisa sendiri, mendingan lo cari nisya bus bentar lagi berangkat"
Rudi pun diam mematung melihat sena naik ke dalam bus, Rudi merasa kalau sena seperti menghindari nya,
tak lama nisya pun datang menghampiri Rudi mereka masuk ke dalam bus bersama, Mereka duduk tepat di depan sena,sena yg melihat nya hanya diam dan melihat ke arah jendela sembari memakan cemilan nya.
Nisya yang melihat Sena Hanya diam langsung berbalik menegur sahabatnya itu,
"woii sena,diam aja, sakit lo ya?"
"sakit apaan,nih gue seger buger gini"
"habis lo diam aja,gue kira lo sakit"
"nggak nis,ya udah gue mau tidur dulu, bangunin gue kalau udah nyampe"
"hmm iya,dasar tukang tidur"
__ADS_1