CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 32 (perhatian Billy)


__ADS_3

Sena sudah berada di dalam kamarnya, tiba-tiba ia teringat sahabatnya nisya,ia mencoba menelpon nisya Dan tak lama terdengar suara nisya


*nisya:hallo sena,tumben lo nelpon gue?


sena:gue kangen sama lo nis


nisya:sama na,gue juga kangen, gimana kuliah lo lancar?


sena:ia lancar kok nis,lo sendiri gimana?


nisya:sama na, gimana hubungan lo sama Billy, kalian udah pacaran?"


sena: nggak,kami nggak pacaran nis


nisya:loh kenapa, Billy tu cinta banget sama lo na


sena:ia gue tau, tapi ada seseorang yang gue suka nis,tapi gue selalu nangis kalau di deket dia, menurut lo gimana?


nisya:na lo harus bisa bedain antara suka dan cinta, kalau orang itu bisa buat lo tertawa berarti lo suka sama dia,tapi kalau orang itu bisa buat lo menangis berarti lo cinta sama dia,,, Emang siapa sih cowok itu?


sena: tunggu lo balik, baru gue kasih tahu orangnya..


nisya:ya ampun, kelamaan donk na


sena:hehe biarin,siapa suruh lo ninggalin gue ,udah dulu ya gue mau ngerjain tugas


nisya:hmm..ya udah jangan banyak begadang lo


sena:iya iya..bye*

__ADS_1


**


Pagi ini sena seperti tidak bersemangat, langkah kakinya terasa berat, bahkan sesekali ia menghentikan langkahnya untuk menarik nafas,


"gimana kalau nanti gue ketemu rudi,apa gue bolos aja hari ini(gumam sena yang sedang mengacak-acak rambutnya")


"sena!!"


Teriak seseorang dari seberang jalan, sena mencari sumber suara dan ternyata orang itu adalah Billy,


"hey bil,"(teriak sena, sambil melambaikan tangan")


"tunggu gue,di situ (teriak Billy yang akan menyebrang jalan untuk menemui sena)


"hey,lo mau ke kampus?"


"hmm,lo sendiri dari mana,kok bisa di sini?"


"nggak usah bil gue mau jalan aja,tuh Liat gedung kampus gue aja udah keliatan dari sini,"


"hmm... kalau gitu gue temenin lo jalan sampai kampus"


"ya udah deh, terserah lo aja"


Sena berjalan beriringan dengan Billy di sampingnya,sena sedikit merasa tidak enak, karena Billy terlalu baik padanya,walau sudah sering kali sena menolak cintanya tapi Billy tetap saja baik padanya.


"kosan lo deket sini?"(tanya Billy)


"hmm iya...owh ia lo kok nggak kuliah?"

__ADS_1


"tadinya gue mau ke kampus, tapi liat cewek cantik jalan sendiri,gue jadi lupa kalau mau ke kampus"


"ada-ada aja lo bil, lain kali jangan kayak gini, gue nggak enak repotin lo terus"


"nggak papa na,gue suka di repotin sama lo,"


"makasih ya,lo memang temen yang baik"


"apa lo Nggak ada rencana nerima cinta gue na,, kalau lo jadi pacar gue,gue siap siaga 24 jam buat lo,hehe"


"haha, apaan sih bil ada-ada aja ,udah nyampe nih... makasih ya udah nemenin gue jalan"


"hmm cepet banget nyampenya, padahal gue masih mau lama-lama sama lo"


"udah sana balik, nanti lo telat lagi ke kampusnya"


"iya iya.. bawel banget sih (ucap Billy sambil membelai pucuk kepala sena)


Tak jauh dari tempat sena dan Billy nampak rudi dan teman-temannya sedang duduk, tatapan rudi sudah seperti singa yang akan menerkam mangsanya,ia tak suka pemandangan ini,


"Ternyata si bohay udah punya pacar gaes,aduh patah hati abang dek (ucap riski dengan suara yang di buat-buat)


"apaan sih lo ki, jijik gue liat tingkah lo itu hahaha (ucap toni mendorong tubuh Riski)


"emang tu cewek siapa,cantikkan juga gue,ya nggak rud (ucap hana teman sekelas rudi yang sedari tadi terus menempel ke Rudi)


"gue duluan ya,ada urusan"(ucap rudi beranjak dari tempat duduknya)


"rud.. lo mau kemana kok gue ditinggal"(ucap hana kesal, karena di tinggal pergi oleh rudi)

__ADS_1


***


__ADS_2