
Matahari sudah meredupkan cahayanya,Rudi berjalan beriringan dengan Sena sambil bergandengan tangan,Ada Rasa bahagia dan Rasa cemas yang tak bisa di jelaskan, Setelah mereka kejadian tadi,Rudi seaakan Tak ingin melepaskan genggaman tangannya.
Cinta mereka begitu Rumit,ia terlalu takut untuk berterus terang dan selalu memikirkan perasaan orang lain,iya itu lah Sena,ia Tahu akan melukai Perasaan Rudi tapi ia yakin Rudi akan bertahan, Sementara Nisya tidak,Nisya hanyalah wanita yang sedang melawan keterpurukannya dan penyakit yang membuat nya membutuhkan Suport dari orang yang ia Cintai dan itu adalah Rudi.
Rudi bukannlah lelaki pengecut yang tidak berani mengatakan pada dunia jika sena adalah miliknya dan dia sangat mencintainya,Tapi karena ia terlalu mencintai Sena hingga ia ikut berperan dalam drama yang di ciptakan kekasihnya itu,ia menuruti semua keinginan Sena walau ia tahu ia akan melukai Sena tanpa sadar dan ia juga akan merasakan Rasa Sakit itu.
Tak terasa mereka Hampir Sampai,Sena menghentikan langkahnya di ikuti oleh rudi,lalu sena melepaskan genggaman tangan Rudi,ia tersenyum dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca, menahan tangisnya.
"Waktunya Habis,Makasih karena udah Nemuin Aku"Ucap Sena sambil tersenyum kepada Rudi
Rudi terdiam sejenak sambil menatap wanita yang ada di hadapannya itu,ia menghela nafas berat , Terlalu berat untuk mengakhiri hari yang indah bersama Sena.
"Aku menahan rindu ini sangat Lama,dan hari ini harus berakhir sesingkat ini?"Tanya Rudi
"Maaf,Aku harap kamu ngerti"Jawab Sena merasa bersalah
Rudi menghela nafas berat "Baiklah,Aku nggak mau berdebat lagi sama kamu,Ayo kamu jalan duluan"Ucap Rudi
__ADS_1
Sena melangkah mendahului Rudi Masuk kedalam halaman Villa, Setelah masuk kedalam Nisya langsung berhambur memeluk Sena sambil menangis.
"Sena lo dari Mana aja,Gue khwatir banget sama lo Tau nggak..Harusnya gue cegah lo pergi Tadi"Ucap Nisya yang masih memeluk Sena
Sena mengelus punggung Nisya lembut "Udah jangan Nangis,Gue tadi cuma Nyasar gara-gara Terlalu Asik liat pemandangan sampai nggak merhatiin jalan,Maaf karena udah buat lo Khawatir"Ucap sena
Nisya melepaskan pelukannya dengan Sena dan dengan Cepat langsung beralih memeluk Rudi.
"Makasih ya rud,Udah Nemuin Sahabat gue,Lo memang yang paling bisa gue andalin"Ucap Nisya sambil memeluk Rudi
Rudi yang kaget dengan tindakan Nisya hanya Terdiam Tanpa membalas pelukan Nisya "Ia sama-sama"ucap Rudi lalu melepaskan pelukan Nisya
"Rud boleh bicara Sebentar?"Pinta Bayu
"O iya"Ucap Rudi
Nisya mengantarkan sena masuk kedalam Kamar untuk membersihkan diri, sedangkan Rudi dan bayu pergi ke Taman Halaman belakang.
__ADS_1
"Sampai kapan kamu sama sena akan bersandiwara di depan Nisya?"Tanya Bayu
"Entah lah,Nisya belum Sembuh Total,Aku juga berharap semua ini cepat berakhir Tanpa menyakitinya"Ucap Rudi sambil memijat keningnya
"Nisya bisa ceria seperti Sekarang itu semua karena kamu, Terimakasih,..... Tapi apa kamu benar-benar tidak memiliki perasaan ke pada Nisya?"Tanya Bayu
"Dari dulu hingga Sekarang perasaan itu hanya sebatas teman,dia orang pertama yang menjadi teman ku saat aku pindah ke sekolah itu,Dan dari dia pula aku bisa mengenal Sena, Walau kami sempat pacaran Tapi aku tidak benar-benar mencintainya dan begitu pula ia masih sangat mencintai Anjas pada waktu itu, Sekarang Aku perduli dengan Nisya dan berharap ia segera melupakan Anjas yang telah membuat hidupnya terpuruk dan aku berharap ia segera sembuh dari penyakitnya, Mungkin membohonginya suatu hal yang tidak baik Tapi untuk saat ini hanya itu yang bisa Aku dan Sena lakukan untuknya"Ujar Rudi
"Maaf mungkin ucapaku ini akan menyinggung perasaan mu , Tapi dari dulu aku benar-benar mencintai Sena dan itu semua karena Nisya yang telah mengenalkan aku dengan sena dulu,Aku bersyukur walau bukan aku yang Sena Cintai Tapi kamu,Aku yakin kamu orang yang baik"Ucap Bayu
Rudi terseyum Miring mendengar ucapan Bayu"Bayu Ferdinand ini benar-benar orang yang sangat berterus terang, Haruskah ada kata-kata (Benar-benar Mencintai)Wahh..haha aku suka orang yang berkata jujur,Maaf tapi disini Aku Pemenangnya "Ucap Rudi
"Apa kamu sedang menyombongkan diri, baiklah Aku Tarik kembali kata-kata ku tadi,Aku akan merebutnya kembali"Ucap Bayu lalu terkekeh karena Ucapannya sendiri
"Apa bisa seperti itu"Ucap rudi kesal
"Aku akan melupakannya,Buatlah secangkir kopi dengan Tambahan Susu jangan terlalu Manis"Pinta bayu
__ADS_1
"Lelaki Apa yang bersikap secerewet wanita... Baiklah Aku akan membuatnya"Ucap Rudi lalu Tersenyum kepada Bayu
Seketika suasana menjadi mencair Antara Bayu dan Rudi.