
Bau harum masakan sudah sangat terasa di dapur, terlihat sena sangat cekatan saat membantu ibunya memasak, sejak kecil ia sangat suka membantu ibunya di dapur menyiapkan makanan untuk keluarga.
"ini sayurnya udah mateng bu"(ucap sena)
"iya, segera sajikan di atas meja makan,"
"baik bu"
"telur balado sama ikan bakar nya juga jangan lupa"
"udah bu"
"kalau gitu panggil ayah, kita makan sama-sama"
Setelah semua selesai,sena dan kedua orangtuanya makan bersama,sena terlihat sangat bahagia, momen yang sudah jarang terjadi karena sena yang memilih untuk tinggal di kosan yang dekat dengan kampusnya.
Siang hari yang terik membuat sena menginginkan es krim,ia pun beranjak pergi ke mini market dekat rumahnya, sesampainya di minimarket ia langsung memilih es krim kesukaanya,lalu menuju kasir, saat akan membayar ia bertemu dengan bu mala (mamanya rudi)
"hey tante, udah lama nggak ketemu"
"eh sena,ya ampun kamu tambah cantik aja,"
"Tante bisa aja,tante lagi beli apa?"
"lagi beli bahan kue,tante mau buat brownies, kamu sendiri beli apa"
"eh ini, es krim tante"
"Tante kangen banget sama kamu, kamu main kerumah tante yuk, kita buat kue bareng"
"tapi tante,sena lagi ada tugas kampus (ucap sena sedang mencari alasan karena tak ingin bertemu Rudi"
__ADS_1
"kamu nggak kangen ya sama tante,tante jadi nggak mood buat kue nih jadinya (ucap bu mala dengan ekspresi muka memelas)
"kangen kok tante,ya udah sena main ke rumah tante ya (ucap sena yang tak lagi bisa menolak jika melihat ekspresi muka bu mala seperti itu"
~
Sena sudah berada di dapur bersama bu mala,ia membantu bu mala mengeluarkan barang belanjaan sembari sesekali matanya melirik ke depan,kiri dan kanan,ia masih belum siap bertemu rudi setelah kejadian di kampus kemarin.
"Tante sendiri di rumah?"(tanya sena penasaran )
"iya, Rudi lagi ke tempat temennya"
"owh gitu,"
"kaliankan satu kampus,apa kamu sering ketemu rudi?"
"jarang sih tante,sena sibuk,rudi juga sibuk"
"kayaknya itu suara ponsel tante, kamu tolong gantiin Tante mixer ini ya, mungkin itu Rudi yang nelpon"(ucap bu mala yang bergegas mengambil ponselnya)
*bu mala:hallo kenapa rud?
rudi:ma kayaknya rudi pulang malem,mama nggak papa kan di rumah sendirian?
Bu mala:iya nggak papa, lagian mama di temenin sena kok di rumah
Rudi: maksudnya...sena lagi ada di rumah kita, sekarang?
bu mala:iya, kenapa?
Rudi: nggak papa ma,
__ADS_1
bu mala:ya udah mama matiin ya,mama lagi buat kue nih sama sena,,bye (mematikan telpon*)
Seketika rudi langsung berubah pikiran,ia pun berpamitan pulang kepada toni dan riski,
"gue pulang dulu ya,mama gue mau di anterin belanja(ucap Rudi mencari alasan)"
"ya...jadi nggak jadi nih main futsalnya?(tanya Riski)
"sorry ya, tenang besok di kampus gue traktir makan"
"bener nih,awas lu boong"(sambung Toni)
"iya,ya udah gue cabut dulu"
Rudi mengendarai mobilnya dengan sangat cepat,ia tak ingin melewatkan kesempatan untuk bertemu sena.
sesampainya di rumah,ia bergegas turun dari mobil dan berlari masuk menuju dapur,dan benar saja di sana ada sena bersama mamanya,berbincang sambil memakan kue buatan mereka,sena terlihat sangat cantik saat sedang tersenyum dan tertawa,sudah lama rudi tidak melihat senyum manis wanita pujaannya itu, Rudi berjalan menghampiri mamanya dan sena,bu Mala yang menyadari kedatangan rudi sedikit terkejut, sementara sena langsung memalingkan wajahnya karena merasa canggung,
"loh rud, katanya mau pulang malem,?(tanya bu mala)"
"itu mah, temen rudi batalin main futsalnya,jadi rudi pulang aja"
"owh gitu,eh sena kok diem aja, "
"hmm, nggak papa tante"
"kata sena, kalian udah jarang ketemu ya, padahal satu kampus, kalau gitu kalian ngobrol sana di taman belakang,"
"tapi tante, ini sudah sore nanti sena di cariin ibu,sena pulang aja ya"(ucap sena mencoba menghindari rudi")
"udah, Nggak papa,tante nanti telpon ibu kamu, udah sana kalian ngobrol aja ya (bu mala mendorong tubuh sena Dan Rudi).
__ADS_1
***