CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab.67(Nisya mengetahui semuanya)


__ADS_3

Nisya baru saja turun dari mobilnya, Sekarang ia berada di depan Rumah Rudi Nisya sengaja tidak memberi Tahu rudi tentang kedatangannya untuk memberikan Surprise.


Nisya berjalan menuju pintu lalu menekan bel,Tak lama bu mala membuka pintu.


"Cari siapa ya?"Tanya bu mala


"Saya mau ketemu Rudi tante"jawab Nisya


"Kamu siapa?"Tanya bu mala lagi


"perkenalkan Saya Nisya teman Rudi"Ucap Nisya sambil mengulurkan tangannya


Bu mala menyambut uluran tangan Nisya "oh teman Rudi,saya mamanya rudi,Tapi Rudinya lagi nggak ada"Ucap bu mala


"oh gitu,Kalau boleh Tahu Rudi kemana ya tante?"Tanya Nisya


"Dia lagi Pergi sama pacarnya,Katanya mau jalan-jalan"Ucap bu mala


Nisya nampak kaget dengan jawaban bu mala "Pacar?Rudi sudah punya pacar"Ucap Nisya


"Iya,tuh rumahnya di sana, Namanya Sena"Ucap bu mala sambil menunjuk Rumah Sena


Bagaikan tersambar petir di siang bolong,Nisya tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar, Sena dan Rudi pacaran bagaimana bisa,Dan kenapa mereka menyembunyikan hubungan mereka itulah yang Nisya pikir kan sekarang,di tengah lamunannya,bu mala Membuka suara menyadarkan Nisya dari lamunannya.


"Nak kamu nggak papa,Apa mau tunggu Rudi di dalam"Ucap bu mala


"Nggak usah tante,Saya Permisi pulang saja,Lain kali saya akan kesini lagi"ucap Nisya


"Oh baiklah"Ucap bu mala


Nisya melangkahkan kakinya dengan cepat, sesampainya di dalam mobil ia langsung menangis sejadi-jadinya,ia seperti sedang di bodohi oleh sahabatnya sendiri.


~

__ADS_1


Sementara di tempat lain Sena dan Rudi baru saja turun dari mobil,Sena berjalan mendahului Rudi,Rudi menatap sena dengan ekspresi yang susah untuk di artikan, Karena penasaran Sena pun menghampiri Rudi.


"Kamu kenapa ngeliat aku kayak gitu?"Tanya Sena


"Apa kamu akan berenang, kenapa kamu memakai Celana pendek seperti itu"Ucap Rudi


"Kalau ia Kenapa, Aku ingin bermain air hari ini,Lagi pula aku bawa pakaian ganti, Tenang saja..Aku sudah menyuruhmu untuk membawa pakaian ganti juga kan,Apa kamu lupa"Tanya Sena


"Iya aku bawa"Ucap Rudi


"Kalau begitu Ayo"Ucap sena lalu kembali melangkah meninggalkan Rudi


Rudi berlari kecil untuk menghampiri Sena yang sudah berada di pinggir pantai, membiarkan Tubuhnya di tanbrak oleh ombak kecil yang berdatangan silih berganti.


"Kenapa hanya diam di sana kemari lah"Ajak Sena


Rudi pun bergegas menghampiri Sena baru saja ia melangkah mendekati Sena,Sena sudah menyipratkan air ke tubuh rudi lalu berlari menjauhi Rudi.


"Tangkap kalau bisa wekkk"ledek Sena


Rudi berlari mengejar Sena,dan tidak butuh waktu lama untuk Rudi berhasil menangkap sena,ia pun langsung mendekap Sena lalu mengendong tubuh Sena ala bridal style.


"Lepasin aku"Ucap Sena meronta ingin di Lepaskan


"Tidak Mau"Ucap Rudi


Karena merasa meronta-ronta tidak akan berhasil, dengan cepat Sena meraih tengkuk leher Rudi dan Cup satu kecupan singkat mendarat di bibir Rudi membuat rudi Menjadi lemah seketika dan melepaskan gendongannya.


Sena berlari menjauhi rudi, Sementara rudi masih diam mematung di tempatnya sambil tersenyum tipis dengan wajah yang memerah.


Cukup lama mereka bermain air sampai baju mereka basah, Rudi berjalan menuju mobil untuk mengambil Handuk.


Rudi menghapiri Sena yang sedang duduk di pinggir pantai dengan pakaian yang sudah basah kuyup.

__ADS_1


"Pakai ini"Ucap Rudi lalu menyelimuti tubuh sena dengan Handuk


"Kenapa?,Aku masih ingin bermain air"ucap Sena


"Baju dalam mu kelihatan"Ucap Rudi yang sedang berdiri di depan Sena


"Apa!.. Kenapa kamu baru bilang sekarang?" Tanya sena kesal


"Haha.. Maaf aku lupa"Ucao Rudi


"Lupa Atau sengaja, Dasar mesum"Ucap Sena


"Salah sendiri kenapa memakai baju tipis, Warnanya hitamkan... hahaha"Ucap Rudi meledek Sena lalu terkekeh


"Ini Warna biru Dongker,Heisst... kenapa aku malah mengatakannya,Sudah jangan di bahas lagi"Ucap Sena merasa Malu


"Haha..Kamu ini,Suatu saat aku akan memilikinya, anggap aja itu bayangan masa depan"Ucap Rudi


"Apaan sih, udah deh..aku malu Tahu"Ucap Sena


Rudi ikut duduk di samping Sena lalu Merangkul Tubuh sena, Lalu mencium pucuk kepala Sena,Sena nampak sangat nyaman dengan perlakuan Rudi.


"Aku sangat mencintai kamu Sena"Ucap Rudi


"Aku juga"Ucap Sena


Rudi meraih dagu sena lalu mencium bibir sena dengan lembut,Sudah sangat lama sejak terakhir kali mereka berciuman seperti ini, Seperti ingin meluapkan kerinduan, Ciuman itu menjadi semakin dalam, Setelah beberapa saat Rudi menghentikan Ciumannya karena merasa Sena sudah kehabisan nafas.


"Apa kita bisa memulai kembali dari awal, Melawati semua masa sulit ini bersama"Tanya Rudi lirih


Sena mengangguk pelan lalu tersenyum kepada rudi "Tentu saja"Ucap Sena


Sena menyenderkan kepalanya di pundak Rudi, Sementara Rudi semakin mempererat Rangkulannya.

__ADS_1


__ADS_2