CINTA RAHASIA

CINTA RAHASIA
bab 19


__ADS_3

Siang itu sangat mendung, langit seakan tau perasaan rudi saat ini, Rudi dan nisya sudah berada di dalam cafe,tak lama makanan pesanan Nisya dan rudi datang,nisya mulai menyantap makanannya sedangkan rudi Hanya terdiam dan menatap tajam ke nisya,rudi tak tahu harus mulai bertanya dari mana,nisya yang sadar sedang di ditatap seperti itu menghentikan makannya,


"kamu kenapa sih,dari kemarin sifat kamu aneh banget"(tanya Nisya )


Rudi mencengkeram lututnya karena emosi,ia menghembuskan nafasnya kasar,


"apa kamu bilang,aku aneh?,,ini semua karena kamu yang nggak jujur sama aku,


"maksud kamu apa aku nggak ngerti"


"saat kita memutuskan berpacaran, jujur aku memang baru belajar mencintai kamu nis,tapi aku selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kamu,aku nggak mau kamu kecewa, karena aku percaya perasaan kamu ke aku tulus tapi kenyataannya,,(omongan rudi tertahan karena merasakan sesak di dadanya,ia berusaha mengontrol dirinya)


"kamu kenapa sih, ngomong ngawur terus dari tadi"

__ADS_1


"nisya,,aku tahu kalau kamu punya cowok lain di belakang aku, lebih baik kamu jujur "


"maksud kamu apasih,aku makin nggak ngerti"


"cukup!!(suara rudi mulai meninggi) jangan berbohong lagi Nis,aku sudah denger semua pembicaraan kamu sama seseorang lewat telepon di perkemahan waktu itu jadi jangan mengelak lagi,"


"rud,aku bisa jelasin ke kamu,,"


"aku memang butuh penjelasan,jadi ceritakan lah"


"jadi selama ini aku hanya pelampiasan kamu aja"


"maafin aku rud aku sayang sama kamu tapi aku nggak bisa ninggalin dia"

__ADS_1


"itu serakah namanya nis,kamu nggak mikirin persaan aku dan dia kamu hanya memikirkan diri kamu sendiri"


"maafin aku rud hiks,,,hiks"


"nis,aku sangat benci dikhianati, hubungan yang di mulai dengan kebohongan nggak akan bertahan lama,aku udah nggak bisa ngejalanin hubungan ini sama kamu,"


Langit mendung berubah menjadi butiran air hujan membasahi bumi,tak ada percakapan lagi antara nisya dan rudi,rudi memilih memalingkan muka ke arah jendela, sementara nisya masih menangis meratapi kesedihannya ia tak bisa lagi berkata apa-apa,nisya mencintai anjas dan masih menantikanya tapi di sisi lain ia menyayangi Rudi yang sangat perhatian kepadanya.


Hujan mulai reda rudi beranjak dari tempat duduknya dan menuju kasir untuk membayar pesanan mereka setelah selesai ia mengajak Nisya pulang,,


"ayo aku antar kamu pulang, setelah ini anggap saja kita teman biasa dan jangan melakukan kesalahan yang sama kepada orang lain"


Nisya hanya menunduk karena merasa malu,di perjalanan pulang tak ada percakapan seperti biasanya, setelah 20 menit perjalanan mereka telah sampai di depan rumah nisya,nisya pun turun dari motor rudi dengan muka yang masih menunduk,rudi melaju pergi tanpa sepatah katapun.

__ADS_1


***


Rudi sudah berada di kamarnya,ia duduk di tepian ranjang, entah apa yang ada di fikiran nya,tak lama ia pun membaringkan tubuhnya ke atas kasur dan mulai tertidur.


__ADS_2